• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Saireri

SD YPK Viadolorosa Kabuaena terancam dipalang pemilik hak ulayat

February 11, 2025
in Saireri, Penkes
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Hans Makabori - Editor: Kristianto Galuwo
SD

Gedung SD YPK Viadolorosa, Kabuaena, Distrik Yawakukat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, pada Senin (10/2/2025). -Jubi/Hans Makabori

0
SHARES
34
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Serui, Jubi – SD YPK Viadolorosa Kabuaena, satu-satunya lembaga pendidikan di Kampung Kabuaena, Distrik Yawakukat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, terancam akan dipalang pemilik hak ulayat jika tuntutan pembayaran terus diabaikan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SD Viadolorosa Kabuaena, David Paiderowi mengungkapkan, pihaknya menghadapi tuntutan dari empat sampai lima kepala keluarga (KK) marga Nuntian, sebagai pemilik hak ulayat. Dia menyebut, lokasi tempat gedung SD itu berdiri sejak 1 Agustus 1963 belum memiliki sertifikat tanah.

Menurut Paiderowi, hal itu menyebabkan pihaknya sulit mengajukan permohonan kepada pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kepulauan Yapen dan Yayasan Pendidikan Kristen, untuk memberikan biaya penyelesaian masalah tanah tersebut.

“Pihak pemilik hak ulayat bilang belum ada berkas-berkas administrasi, itu menyulitkan kami. Sudah pernah kami rapat bersama untuk bahas masalah itu, tapi mereka sendiri belum ada rapat internal untuk satukan keputusan, akhirnya masih ngambang sekarang,” katanya, saat ditemui Jubi di ruang kerjanya di SD YPK Viadolorosa, Senin (10/2/2025).

Paiderowi menjelaskan, pemilik hak ulayat mensyaratkan pihaknya merekrut minimal salah satu dari masing-masing anggota keluarga, untuk dipekerjakan sebagai tenaga honorer hingga menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Menurutnya, pihak sekolah telah berhasil meloloskan salah satu anggota keluarga menjadi PNS pada 2024, melalui program pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Minimal masing-masing dari empat KK itu salah satu anggota keluarganya jadi PNS dari upaya kami di sekolah, tapi itu butuh waktu, sehingga kami tawarkan solusi pemberian uang ucapan terima kasih untuk lokasi yang sudah digunakan selama setengah abad itu,” ujarnya.

Paiderowi juga menjelaskan selain pihaknya, warga Kampung Kabuaena sebagai anggota jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Viadolorosa Kabuaena juga tengah berupaya mengumpulkan dana, untuk dibayarkan sebagai ucapan terima kasih kepada keluarga Nuntian sebagai pemilik hak ulayat.

BERITATERKAIT

Gubernur Papua janji tuntaskan pembayaran ulayat jalan alternatif Kampung Harapan

Puskesmas Sentani kembali dipalang: Pemilik ulayat tuntut Rp15,2 miliar

Pemprov Papua percepat penanganan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Yapen

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

“Masalah ini akhirnya melibatkan pihak Gereja [GKI Viadolorosa Kabuaena], pengurus jemaat minta para alumni SD ini yang sekarang ada di sini, sebagai anggota jemaat sumbangkan Rp100 ribu per alumni untuk bayar tanah sekolah itu,” katanya.

Sementara itu, Bendahara Jemaat GKI Viadolorosa Kabuaena, Izak Ayomi mengungkapkan, pengurus gereja bersama seluruh jemaat telah membahas persoalan tersebut pada sidang jemaat GKI Viadolorosa Kabuaena pada november 2024 lalu, dan diputuskan kewajiban seluruh alumni SD tersebut dari berbagai tahun tamatan menyumbangkan uang.

“Sesuai kesepakatan kami di sidang [jemaat], maka per alumni kasih [sumbangan] Rp100 ribu. Uang itu, kami pengurus jemaat akan serahkan ke pemilik hak ulayat, untuk mereka urus berkas administrasi tanah dan serahkan ke pihak sekolah,” katanya.

Ayomi menambahkan, kebijakan membayar sejumlah uang sebagai ucapan terima kasih kepada para pemilik hak ulayat itu, sebelumnya telah dilakukan oleh pihak sekolah. Namun pihak pemilik hak ulayat kembali menagih hal serupa, sehingga tahun ini merupakan kebijakan kedua yang dilakukan pihak jemaat GKI Viadolorosa Kabuaena.

“Merespons tuntutan kepada pihak sekolah dan YPK sebagai pemilik lembaga,” katanya.

Salah satu pemilik hak ulayat, Korneles Nuntian menjelaskan, pihaknya akan melakukan pertemuan secara internal untuk menentukan kesepakatan bersama. Nuntian menegaskan, apa pun keputusan yang ditentukan pihak keluarga pemilik hak ulayat, mereka tetap mempertimbangkan keberlanjutan lembaga sekolah itu sebagai satu-satunya tempat menimba ilmu generasi muda di Kampung Kabuaena.

“Memang status tanah lokasi sekolah ini belum jelas, dan akan kami sepakati untuk mengurus sertifikat tanah dan serahkan kepada pihak sekolah setelah dibayarkan uang ucapan terima kasih dari jemaat.

Mewakili keluarga, saya imbau supaya warga Kabuaena tidak khawatir, sekolah ini akan selalu diupayakan, ada untuk generasi muda di kampung ini,” katanya. (*)

Tags: Hak UlayatKepulauan YapenSD YPK Viadolorosa
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Gubernur Fakhiri janji tuntaskan pembayaran ulayat

Gubernur Papua janji tuntaskan pembayaran ulayat jalan alternatif Kampung Harapan

August 22, 2026
Puskesmas Sentani

Puskesmas Sentani kembali dipalang: Pemilik ulayat tuntut Rp15,2 miliar

August 14, 2026

Pemprov Papua percepat penanganan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Yapen

May 20, 2026

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Masyarakat adat Malind pertahankan hak ulayat dibawah intimidasi

March 6, 2026

Ruang hidup masyarakat adat Papua dikepung oligarki

February 27, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara