Jayapura, Jubi – Persipura Jayapura dan Persewar Waropen, dua klub sepak bola asal Provinsi Papua yang tengah berkompetisi dalam Liga 2 musim 2024/2025, sedang bersiap mengevaluasi timnya. Hasil buruk yang mereka raih sepanjang putaran pertama Liga 2 musim ini membuat kedua klub itu sama-sama berencana akan mendatangkan pemain baru.
Tim Mutiara Hitam, julukan Persipura sedang membutuhkan suntikan tenaga baru di posisi pertahanan. Hal ini diungkapkan juru taktik mereka, Ricardo Salampessy.
Ricardo menyatakan timnya membutuhkan pemain belakang yang memiliki postur tinggi. Pasalnya, dalam beberapa pertandingan, lini pertahanan Persipura Jayapura kerap kedodoran saat menghadapi lawan yang mengandalkan umpan silang.
“Kalau dari catatan saya, ada beberapa aspek yang perlu kami tingkatkan. Kami butuh pemain belakang yang secara postur dan fisik lebih dari yang ada saat ini, karena tim kami mengalami kesulitan menghadapi bola-bola crossing maupun duel udara. [Itu] terlihat pada pertandingan lawan Persewar,” kata Ricardo Minggu (27/10/2024).
Persipura juga bakal mencari pemain baru untuk menambal kelemahan mereka di beberapa sektor. Selain itu, Persipura juga membutuhkan pemain muda untuk memenuhi regulasi kuota pemain U-21.
“Mungkin ada beberapa tambahan pemain di beberapa posisi, supaya bisa menyangga pemain inti. Juga pemain [U-21 untuk memenuhi] regulasi [kuota, mereka menjadi pemain] yang harus siap main karena pilihan kami terbatas. Itu menjadi catatan yang semoga bisa kami perbaiki,” ujarnya.
Persipura sebelumnya sudah merekrut satu pemain asing asal Amerika Serikat, yakni Jonathan Campbell yang bermain sebagai bek. Namun pemain batal masuk tim Persipura, karena tak kunjung datang dan bergabung Persipura.
BERITATERKAIT
Persewar Waropen juga berencana mendatangkan sejumlah pemain baru untuk menutupi kelemahan tim mereka. Pelatih Persewar, Eduard Ivakdalam menegaskan timnya butuh suntikan pemain baru jika masih ingin bertahan di kompetisi Liga 2 musim depan.
Eduard mengaku peluang tim berjulukan Mutiara Bakau itu untuk lolos ke babak 8 besar Liga 2 sudah semakin kecil. “Kami akan lihat, mana pemain yang masih layak kami pertahankan. Dan kami akan datangkan pemain baru. Manajemen tidak menutup kemungkinan [untuk] mendatangkan pemain asing juga dan pemain dari luar, karena kami tidak mau tim ini terdegradasi,” kata Eduard
“Nanti masuk putaran kedua, kalau kami ada penambahan pemain, kami harus memadukan mereka agar bisa tampil baik pada babak play off degradasi. Untuk mengejar [tiket masuk] ke babak 8 besar itu sudah sulit,” ujarnya.

Fokus hadapi laga terakhir
Persipura Jayapura dan Persewar Waropen masih menyisakan satu pertandingan putaran pertama Liga 2 musim 2024/2025. Kedua tim itu beruntung, karena akan melakoni laga penutup putaran pertama Liga 2 itu dengan menjamu tamunya di Kota Jayapura. Persipura akan menjamu Persipal Palu pada 9 November, dan Persewar akan menjamu Rans Nusantara pada 8 November.
Kemenangan Persipura pada laga derbi menghadapi Persewar pada pekan lalu merupakan kemenangan pertama mereka pada kompetisi Liga 2 musim ini. Kemenangan itu menjadi modal penting bagi mereka untuk menuntaskan putaran pertama kompetisi dengan hasil positif.
“Kami akan fokus untuk menghadapi satu pertandingan terakhir dulu. Apa yang menjadi kekurangan kami coba memperbaiki tahap demi tahap. Semoga kami bisa mempertahankan hasil kemenangan,” kata Ricardo.
Ricardo masih terus mencari komposisi ideal dari semua aspek, mulai dari fisik hingga taktik. “Selama kompetisi berjalan, kami memperbaiki banyak hal, banyak aspek. [Mulai dari] peningkatan fisik dan taktik, kami coba improvisasi dari pekan ke pekan. Sambil berjalannya waktu, kami tetap evaluasi supaya kami tidak kehilangan ritme dalam pertandingan,” bebernya.
Persipura masih punya waktu hampir dua minggu untuk mempersiapkan laga melawan Persipal Palu. “Kami mengalihkan fokus kepada pertandingan berikutnya menghadapi Persipal. Masih ada waktu dua minggu untuk kami mengevaluasi dan meningkatkan apa yang menjadi kekurangan tim kami,” ungkapnya.
Ia menilai performa timnya saat menang atas Persewar mengalami peningkatan dibandingkan dengan lima laga sebelumnya. Ia berharap timnya tidak cepat puas, dan menjadikan kemenangan pertama itu sebagai pelajaran untuk terus berbenah.
“Suatu progres yang menurut saya cukup baik. Tentunya [kemenangan atas Persewar] itu bukan sesuatu yang harus membuat kami puas, tapi menjadi evaluasi untuk [membuat] tim kami bisa meningkat lebih baik lagi,” ujarnya.
Kapten Persipura, Tinus Pae juga berharap kemenangan perdana Persipura dalam Liga 2 musim ini itu akan memotivasi timnya untuk meraih hasil positif pada putaran kedua. “Semoga bisa menjadi motivasi untuk kami hadapi laga berikutnya dan menatap putaran kedua,” kata Tipa.
Eduard Ivakdalam juga mengatakan Persewar sedang fokus untuk menuntaskan laga terakhir mereka melawan Rans Nusantara. “Kita akan jalani satu pertandingan lawan Rans Nusantara, setelah itu akan kami evaluasi. Jangan sampai tim kami terdegradasi ke Liga 3,” kata Eduard.
Ia menegaskan, timnya harus mencari dan menambah amunisi baru jika ingin selamat dari jurang degradasi. Menurutnya, peluang terbesar Persewar adalah berhasil lolos dari babak play-off degradasi.
“[Kami sudah memainkan] enam laga tanpa meraih satu poin pun. Sangat berat bagi kami kalau mau bicara lolos ke babak 8 besar, [peluang] itu sudah tertutup. Sekarang tim harus siapkan putaran kedua dengan mencari pemain baru [untuk] menambah kekuatan kami [agar] bisa bersaing pada babak play-off degradasi, agar kami tidak terdegradasi,” ujarnya.
Gelandang Persewar, Firman juga meminta maaf karena timnya gagal merebut poin dalam enam laga Liga 2 musim ini. “Tapi kami akan tetap berusaha dan mengevaluasi kekurangan kami dalam enam laga yang sudah kami jalani,” katanya. (*)



































