• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Kasus kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua meningkat

Akibat rentetan kekerasan, sebanyak 40 orang meninggal dunia, 41 orang terluka, dan seorang disandera.

April 5, 2024
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Theo Kelen - Editor: Syofiardi
Kekerasan

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro (kiri) menyampaikan situasi HAM di Papua dan kasus pelanggaran HAM berat kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto, Kamis (4/4/2024). -Dok. Humas Komnas HAM

0
SHARES
426
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Kasus kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua terus meningkat. Pemerintah Indonesia harus segera meninjau ulang kebijakan pendekatan keamanan dan mendorong upaya dialog damai di Tanah Papua.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Atnike Nova Sigiro dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (4/4/2024).

Atnike mengatakan sepanjang 2023 pihaknya mencatat 81 peristiwa dari 114 peristiwa yang merupakan kasus kekerasan dan konflik bersenjata. Sementara pada 2022, Komnas HAM mencatat terjadi 46 kasus kekerasan dan konflik bersenjata di wilayah Papua. “Jumlahnya tersebut meningkat,” kata Atnike

Ia mengatakan peristiwa kekerasan dan konflik bersenjata yang terus terjadi mengakibatkan jatuhnya korban, baik dari warga sipil maupun aparat TNI dan Polisi. Berdasarkan data pengaduan yang diterima Komnas HAM Perwakilan Papua sepanjang Januari hingga Desember 2023 sebanyak 42 pengaduan dari 65 pengaduan didominasi kekerasan bersenjata. Akibat rentetan kekerasan, sebanyak 40 orang meninggal dunia, 41 orang terluka, dan seorang disandera.

Atnike mengatakan Komnas HAM pada Kamis (4/4/2024) telah bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto guna menyampaikan situasi HAM dan secara khusus kekerasan dan konflik bersenjata di Papua. Atnike menyebutkan pentingnya penegakan hukum sebagai bentuk akuntabilitas negara dan komitmen pemerintah terhadap penegakan HAM di Papua.

Kekerasan
Ilustrasi aksi demonstrasi solidaritas rakyat anti militerisme dan peduli HAM di Tanah Papua terkait kasus warga Papua disiksa prajurit TNI. Aksi ini digelar di Sorong, Papua Barat Daya terkait pada Kamis (4/4/2024). – Jubi/Gamelie Kailele

Ia juga mengatakan penyelesaian pelanggaran HAM berat penting untuk diwujudkan agar korban dan keluarga yang dapat menerima pemulihan. Komnas HAM mendorong Kemenkopolhukam selaku pengampu tim Pemantau Pelaksanaan Rekomendasi Non Yudisial Pelanggaran HAM yang Berat (PKP HAM) untuk melanjutkan kebijakan penyelesaian pelanggaran HAM berat melalui mekanisme non yudisial.

BERITATERKAIT

Konflik di Papua Barat dan Warga Sipil Harus Menanggung Akibatnya

Komnas HAM didesak segera investigasi kasus Leonardo Konorop

109 orang menjadi korban kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

“Komnas HAM memandang perlunya tindak lanjut atas mekanisme nonyudisial yang diatur dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2023 agar korban dan masyarakat memperoleh manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Revisi kebijakan keamanan

Koordinator Divisi Keadilan Aliansi Demokrasi untuk Papua (AlDP) Latifah Alhamid mengatakan Pemerintah Indonesia perlu merevisi atau meninjau kebijakan keamanan di Tanah Papua, khususnya terkait penempatan pasukan non organik di Tanah Papua. AlDP mencatat sepanjang 2023 sebanyak 10.250 anggota TNI dan 1.416 anggota polisi dikirim dari luar Papua ke Tanah Papua.

“Prinsipnya perlu ada perbaikan dalam tata kelola kebijakan keamanan yang termasuk kaitannya dengan penempatan pasukan non organik di Tanah Papua. Perbaikan ini juga diharapkan mempertimbangkan revisi otsus yang memberi ruang kewenangan koordinasi antara gubernur dan kepala kepolisian daerah di wilayah Papua. Ini juga dilihat sebagai legitimasi Papua dalam statusnya sebagai wilayah sipil bukan militer,” kata Latifah kepada Jubi pada Jumat (5/4/2024).

AlDP mencatat 44 warga sipil meninggal dunia akibat konflik bersenjata antara TNI/Polri dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang terjadi di Tanah Papua dalam rentang waktu Januari hingga 9 Desember 2023. Konflik bersenjata pada kurun waktu yang sama juga mengakibatkan 22 anggota TNI, 5 anggota Polri, dan 10 anggota TPNPB meninggal dunia.

Kekerasan
Ilustrasi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (kedua dari kiri) didampingi Kepala Staf TNI Jenderal Dudung Abdurachman (paling kiri) dan Panglima Komandan Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen I Nyoman Cantiasa (ketiga dari kiri) ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Selasa (18/4/2023), terkait kenaikan status operasi penyelamatan pilot Susi Air menjadi Operasi Siaga Tempur. – Jubi/Theo Kelen

Sepanjang Januari hingga 9 Desember 2023 terdapat 56 aksi kekerasan dan konflik bersenjata antara TPNPB dan TNI/Polri. Selain menyebabkan 81 orang meninggal dunia akibat konflik bersenjata itu, berbagai aksi kekerasan juga menimbulkan korban luka dari masyarakat sipil (37 orang), anggota TNI (4 orang), anggota Polri (22 anggota), dan anggota TPNPB (5 anggota).

Latifah mengatakan para pelaku konflik bersenjata, yakni TNI/POLRI dan juga TPNPB agar menghormati dan melindungi warga sipil. AlDP mendorong dialog damai sebagai upaya menyelesaikan kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua.

“Dialog sebagai alternatif solusi masalah di Papua tanpa menggunakan kekerasan, selain adanya investigasi independen oleh Komnas HAM dan penegakkan hukumnya dilakukan oleh kepolisian,” ujarnya.

Operasi penegakan hukum

Badan Intelijen Keamanan Polri, Kombes Pol Dr H Joseph Ananta Pinora SIK MSi mengatakan sepanjang 2023 hingga Maret 2024 terdapat 184 kasus yang dilakukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Rentetan aksi yang dilakukan TPNPB itu mengakibatkan 25 anggota TNI, 6 anggota polisi, 28 anggota TPNPB, serta 28 warga sipil meninggal dunia. Aksi yang dilakukan TPNPB juga menimbulkan korban luka 21 anggota TNI, 5 anggota polisi, 8 anggota TPNPB, dan 44 warga sipil.

“Eskalasi tertinggi kasus yang dilakukan oleh TPNPB dimulai dari Juli 2023 dan semakin meningkat pada Agustus 2023, serta Februari 2024,” ujar Joseph dalam diskusi daring Ikatan Masyarakat Peduli Hukum Indonesia pada Rabu (3/4/2024).

Joseph mengatakan tidak ada operasi militer, namun yang dilakukan TNI/Polisi di Tanah Papua merupakan operasi penegakan hukum. Joseph mengatakan pihaknya juga merendam penyebaran paham ‘Gerakan Papua Merdeka’ melalui tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat, serta menanamkan nasionalisme Indonesia di seluruh wilayah Papua.

“Sudah final NKRI, mari kita jaga kesatuan ini, jangan ada upaya memisahkan diri,” katanya. (*)

Tags: Kasus HAMKekerasan AparatKomnas HAMkonflik bersenjata
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Konflik

Konflik di Papua Barat dan Warga Sipil Harus Menanggung Akibatnya

September 25, 2026
MRP Papua Selatan bentuk Pansus

Komnas HAM didesak segera investigasi kasus Leonardo Konorop

September 25, 2026

109 orang menjadi korban kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

September 11, 2026

Komnas HAM dan DPD RI bahas situasi HAM di Tanah Papua

September 5, 2026

KNPB khawatir pendataan pengungsi oleh pemerintah untuk kepentingan politik

August 24, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

October 24, 2026
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

October 24, 2026
Latihan militer Keris Woomera

Latihan Keris Woomera 26 antara militer Indonesia dan Australia ditutup

October 24, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0
Hubungan Israel dengan Pasifik

Wakil PM Fiji: Hubungan Israel dan Pasifik alami, abadi, nyata

0
Kelompok gereja Pasifik

Kelompok gereja Pasifik menyerukan peninjauan peran Israel di PIF

0
Latihan militer Keris Woomera

Latihan Keris Woomera 26 antara militer Indonesia dan Australia ditutup

0
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara