• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Pansus DPD RI mesti desak perundingan damai Papua

September 10, 2026
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Pansus Papua DPD RI

Pansus Papua DPD RI saat menggelar rapat beberapa hari lalu - Instagram @yorrys.raweyai

0
SHARES
179
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Amnesty Internasional Indonesia menyatakan Panitia Khusus (Pansus) Papua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mesti mendesak pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melaksanaan perundingan damai Papua.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menanggapi pembentukan Pansus Papua DPD RI dan rencana kunjungan kerja inisiatif politik tersebut ke Papua pada 13 September 2026.

“Pansus harus berani desak Pemerintah dan DPR RI untuk segera membuka perundingan damai atau dialog kemanusiaan untuk menyelesaikan konflik bersenjata di Papua yang telah lama dikesampingkan oleh negara,” kata Usman Hamid melalui pesan elektroniknya, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, tanpa itu maka apa yang akan dihasilkan oleh Pansus Papua DPD RI akan berujung di atas kertas. Sebab, situasi konflik Papua perlu keinginan politik yang cukup untuk menyelesaikan permasalahan di Papua, agar berbagai pelanggaran HAM tidak terus terjadi.

“Harus ada terobosan politik oleh Pansus untuk memastikan Pemerintah dan DPR RI menyelesaikan konflik Papua melalui dialog damai melibatkan semua pemangku kepentingan di Tanah Papua,” ucapnya.

Katanya, berdasarkan Kajian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2009, menemukan bahwa sumber konflik di Papua di antaranya adalah perbedaan interpretasi mengenai sejarah integrasi sebagai bagian dari negara Indonesia.

Kekerasan yang dilakukan oleh negara, pelanggaran hak asasi manusia yang terus berlangsung serta impunitas yang melindungi pelanggaran HAM serius di masa lalu. Kegagalan pembangunan serta marjinalisasi dan diskriminasi terhadap penduduk asli Papua.

BERITATERKAIT

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

Kata Usman Hamid, temuan ini yang harus menjadi landasan bagi Pansus untuk bekerja dalam mengurai benang kusut konflik berkepanjangan di Papua.

“Kunjungan pada 13 September nanti menjadi momentum yang tepat untuk memulai kerja Pansus DPD untuk menyelesaikan konflik di Papua, karena sejak awal tahun 2026 masih marak terjadi berbagai pelanggaran HAM di Tanah Papua,” ujarnya.

Katanya, beberapa kasus dugaan pelanggaran HAM di Tanah Papua pada 2026 ini, di antaranya kematian seorang ibu hamil di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah pada 2 Juli 2026.

Korban diduga ditembak oleh anggota TNI dan kasus penganiayaan berat yang menewaskan seorang warga di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, diduga dilakukan oleh tiga orang polisi pada 4 September 2026.

Usman Hamid mengatakan, publik menaruh harapan besar agar kerja Pansus ini tidak berhenti pada tataran retorika, melainkan mampu membuahkan hasil konkret.

Karenanya, Pansus harus memanfaatkan secara maksimal kunjungan tersebut untuk mendengarkan keluhan masyarakat sipil dari segala lapisan, terutama mengenai pelanggaran HAM dan krisis kemanusiaan yang kerap kali melibatkan aparat keamanan dan pemerintah.

Sebab lanjut Usman, suara masyarakat sipil di Tanah Papua adalah hal yang sangat mendasar untuk menyusun rekomendasi kuat bagi DPD RI mendesak DPR dan pemerintah mengakhiri krisis HAM dan kemanusiaan di sana.

“Kami perlu ingatkan bahwa persoalan di Papua sangat kompleks dan menuntut keberpihakan yang nyata kepada masyarakat sipil, yang kerap menjadi korban pelanggaran HAM.”

Bagi Amnesty Internasional Indonesia, akar dari rentetan kekerasan yang terus memakan korban jiwa warga sipil di Tanah Papua adalah pendekatan keamanan dan militeristik yang terus dipertahankan pemerintah. Karenanya, Pansus harus secara tegas merekomendasikan pencabutan pendekatan represif tersebut.

Pansus Papua DPD RI kata Usman, wajib menghasilkan rekomendasi yang memaksa negara untuk mengakui adanya pelanggaran HAM serius yang terjadi selama ini, termasuk praktik pembunuhan di luar hukum.

Ia mengatakan, pemerintah harus didesak untuk mengevaluasi taktik lapangan aparat penegak hukum, baik TNI dan Polri, dalam penggunaan kekuatan dan senjata api.

“Evaluasi ini wajib merujuk secara ketat pada standar internasional, khususnya Kode Etik PBB untuk Petugas Penegak Hukum dan Prinsip-Prinsip Dasar PBB tentang Penggunaan Kekuatan dan Senjata Api,” kata Usman Hamid.

Selain itu lanjut Usman Hamid, Pansus juga mengemban amanat memastikan terwujudnya investigasi yang segera, menyeluruh, independen, dan imparsial atas setiap tuduhan kekerasan yang melibatkan aparat keamanan di Tanah Papua, termasuk akuntabilitas secara hukum kepada pelaku.

Lebih penting lagi, krisis HAM dan kemanusiaan di Tanah Papua tidak akan tuntas tanpa pemulihan martabat bagi para korban. Pansus Papua DPD RI dinilai harus memastikan negara memberikan hak reparasi yang komprehensif dan efektif bagi para korban dan keluarganya.

Katanya, Pansus juga harus mengingatkan pemerintah bahwa setiap program pembangunan di Tanah Papua wajib menempatkan kepentingan, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Pembangunan tidak akan bermakna sama sekali jika harus mengorbankan nyawa dan hak-hak dasar warga di Tanah Papua,” ucap Usman Hamid.

Menurut Usman Hamid, Pansus Papua DPD RI berencana melakukan kunjungan kerja ke Tanah Papua, di antaranya ke Kabupaten Maybrat dan Sorong Selatan di Provinsi Papua Barat Daya, Kota Timika di Papua Tengah, dan Papua Pegunungan pada 13 September mendatang.

Kunjungan Pansus Papua yang dibentuk DPD pada 22 Mei 2026 itu, untuk mendorong penyelesaian konflik keamanan dan kemanusiaan serta penyelesaian persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Papua.  (*)

Tags: Amnesty Internasional IndonesiaDPD RIDPR RIPanitia KhususPapuaPerundingan damai
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Masyarakat sipil Papua Barat

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

October 22, 2026
Janji Prabowo selesaikan masalah Papua

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

October 20, 2026

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

October 20, 2026

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

October 19, 2026

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

October 17, 2026

Kriya Papua Ticha tampil di pameran internasional Korea Selatan

October 16, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Film dokumenter pesta babi di Eropa

Film dokumenter Pesta Babi diputar 17 kali di sejumlah negara Eropa

October 21, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara