• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Warga kesal terkena dampak gas air mata aparat keamanan pasca aksi KNPB

November 16, 2024
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Zely Ariane
Gas Air Mata

Aparat kemanan melepaskan gas air mata ke arah massa KNPB yang menolak transmigrasi di Kota Jayapura, Papua, Jumat (15/11/2024). – Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
24
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Lince Rosumbre, seorang bayi berusia dua tahun, dan Lince Kafiar, seorang nenek yang sedang sakit, sempat dilarikan ke rumah sakit Umum Daerah atau RSUD Abepura akibat terkena tembakan gas air mata saat aparat keaman memukul mundur aksi damai KNPB yang menolak transmigrasi ke Tanah Papua, di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua pada Kamis (15/11/2024).

Pada saat aparat melepaskan gas air mata, sejumlah warga yang tidak terlibat aksi ikut terkena semburan gas air mata itu, dan mereka menyesalkan situasi tersebut. Beberapa warga yang sempat ditemui Jubi saat itu tampak marah-marah kepada aparat keamanan.

Ada warga yang berusaha menyirami wajah dengan air untuk menghilangkan perih matanya. Dampak gas air mata yang ditembakkan itu menyebar hingga ke lokasi tempat tinggal warga di sekitar lingkaran Abepura. Rumah mereka dipenuhi asap dari gas air mata, yang menyebabkan mata perih hingga sulit bernafas.

Salah seorang warga yang bertempat tinggal di sekitar lingkaran Abepura, Rikardo Rosumbre, mengatakan rumahnya sempat dipenuhi dengan asap gas air mata. Dirinya menyesalkan karena aparat keamanan yang menembak gas air mata tidak tepat sasaran, mengingat sekitar lokasi aksi di Lingkaran Abepura itu banyak permukiman warga, anak-anak dan lansia yang rentan.

IMG 20241115 145003 scaled
Lince Kafiar ibunda Rikardo Ronsumbre saat pulang dari rumah sakit – Jubi/Larius Kogoya

“Ini Mama saya, Lince Kafiar yang sudah tua dan punya penyakit bawaan lagi sehingga tadi itu Mama sesak nafas. Untung cepat dibawa kerumah sakit dan jadi cepat ditangani. Cucunya juga, Lince Ronsumbre dibawa ke rumah sakit dan sekarang sudah pulang,” kata Rikardo Ronsumbre.

Ia menjelaskan asap yang memenuhi sekitar permukiman warga itu membuat mata perih dan susah bernafas. Warga bahkan sempat berebut air untuk mencuci mata mereka yang perih. Ada juga yang lari keluar rumah karena asap terlalu banyak di dalam rumah-rumah warga.

“Ada anak perempuan tadi dia bilang bapak saya sudah tidak bisa bernapas sudah setengah mati. Untung ada kakak perempuan yang ambil air ke rumah baru siram anak perempuan itu,” lanjut Ronsumbre.

BERITATERKAIT

Pemprov dan aparat keamanan tak membatasi ruang demokrasi di Papua Tengah

Aparat keamanan mesti membedakan warga sipil dengan TPNPB

TPNPB Yahukimo klaim tewaskan delapan orang yang diduga aparat keamanan

Kapolresta Jayapura: Polisi tembakkan gas air mata karena dilempari demonstran

Menurut Rikardo Ronsumbre karena negara ini negara yang berdemokrasi, jadi mestinya siaoa saja boleh dan berhak menyampaikan pendapat dimuka umum atau aspirasi asal secara damai, apalagi dijamin oleh undang-undang.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Polisi ini tugasnya mengamankan saja, tapi saya pikir tadi itu berlebihan, lempar gas air mata sembarangan jadi warga sekitar disini yang berdampak lebih banyak…[karena polisi] tembak sembarang tempat,” ujarnya.

Ia menyesalkan demonstrasi berujung ricuh padahal aksi seharusnya bisa berjalan damai jika dikawal dengan baik.

“Demo ini kan tidak membawa alat perang atau alat tajam, mereka kan hanya menyampaikan aspirasi mereka. Aparat yang punya senjata, gas air mata, water canon, jadi saya pikir ini penangan yang berlebihan sekali,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Mama Linda Imbiri mengatakan dirinya juga melihat penanganan aparat terhadap massa aksi KNPB terlalu berlebihan. “Saya melihat tadi penangan yang berlebihan dari aparat karena warga yang ada di lingkungan ini kena dampak gas air mata itu,” ujarnya.

Dirinya merasa kesal juga sebab gas air mata yang banyak sehingga lingkungan rumahnya dipenuhi dengan asap gas air mata hingga masuk ke rumah-rumah. “Hal ini membuat banyak warga mata perih apalagi anak dan lansia itu kasihan sekali,” lanjutnya.

“Saya minta kepada Kapolda, Kapolsek, Kapolresta untuk menegur anak-anak buah supaya jangan seenaknya begitu. Karena tempat ini ada banyak warga bukan tempat kosong, jadi kalau tembak gas air mata ya jangan berlebihan secukupnya saja. Karena anak-anak yang demo ini tidak punya senjata seperti begitu, pasti mereka lari to tidak mungkin dong bertahan,” katanya dengan sesal. (*)

Tags: Aksi KNPBaparat keamananGas Air Mata
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Demokrasi di Papua Tengah

Pemprov dan aparat keamanan tak membatasi ruang demokrasi di Papua Tengah

September 11, 2026
Warga Sipil

Aparat keamanan mesti membedakan warga sipil dengan TPNPB

June 20, 2026

TPNPB Yahukimo klaim tewaskan delapan orang yang diduga aparat keamanan

May 21, 2026

Kapolresta Jayapura: Polisi tembakkan gas air mata karena dilempari demonstran

April 27, 2026

Demonstrasi “Papua Darurat Militer” ricuh karena tembakan gas air mata

April 27, 2026

TPNPB dan aparat keamanan saling tuduh serang permukiman warga sipil di Puncak

April 16, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

0
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara