• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Dr Manoa Bernd: Kondisi mental anak dan remaja di Papua harus benar-benar diperhatikan

September 11, 2023
in Penkes, Tanah Papua
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
Papua Dr Manoe Bernd Paul

Dr Manoe Bernd Paul SpKJ(K)AR MKes, spesialis kedokteran jiwa dan konsultan anak dan remaja saat ditemui Jubi di tempat praktiknya di Apotek Sinar Bahari Jayapura, Kamis (7/9/2023). -Jubi/CR-11

0
SHARES
298
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Kondisi mental anak dan remaja di Papua harus benar-benar diperhatikan. Orang tua harus lebih peka dalam mengasuh anaknya. Cara pengasuhan kanak-kanak 5-11 tahun dan remaja 12-18 tahun itu berbeda.

Demikian disampaikan dr Manoe Bernd Paul SpKJ(K)AR MKes, dokter spesialis kedokteran jiwa dan subspesialis konsultan anak dan remaja di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Abepura, Papua dan Rumah Sakit Provita Jayapura, Papua ketika diwawancarai Jubi pada Kamis (7/9/2023).

Dr Manoe mengingatkan orang tua masih boleh mengarahkan anaknya ketika masih berusia kanak-kanak. Namun pada usia remaja orang tua harus sering mengajak anaknya berdiskusi.

“Kalau orang tua masih sering mengatur dan mengekang anaknya yang berusia remaja, anak tersebut akan semakin menjauh dari kedua orang tuanya,” ujar dokter yang juga berpraktik di Apotek Sinar Bahari, Jalan Ahmad Yani No. 44 Kota Jayapura, Papua itu.

Orang tua, kata dokter Manoe, memiliki andil besar dalam mendidik anak mereka. Jika mulai dari masa kanak-kanak hingga memasuki masa remaja terjadi pola asuh yang salah, maka dapat mengganggu tumbuh kembang anak. Bahkan berbagai hal negatif lainnya akan terjadi kepada anak.

“Peranan orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak mereka sangat penting dalam menentukan masa depan anak tersebut. Pembentukan karakter sejak dini dapat menolong seorang anak untuk memiliki masa depan yang baik,” katanya.

Di Papua, kata dr Manoe, banyak ditemukan anak dengan masalah penyalahgunaan zat, seperti alkohol atau ganja. Kemudian ketergantungan kepada gadget, gangguan perilaku, dan bahkan menjadi pelaku kriminalitas.

BERITATERKAIT

15.000 remaja PNG melahirkan setiap tahunnya

FPRT desak penembakan yang menewaskan remaja di Tolikara diusut tuntas

Dua remaja di Intan Jaya dilaporkan ditembak

Remaja yang tewas ditembak di Dogiyai adalah pelajar, bukan anggota OPM

Faktor penyebab dari semua ini, menurutnya bisa dipicu dari genetik, kesalahan ibu semasa kehamilan, kekerasan fisik terhadap anak seperti memukul anak, menghina, dan membandingkan anak dengan orang lain.

“Pada saat anak mengalami kekerasan dan penolakan dari lingkungan keluarganya, maka pada saat remaja, anak tersebut akan memilih untuk melakukan hal-hal yang merugikan dirinya, seperti mengkonsumsi alkohol, menggunakan ganja, dan menjadi pelaku kekerasan,” ujarnya.

Ketika anak perlu penanganan dan orang tua ingin membawanya berkonsultasi dengan dokter psikiatri atau psikolog, kata dr Manoe, mengghadapi kanak-kanak dengan remaja juga berbeda. Untuk kanak-kanak orang tua gampang menghadapinya. Tapi untuk anak remaja orang tua harus mengajaknya berdiskusi.

Sebab pada usia remaja anak akan mengalami perubahan pola pikir dan pemahaman tentang diri sendiri. Ia juga sedang pembentukan identitas diri, emosi mudah berubah, dan persiapan masa depan yang ditandai dengan mulai merasakan pentingnya sebuah pencapaian dan penempatan perannya di lingkungan sosial.

“Contohnya seorang ayah boleh memulai dengan pembicaraan ringan seperti, akhir-akhir ini Ayah lihat kamu kurang berkonsentrasi, bagaimana kalau kita ke dokter, psikolog,” katanya.

Jika anak menolak, lanjut dr Manoe, dan ia berkata saya tidak gila atau mental saya tidak terganggu, maka orang tua bisa menjelaskan kalau ke dokter atau psikolog itu sama saja kita berobat ke dokter yang lainnya, seperti dokter spesialis penyakit dalam dan dokter umum.

“Sekarang kita lihat nih, anak usia 12 hingga 18 tahun bagaimana keadaan kesehatan mental mereka, apakah mereka baik-baik saja atau tidak sedang baik-baik saja? Bisa dibayangkan 5 hingga10 tahun ke depan anak-anak SMP dan SMA, mereka ini yang akan  memegang masa depan Tanah Papua nanti, jika mental mereka terganggu bagaimana nasib Tanah Papua nanti?” katanya.

Bermacam gangguan pada anak dan remaja

Dr Manoe menjelaskan ada beberapa macam gangguan mental yang dialami anak dan remaja, di antaranya gangguan spektrum autisme, ADHD, gangguan kecemasan, gangguan belajar disleksia, CAPD, lumpuh otak, conduct disorder, keterbelakangan intelektual, dan TORCH.

Gangguan Spektrum Autisme yang mempengaruhi sistem syaraf adalah gangguan perkembangan serius yang mengganggu kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi. Sedangkan Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD sering dimulai pada masa kanak-kanak dan dapat bertahan sampai dewasa. ADHD dapat menyebabkan rendah diri, hubungan bermasalah, dan kesulitan di sekolah atau dalam pekerjaan.

Gangguan kecemasan merupakan  gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan perasaan khawatir, cemas, atau takut yang cukup kuat untuk mengganggu aktivitas sehari-hari. Contoh gangguan kecemasan adalah serangan panik, gangguan obsesif-kompulsif, dan gangguan stres pascatrauma.

Kemudian gangguan belajar disleksia adalah gangguan proses belajar yang berpengaruh pada kemampuan membaca, menulis, dan berbicara. Ini merupakan gangguan syaraf pada bagian otak yang memproses bahasa yang membuat penderita disleksia kesulitan dalam mengidentifikasi kata-kata. Disleksia dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa.

Central Auditory Processing Disorder atau CAPD adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan untuk memahami pembicaraan. Saat ini, tidak ada penyebab yang pasti diketahui dari gangguan proses pendengaran. Mungkin berhubungan dengan infeksi telinga, kelahiran prematur, atau trauma kepala.

Cerebral palsy atau lumpuh otak adalah gangguan perkembangan otak yang seringkali terjadi saat anak masih dalam kandungan. Namun gangguan perkembangan otak ini juga bisa terjadi ketika proses persalinan atau bahkan hingga satu tahun sejak lahir.

Conduct disorder adalah gangguan emosi pada anak yang menimbulkan pola perilaku mengganggu, agresif, kasar, dan sulit mengikuti aturan. Kondisi ini bisa dialami sebelum anak berusia 10 tahun, namun lebih sering terjadi pada remaja berusia 10 hingga 19 tahun.

Kemudian, jelas dr Manoe, keterbelakangan intelektual, yaitu keterbelakangan mental pada anak yang perlu dipahami dengan seksama. Sebab keterbelakangan ini merujuk pada keterbatasan fungsi intelektual dan adaptasi sosial anak yang berada di bawah standar perkembangan usia mereka.

“Penyebab keterbelakangan intelektual yaitu konsumsi alkohol berlebihan, penyalahgunaan obat, dan merokok. Ini bisa juga disebabkan oleh penyakit selama kehamilan, seperti TORCH, hipertensi, dan paparan radiasi,” ujarnya.

TORCH adalah singkatan untuk kumpulan beberapa penyakit infeksi yang terkait dengan meningkatnya resiko terjadinya abortus atau kelainan atau cacat bawaan pada janin akibat infeksi yang terjadi pada masa kehamilan. Kepanjangan TORCH adalah Toxoplasmosis, Rubella (campak Jerman), Cytomegalovirus (CMV), dan Herpes simpleks.

Dr. Manoa Bernd adalah lulusan Spesialis Kedokteran Jiwa, Fakultas Kesehatan, Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Sub Spesialis Psikiatri Anak dan Remaja Fakultas Kesehatan, Universitas Indonesia (UI).(*)

Tags: dr Manoe Bernd Paulgangguan mentalkedokteran jiwakejiwaanmental anak dan remajapendidikan anakpsikologi anakRemajarumah sakit jiwa daerah jayapura
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

PNG

15.000 remaja PNG melahirkan setiap tahunnya

September 8, 2026
FPRT desak penembakan diusut

FPRT desak penembakan yang menewaskan remaja di Tolikara diusut tuntas

July 6, 2026

Dua remaja di Intan Jaya dilaporkan ditembak

June 30, 2026

Remaja yang tewas ditembak di Dogiyai adalah pelajar, bukan anggota OPM

May 11, 2026

Hampir 500 kehamilan remaja dalam lima bulan: ‘Seringkali terjadi pemerkosaan, inses, pelecehan’ di Fiji

October 16, 2025

Remaja 14 Tahun ditemukan meninggal dunia di bendungan Kali Anggris Teluk Wondama 

September 27, 2025
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

October 25, 2026
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

October 25, 2026
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

October 25, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

October 25, 2026
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

0
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

0
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

0
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

0
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

0
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

0
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara