Solo, Jubi – Pada Rabu (9/10/2024), Kontingen Peparnas Papua kembali masuk posisi lima besar peringkat perolehan medali Pekan Paralimpiade Nasional atau Peparnas XVII Jawa Tengah 2024. Pada hari ketiga Peparnas XVII itu, Kontingen Peparnas Papua meraih enam medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu Peparnas XVII. Hingga Rabu malam, Kontingen Peparnas Papua telah meraih 13 medali emas, 20 medali perak, dan 17 medali perunggu Peparnas XVII.
Medali emas diraih oleh tiga atlet para-atletik Papua. Yakomina Wally meraih medali emas dari nomor lempar lembing klasifikasi F12, dengan jarak lempar 27,12 meter.
Atlet para-atletik Papua lainnya, Lina Agustina meraih medali emas nomor lempar cakram klasifikasi F40-41, dengan jarak lemparan jarak lemparan 19,01 meter. Selain itu, Dapiel Bayage juga meraih emas nomor lempar lembing putra klasifikasi F42-F63, dengan jarak lemparan 41,90 meter.
Atlet para-renang Almaiera Bintang Faradila meraih medali emas nomor gaya bebas 100 meter putri klasifikasi S14. Prestasi yang sama juga diraih atlet para-menembak Affni Ramdani, yang meraih medali emas kelas R4- 10 meter rifle standing mixed klasifikasi SH2.
Pencapaian serupa juga diraih atlet para-angkat berat Humawar, yang meriah medali emas kelas 67 kg, dengan total angkatan 243 kg. Humawar juga merebut medali perak Peparnas XVII pada kelas yang sama, karena menempati peringkat kedua kategori angkatan terberat, dengan angkatan seberat 82 kg.

Medali perak Peparnas XVII lainnya juga diraih atlet para-angkat berat Mariani yang berlomba dalam kelas 61 kg, dan membukukan total angkatan 243 kg. Medali perak ketiga diraih atlet para-renang Menas Iksan Wanggai dari nomor gaya bebas 100 meter putra klasifikasi S12.
BERITATERKAIT
Medali perunggu diraih atlet para-atletik, Esau Nian dari nomor lari 200 meter klasifikasi T42-43, dengan catatan waktu 30,33 detik. Atlet para-atletik Papua lainnya, Nicolas Yarangga meraih medali perak Peparnas XVII dari nomor lari 200 meter putra klasifikasi T44-T64. Sejumlah satu medali perunggu lainnya diraih atlet judo tuna netra Papua, Sony Satrio Dwilaksono dari kelas J2 73-90 kg putra.
Ketua Umum National Paralympic Committee (NPCI) Papua, H Jayakusuma bangga atas perjuangan para atlet disabilitas Papua yang telah menambah pundi medali mereka pada hari ketiga Peparnas XVII. “Hari ketiga ini kita mendapatkan medali emas di atletik, renang, menembak, dan angkat besi,” kata Jayakusuma.
Ia juga berharap peringkat Kontingen Peparnas Papua yang saat ini berada di posisi kelima bisa terus dipertahankan. “Mudah-mudahan di hari berikutnya kita bisa menambah perolehan medali kita dan membuat posisi kita tetap bertahan pada lima besar,” ujarnya.
Pelatih para-menembak Papua, Saridi juga puas dengan raihan performa atletnya yang pada hari ketiga Peparnas XVII. “Alhamdulilah atlet kita saat ini dalam kondisi baik dan terjaga performanya. Setelah mendapatkan medali perak pada hari kedua, hari ini atlet kita bisa dapat medali emas,” kata Saridi.
Pelatih para-angkat berat Papua, Nicky Ilolu juga berharap timnya masih bisa terus menambah perolehan medali. “Setelah dapat medali emas di hari ketiga ini, kami berharap para atlet yang akan tampil pada nomor lomba berikutnya bisa menambah pundi medali bagi kontingen Papua,” ujarnya. (*)

































