Legislator Papua sosialisasi Perdasi pertambangan rakyat dan penanganan konflik sosial

Author : Arjuna Pademme

Editor : Edho Sinaga

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, John NR Gobai mensosialiasaikan dua peraturan daerah provinsi atau Perdasi Papua dalam agenda “Pengawasan Anggota DPR Papua”.

Kegiatan ini berlangsung di aula pertemuan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Wanita (P3W) Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua, yang berada di Padang Bulan, Kota Jayapura, Papua, Selasa (31/10/2023).

Dua Perdasi Papua yang disosialisasikan itu, yakni Perdasi Papua Nomor 7 Tahun 2020 tentang pertambangan rakyat, dan Perdasi Papua Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tentang Penanganan Konflik Sosial.

John NR Gobai yang merupakan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPR Papua mengatakan, berbagai peraturan daerah (perda) yang sudah disahkan DPR Papua bersama eksekutif dan telah masuk dalam lembaran daerah perlu disosialisasikan agar masyarakat tahu, hak-hak mereka telah diatur dalam Perda.

“Jadi pola kita ubah, selama ini kami terus bicara saat rapat dengan eksekutif tapi selalu tidak ada respons. Makanya kita ubah polanya, kita sampaikan kepada masyarakat mengenai perda-perda yang ada, agar mereka tahu hak-hak mereka dan kewajiban pemerintah. Misalnya dalam Perdasi pertambangan rakyat dan Perdasi penanganan konflik,” kata John Gobai saat sosialisasi.

Ketua Kelompok Khusus DPR Papua itu mengatakan, dalam Perdasi Pertambangan Rakyat, diatur mengenai wilayah-wilayah yang dapat ditetapkan atau mendapat izin sebagai wilayah pertambangan rakyat.

“Misalnya ada beberapa titik di Kabupaten Pegunungan dan Yahukimo, Papua Pegunungan, serta di wilayah Kota Jayapura, Papua. Di Pegunungan Bintang ada 10 titik WPR, dan yang mengusulkan waktu itu adalah bupatinya, begitu juga di Yahukimo. Namun untuk kota Jayapura, masih menunggu rekomendasi dari wali kota,” ucapnya.

BERITATERKAIT

Mengenai Perdasi konflik sosial lanjut John Gobai, mengamanatkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua dan asisten I Setda Papua membentuk tim penanganan konflik sosial.

“Konflik sosial di Papua sering terjadi, sehingga desain penanganannya mesti disiapkan. Bagaimana mencegah konflik sosial, bagaimana menghentikannya saat konflik terjadi, dan bagaimana penyelesaian setelah konflik itu,” kata John Gobai.

Ketua Dewan Adat Wilayah Tabi, Yakonias Wabrar yang hadir dalam sosialisasi itu mengatakan, kini perdasi sudah ada, sehingga perlu dicoba melaksanakannya, dengan terbentuknya izin WPR di wilayah adat masing-masing.

“Keberadaan potensi ini memang harus dikelola sendiri oleh masyarakat adat, bukan orang dari luar. Selain itu, perdasi ini juga mestinya disosialisasikan oleh pihak terkait lainnya agar masyarakat secara luas bisa mengetahuinya. Kalau hanya DPR Papua yang menyosialiasaikan, butuh waktu lama,” kata Wakil Ketua I Dewan Adat Papua itu.

Sosialisasi ini dihadiri tokoh adat dan perwakilan masyarakat adat di wilayah Mamta. (*)

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate  expansion

Jayapura, Jubi – Forest and land fires (karhutla) should not be attributed solely to El Niño and climate change, but [...]

Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle  population

Jayapura, Jubi – The Papua Natural Resources Conservation Agency (BBKSDA Papua), in collaboration with WWF-Indonesia’s Papua Programme, is developing a [...]

WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental  restoration at Makimi gold mine

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua has called for the protection of Indigenous communities’ rights [...]

Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture

Jayapura, Jubi – Merauke regency in South Papua province is one of Indonesia’s major food-producing regions, with tens of thousands [...]

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist