• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Opini

Menyulap sampah plastik jadi energi alternatif 

October 16, 2024
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Timoteus Marten
Proses pengolahan sampah plastik dengan metode pirolisis. - Indonesiabaik.id

Proses pengolahan sampah plastik dengan metode pirolisis. - Indonesiabaik.id

0
SHARES
29
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Oleh: Kurniawan Patma, dkk.*

‘Leave no one behind’ adalah spirit yang terus dikampanyekan dalam agenda Sustainable Development Goal’s. Sebuah spirit yang tentu hendak mempertegas bahwa salah satu solusi keberlanjutan adalah mengedepankan pentingnya ‘tidak meninggalkan siapa pun’ dan ‘menjangkau kelompok yang paling tertinggal terlebih dahulu’ dalam perkembangan dunia saat ini.

Hal ini tidak terlepas dalam hal memberdayakan potensi masyarakat lokal pada penggunaan teknologi, dalam menyelesaikan permasalahan sampah plastik.

Sampah plastik telah menjadi salah satu masalah lingkungan terbesar di dunia. Setiap tahun, sekitar 400 juta ton sampah plastik diproduksi secara global, dengan sekitar 8 juta ton berakhir di lautan, mencemari ekosistem laut dan berdampak negatif pada keanekaragaman hayati (Geyer et al., 2017).

Di Indonesia, masalah ini semakin mengkhawatirkan, mengingat negara ini merupakan salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di dunia.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK, 2024), Indonesia menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah per tahun. Sekitar 15% diantaranya adalah sampah plastik. Jika tidak ditangani dengan baik, sampah plastik dapat mencemari lingkungan selama ratusan tahun, karena sifatnya yang sulit terurai, dan mengancam kesehatan manusia melalui rantai makanan yang terkontaminasi mikroplastik.

Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan yang tepat dan kolaborasi berbagai pihak, untuk mengurangi dampak buruk dari sampah plastik.

BERITATERKAIT

Sampah plastik menumpuk di muara Teminabuan

Para Inovator Perkenalkan Terobosan Inovasi Plastik di IPPIN

Pemkab Jayapura komitmen atasi pencemaran sampah Plastik

Indosat dukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal

Keberadaan teknologi tentu telah memberi angin segar dalam penanganan sampah plastik. Teknologi pengolahan sampah di Indonesia menggunakan beberapa cara: (1) Teknologi incinerator. Teknologi pembakaran akan menghasilkan sumber daya yang dapat difungsikan kembali sebagai bahan bakar; (2) Teknologi recycling. Teknologi ini pada prinsipnya mengubah sampah yang dapat didaur ulang, menjadi barang baru yang bermanfaat, dan; (3) Teknologi composting. Teknologi pengomposan mengubah sampah organik menjadi kompos.

Salah satu bagian dari teknologi incenerator adalah metode pirolisis. Pirolisis merupakan proses dekomposisi termal bahan organik melalui pemanasan tanpa atau dengan sedikit oksigen. Proses ini menghasilkan tiga produk utama: gas, cairan (bio-oil), dan padatan (char).

Pirolisis telah lama dikenal sebagai teknologi yang efektif untuk mengolah limbah padat, seperti plastik dan biomassa, menjadi energi dan bahan kimia yang bernilai ekonomi.

Menurut Dayana (2016), teknologi ini tidak hanya membantu mengurangi volume limbah, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca dengan menghasilkan energi terbarukan (Dayana et al., 2016).

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, telah berhasil mengolah sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM). Metode inovasi ini hadir sebagai solusi, untuk mengurangi kebiasaan masyarakat yang sering membakar sampah plastik, khususnya di Papua, yang menghasilkan gas hidrogen sulfida (H2S) beracun bagi lingkungan, dari 50 kilogram bahan baku plastik, mesin pirolisis berkapasitas 50 kilogram dapat menghasilkan sekitar 46 liter solar yang kemudian diolah menjadi produk siap pakai yang disebut Petrasol.

Transfer knowledge masyarakat lokal: Solusi keberlanjutan dan kemandirian 

Terlepas dari keberadaan dan capaian keberhasilan inovasi teknologi pirolisis, dalam menangani sampah plastik ini dalam mengurangi sampah, dan memberikan solusi alternatif bahan bakar, dimensi keberlanjutan pengoperasian teknologi pirolisis tersebut perlu menjadi salah satu prioritas.

Transfer knowledge bagi masyarakat lokal menjadi salah satu skenario prioritas, dalam merawat keberlanjutan dan keberhasilan teknologi pirolisis, dalam menangani sampah plastik tersebut. Konsultan atau mentor harus concern dalam memberikan literasi teknologi kepada masyarakat lokal sekitar, sehingga kemandirian dalam pengoperasian dapat tercipta dengan baik. Ketergantungan akan pihak luar menjadi salah satu tantangan dan ancaman dalam implementasi teknologi yang berkelanjutan.

Melalui analisis SWOT dari studi kasus percontohan di Kabupaten Biak Numfor, Papua, dapat dipetakan bahwa salah satu strategi yang ditawarkan dari kuadran SW adalah melalui transfer knowledge, seperti pelatihan, konsultasi dan pendampingan yang intens.

Analisis SWAT
Ilustrasi analisis SWAT. – IST

Kolaborasi dan sinergitas: Perguruan Tinggi sebagai mitra strategis dan penggerak 

Pendidikan dan pelatihan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi mencakup pelatihan kepada masyarakat tentang pemilahan sampah, terutama plastik, untuk meningkatkan kualitas bahan baku pirolisis. Dapat dimaksimalkan melalui program kemitraan dengan perguruan tinggi. Salah satunya adalah program pengabdian kepada masyarakat.

Transfer knowledge yang berkelanjutan bisa dilakukan oleh mahasiswa saat program KKN (Kuliah Kerja Nyata) dengan memfokuskan pada literasi teknologi atau manajemen sumber daya (sumber daya aset tetap, sumber daya manusia dan sumber daya keuangan).

Melalui program merdeka belajar, proses transfer knowledge bisa secara intensif dilakukan melalui program kemitraan dengan perguruan tinggi. Civitas akademika pada perguruan tinggi harus tampil sebagai salah satu penggerak.

Inisiasi perguruan tinggi sebagai penggerak dalam memfasilitasi literasi ini, bisa diwujudkan melalui program riset dan pengabdian kepada masyarakat, dimana, perguruan tinggi juga bisa mendirikan laboratorium atau pusat riset–yang fokus pada penelitian pirolisis dan teknologi pengolahan limbah plastik.

Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kebijakan dan advokasi juga menjadi penting. Pendidikan tinggi dapat memfasilitasi mahasiswa dalam kegiatan advokasi dan kebijakan, untuk mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan, termasuk pirolisis.

Mahasiswa bisa terlibat dalam forum-forum kebijakan dan penelitian yang berdampak pada regulasi lingkungan di tingkat nasional maupun lokal.

Spirit leave no one behind pada SDGs tentu akan tercapai saat kemandirian tercipta dan tidak ada lagi ketergantungan akan akttivitas dalam merawat lingkungan menjadi lebih baik. (*)

*Kurniawan Patma, dkk. adalah dosen di Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua

Tags: masyarakat lokalsampah plastik
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Sampah Plastik

Sampah plastik menumpuk di muara Teminabuan

June 2, 2026
IPPIN

Para Inovator Perkenalkan Terobosan Inovasi Plastik di IPPIN

October 30, 2025

Pemkab Jayapura komitmen atasi pencemaran sampah Plastik

June 5, 2025

Indosat dukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal

May 29, 2025

Komunitas Rumah Bakau Jayapura prihatin sampah plastik di Tugu Pekabaran Injil

December 2, 2024

BRIN: Sampah laut meningkat dan hambat produksi oksigen dari organisme laut

November 20, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara