Jayapura, Jubi – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si menyatakan tahun ini pemerintah provinsi (pemprov) akan membangun sekolah berpola asrama di Kabupaten Paniai.
Pernyataan itu disampaikan Wagub Geley di hadapa Bupati Paniai, forkopimda, pejabat daerah, kepala distrik, kepala kampung dan masyarakat Paniai saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sana, Kamis (10/9/2026).
Wagub Geley menegaskan, masyarakat Paniai dan tujun kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah telah memberikan suara saat pemilihan kepala daerah (pilkada), dan mempercayakan Gubernur Meki Nawipa, S.H bersama dirinya memimpin Provinsi Papua Tengah.
Karenanya, sudah menjadi tanggung jawab Gubernunur Nawipa dan dirinya sebagai Wakil Gubernur Papua Tengah untuk membangun delapan kabupaten di wilayah itu.
“Karena itu program yang sudah dibuat salah satunya tahun ini, khusus untuk Paniai kita akan bangun sekolah berpola asrama untuk anak-anak kita di Paniai, supaya kedepan mereka sekolah dengan baik,” kata Wagub Deinas Geley.
Menurutnya, sekolah adalah dasar, sehingga yang mesti dipikirkan adalah jangka panjang. Perkembangan pada 50 tahun ke depan.
“Karenanya sekolah itu penting sekali, meski ada yang mengatakan Gubernur dan Wakil Gubernur itu pelit, tidak kasi uang, tidak kasih ini dan itu. Jangan dilihat dari sisi itu karena Meki Nawipa adalah anak guru dan saya punya orang tua guru sekolah Alkitab, sehinga kami berdua takut Tuhan dan kita bangun SDM dulu. Sekolah dulu. Orang sekolah baru bisa mengerjakan segala sesuatu,” ujarnya.
Wagub Geley menegaskan, ada berbagai program Pemprov Papua Tengah yang akan dilaksanakan di Paniai mulai tahun ini.
Karenanya, ia meminta masyarakat Paniai mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah itu. Jangan lagi ada aksi pemalangan lahan yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan.
Para kepala kampung pun diminta bertanggung jawan terhadap setiap program di wilayahnya. Apabila ada masalah kepala kampung mesti segera menyelesaikan, agar pembangunan terus jalan.
“Kami ini orang kampung menuju ke provinsi. Kami tahu kendala di kampung sehingga kami buat program pembangunan itu. Tetapi ketika program dikerjakan, jangan ada pihak yang memprovokasi masyarakat untuk menghalangi pembangunan. Anda tunggu waktunya untuk menjadi pemimpin dan berkesempatan membangun,” ucapnya.
Selain program pembangunan sekolah berpola asrama, Wagub Geley mengatakan tahun ini Pemprov Papua Tengah akan menyelesakan akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Paniai dengan Kabupaten Intan Jaya.
“Makanya itu, sebelum palang memalang saya datang mohon kepada orang tua saya, khusus para kepala kampung jaga pembangunan di kampungnya. Kalau dijaga baik, pembangunan akan merata. Kalau tidak dijaga meski banyak program dan dana dikirim pasti akan pindah ke daerah lain,” kata Wagub Geley. (*)





















Discussion about this post