Sorong, Jubi – Kejuaraan Daerah Tinju Amatir Antar Sasana se-Papua Barat Daya bertajuk PFM Cup I Tahun 2025 resmi berakhir dengan sukses di Kota Sorong, Rabu (2/7/2025) malam. Labrax Boxing Camp berhasil merebut gelar juara umum dengan total 38 poin, mengungguli 37 sasana lainnya yang berasal dari enam kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat Daya
Sementara itu, gelar Petinju Elit Putra Terbaik diraih oleh Dedi Osvaldo Subay, perwakilan dari Sasana Bhayangkara Dofior Boxing, yang tampil memukau sepanjang kejuaraan.
Ketua penyelenggara PFM Cup I, yang juga anggota DPD RI, Paul Finsen Mayor menegaskan kejuaraan ini merupakan langkah awal untuk membangkitkan olahraga tinju di wilayah timur Indonesia.
“Kami mulai dari Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Ada kekurangan akan kami evaluasi. Mimpi kami bersama yaitu melahirkan petinju dunia dari tanah Malamoi, Papua Barat Daya,” ujar Mayor saat penutupan kejuaraan.
Kejuaraan yang diikuti oleh 347 petinju dari 38 sasana ini diharapkan menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan bagi para petinju muda Papua. Bibit-bibit petinju muda dapat ditemukan lebih awal, sehingga pembinaan secara sistematis menuju prestasi nasional dapat dilakukan.
“PFM Cup ini benar-benar membuka mata kita semua bahwa potensi Papua di bidang olahraga, khususnya tinju, sangat besar. Ke depan kami akan terus mencari dan membina atlet dari daerah,” kata Paul Finsen Mayor.
Ia berharap PFM Cup akan menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya mencetak atlet-atlet berprestasi, tetapi juga membuka jalan menuju pentas nasional dan internasional bagi petinju Papua Barat Daya.
Dalam kesempatan tersebut, mantan petinju, Geisler yang hadir pada penutupan itu menyatakan bahwa potensi besar telah terlihat selama kejuaraan berlangsung.
“Kami akan pilih beberapa petinju dari event ini. Bukan hanya yang juara yang akan dibawa untuk bertanding. Meskipun ia kalah di event ini, tetapi jika mainnya bagus, akan kami bawa ke Jakarta dan tempat lain untuk bertanding,” ujar mantan petinju profesional Indonesia yang pernah menyandang gelar juara WBA, WBC, dan ABF.

Geisler menambahkan, dirinya sudah mencatat beberapa nama potensial yang akan ditindaklanjuti ke jenjang profesional melalui jalur promotor nasional maupun internasional. Selama delapan hari, saya sudah melihat beberapa petinju berbakat. “Kami akan hubungi sasananya dan mereka akan direkrut oleh promotor internasional untuk bertanding di luar tanah Papua,” ujarnya.
Atmosfer kemeriahan begitu terasa di arena pertandingan, yang dipadati ratusan penonton setiap malamnya selama delapan hari penyelenggaraan, sejak 24 Juni hingga 2 Juli 2025. Penonton datang dari berbagai penjuru wilayah untuk menyaksikan langsung aksi-aksi para petinju terbaik yang menampilkan kualitas teknik dan semangat juang tinggi di atas ring.

Daftar Juara dan Penerima Penghargaan PFM Cup I 2025.
Dewan juri menetapkan Labrax Boxing Camp sebagai Juara Umum dengan 38 poin, disusul Maladewa Boxing Camp di posisi kedua (27 poin), dan Way Boxing Camp di urutan ketiga (26 poin).
Berikut daftar lengkap penerima penghargaan pada PFM Cup I 2025.
Petinju Terbaik: Elit Putra: Dedi Osvaldo Subay (Sasana Bhayangkara Dofior Boxing) Elit Putri: Dewi Louw (Sasana Labrax Boxing Camp) Youth Putra: Markus Randi Limahekings (Sasana Surya Boxing Camp) Youth Putri: Yoan Waroy (Sasana Way Boxing)
Petinju Harapan:
Elit Putra: Alfian (Sasana Cip Yawa Boxing Camp) Elit Putri: Anatasya Lolong (Sasana Way Boxing Camp). Youth Putra: Raja Inal Siregar (Sasana 12 Boxing). Youth Putri: Desti Saweri Petinju Favorit. Elit Putra: Gabriel Wabdaron (Sasana 12 Boxing) Elit Putri: Shelonita Korano (Sasana Way Boxing Camp). Youth Putra: Irham Ramdan Taher (Sasana Way Boxing Camp) Youth Putri: Aprilia Salamuk (Sasana Pawbiliawbili) Penghargaan Lain Pelatih Terbaik: Abdullah Taher (Sasana Way Boxing Camp) Wasit Favorit: Petrus Mamoribo.(*)
























Discussion about this post