Jayapura, Jubi – Air New Zealand menghentikan sementara layanannya dari Auckland ke Nouméa hingga September 2024. Pasalnya kerusuhan hebat yang sedang berlangsung di Kaledonia Baru, membuat perusahan asal negeri Kiwi itu menyetop penerbangan ke negeri orang Kanaky.
Bandara Internasional Nouméa-La Tontouta telah ditutup sejak kerusuhan destruktif terjadi di Kaledonia Baru pada 13 Mei, dengan barikade protes memblokir jalan utama antara bandara dan kota.
“Penutupan bandara mempersulit layanan untuk terus berlanjut,“ kata manajer umum penerbangan jarak pendek Air NZ, Jeremy O’Brien, kepadabrnz.co.nz yang dikutip Jubi.id Selasa (11/6/2024).
Dikatakan para pelanggan yang telah memesan penerbangan ke Kaledonia Baru dapat mengajukan pengembalian dana penuh.
“Pelanggan yang memesan langsung kepada Air New Zealand untuk melakukan perjalanan ke Nouméa akan mendapatkan penerbangan mereka secara otomatis ditahan dalam kredit. Karena terbatasnya pilihan dan ketidakpastian yang terus berlanjut di wilayah ini, pelanggan tidak akan memesan ulang penerbangan ke Nouméa melalui layanan alternatif.” katanya seraya menambahkan penerbangan dari maskapai Air NZ berencana kembali ke Nouméa setelah 28 September.
Ratusan orang terkena dampaknya
“Ratusan orang yang berharap pergi dari Kaledonia Baru untuk menikmati musim dingin di Selandia Baru harus mencari alternatif lain,” kata kepala operasional House of Travel, Brent Thomas.
“Menemukan tempat-tempat seperti Fiji atau Rarotonga cukup sulit karena tempat-tempat tersebut sudah dipesan berbulan-bulan sebelumnya.” tambahnya.
Dia menyebut penangguhan penerbangan karena “ketidakpastian” dan mengatakan akan sulit bagi maskapai tersebut untuk mengubah posisi pesawatnya.
“Air New Zealand memang memiliki beberapa masalah dengan mesin jetnya, bukan pembuatannya, tentu saja,” kata Thomas kepada Midday Report.
“Jadi, jika mereka dapat memindahkan pesawat ke layanan yang lebih baik di tempat lain, maka hal itu akan lebih ekonomis bagi mereka dan oleh karena itu juga lebih baik bagi pengalaman pelanggan mereka.” tambahnya.
“Nouméa bukanlah tujuan utama di Pasifik Selatan,” katanya, namun ratusan pelancong akan terkena dampaknya dalam tiga bulan ke depan.
Pada 5 Juni, beberapa penerbangan komersial dilanjutkan dari Nouméa. Air Calédonie International telah membatasi jumlah penerbangan internasional.
Namun Air NZ mengatakan bandara tersebut secara teknis belum dibuka kembali.
Enam penerbangan bulan lalu membawa pulang lebih dari 250 warga Selandia Baru setelah mereka terdampar di Kaledonia Baru ketika bandara ditutup. (*)





















Discussion about this post