• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Perempuan Pasifik dan bunga di telinga mereka

April 14, 2023
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Perempuan Pasifik

Maureen Penjaueli, aktivis perempuan dari NGO PANG Fiji, selalu mengenakan bunga di telinga. - Jubi/IST

0
SHARES
177
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Awal Maret 2023, di Kota Port Moresby, seorang perempuan Papua New Guinea (PNG) asal Provinsi Otonom Bougainville memasang bunga di telinga kirinya. Sambil bercanda, jurnalis jubi.id menanyakan mengapa harus memakai bunga di telinga kiri maupun kanan? Dia hanya menjawab suka memakai bunga karena hampir semua perempuan Pasifik mengenakannya di kuping mereka.

Hal yang sama pula pernah dikatakan aktivis perempuan asal Fiji dari NGO PANG, Maureen Penjaueli, dalam suatu pertemuan di Madang, 2017 silam. Aktivis yang berjuang melawan Deep Sea Mining dan anti nuklir di Pasifik itu mengaku senang karena bunga sebagai simbol bagi kaum perempuan Pasifik.

Oleh karena itu tak heran kalau Antropolog dari Hawaii, Dr Hiagi Wesley, professor studi Kepulauan Pasifik, mengatakan Hawaii dan Kepulauan Pasifik lainnya, bunga telah menandakan cinta dan keindahan selama ribuan tahun.

“Bunga, seperti plumeria Hawaii atau lehua Samoa, melambangkan cinta. Tetapi penempatan bunga dapat menandakan cinta seperti apa yang Anda miliki, atau cinta seperti apa yang Anda miliki. Anda mencari.”

“Leluconnya adalah jika Anda memakainya di sebelah kiri, Anda akan diambil. Jika Anda memakainya di sebelah kanan, Anda tersedia,” kata Dr. Wesley sambil tertawa dalam laman resminya https://kealakai.byuh.edu/ yang dikutip Jubi.id Jumat (14/4/2023).

Perempuan Pasifik
Gloria Julia King, anggota parlemen Vanuatu, memasang bunga di telinga kirinya. – Jubi/IST

Walau dia mengaku tidak mengetahui kapan itu dimulai, mengenakan bunga telah menjadi bagian dari budaya Pasifik selamanya.

“Pentingnya telinga kiri mungkin ada hubungannya dengan meletakkan cincin kawin atau pertunangan di tangan kiri,” kata Pearl Tuiasosopo, mahasiswa tingkat dua ilmu politik dari Samoa Amerika.

BERITATERKAIT

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

Our Voices Count! Komunitas Global Selatan tuntut pertanggungjawaban IMF-WB

Perempuan PNG mendorong perubahan

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

Lebih lanjut dia mengatakan bunga tidak hanya menunjukkan status hubungan, tetapi hubungan dengan alam yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

Selain itu, Profesor Antropologi ICS, Tevita Kaili, mengatakan hubungan masyarakat Kepulauan Pasifik melalui alam ini lebih dalam dari sekadar aksesori rambut.

“Semua pakaian kami berasal dari alam,” lanjut Kaili.

“Tapa (baju asli Hawaii)  berasal dari tumbuh-tumbuhan dan alam, bunga berasal dari tumbuh-tumbuhan dari alam, dan kalau menggunakan bulu dari alam berasal dari burung. Ini tentang kita yang hidup dekat dengan alam. Semuanya berasal darinya,” kata Wesley.

“Jadi jika Anda ingin menambah kecantikan Anda, Anda menambahkan sepotong alam. Anda tidak menambahkan Chanel, Anda tidak memiliki Paris Hilton untuk digunakan. Anda memiliki bunga,” kata antropolog Wesley.

Dia menambahkan alam dan produk alam hanya akan meningkatkan kecantikan Anda selamanya.

Perempuan Pasifik
Shamima Ali, aktivis perempuan Fiji juga mengenakan bunga di telinganya. – Jubi/IST

Meskipun Dr. Wesely mencatat bahwa pria juga bisa memakai bunga, jika mereka mau.

Dr. Wesley dan Dr. Kaili menyarankan sebuah solusi: “Anda melihat pulau-pulau yang penuh dengan bunga-bunga indah? Perhiasan bukan bagian dari budaya. Anda memiliki bunga sebagai perhiasan wanita agar terlihat cantik. Tidak hanya bunga yang indah, tetapi juga gratis,” katanya.

Walau demikian bunga juga terkadang mahal jika sudah masuk dalam industri bunga.

Bukankah petani bunga sudah mengembangkannya menjadi bisnis. Tak tahulah tetapi terkadang semua alam yang gratis di dunia, terkadang menjadi ladang bisnis demi kecantikan alami. (*)

Tags: bunga di telingaKepulauan PasifkPapuaperempuan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Masyarakat sipil Papua Barat

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

October 22, 2026
Ilustrasi Our Voices Count! - ourvoicescount.org

Our Voices Count! Komunitas Global Selatan tuntut pertanggungjawaban IMF-WB

October 21, 2026

Perempuan PNG mendorong perubahan

October 21, 2026

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

October 20, 2026

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

October 20, 2026

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

October 19, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

October 25, 2026
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

October 25, 2026
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 25, 2026
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

October 25, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

0
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

0
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

0
Greenpeace luncurkan buku

Greenpeace luncurkan buku anak tentang hutan, laut, dan menjaga alam

0
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara