Jayapura, Jubi – Usai kalah lawan Borneo FC pada pekan sebelumnya, PSBS Biak Numfor akan bertemu dengan lawan kuat pada laga lanjutan kompetisi Liga 1. PSBS akan ditantang klub papan atas, Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (3/11/2024) besok.
PSBS yang dilatih Emral Abus baru saja kembali dari lawatan mereka di markas Borneo FC. Mereka pulang dengan membawa kekalahan. Kekalahan itu ingin mereka tebus saat menjamu Bali United.
Meskipun memainkan laga kandang di “markas sementara” mereka di Gianyar, Bali, sejatinya PSBS akan menjamu Bali United di depan para pendukung tim asal Bali itu. Namun PSBS tak takut dan sudah mematangkan persiapan tim.
Emral Abus menyatakan ia telah mengevaluasi segala kelemahan PSBS Biak Numfor. Ia optimistis evaluasi itu akan meningkatkan kekompakan tim dan semangat juang anak asuhnya untuk bisa mengalahkan Bali United.
“Kami menyadari bahwa Bali tim yang kuat dan berisikan pemain berkualitas. Tapi kami tidak peduli dengan itu. Yang penting kami sudah siap menghadapi mereka dengan jati diri kami, yang punya kekompakan dan semangat juang yang tinggi,” kata Abus dalam rekaman suara konferensi pers yang dikirim oleh Media Officer PSBS Biak Numfor, Sabtu (2/11/2024).
“Itu menjadi modal kami untuk meladeni mereka. Kami tidak menganggap bahwa kami di bawah, tapi kami setara dengan mereka,” ujarnya.
Ia optimis karena anak asuhnya menunjukkan performa menjanjikan dalam masa persiapan. “Tentu kita sadar Bali United bukan tim yang sembarangan dan selalu berada di papan atas. Namun saya yakin dan percaya melihat penampilan anak-anak yang sangat termotivasi. Semua persiapan sudah berjalan maksimal untuk menghadapi Bali United. Kami berharap dan meminta dukungan suporter kami di Papua, mohon doanya agar [kami] bisa mendapatkan hasil maksimal dan poin penuh,” katanya.
BERITATERKAIT
Salah satu pemain PSBS Biak Numfor, Armando Oropa juga berhasrat membalas kegagalan timnya pada laga sebelumnya. Ia dan rekan setimnya tak mau mengulangi kesalahan mereka saat menghadapi Borneo FC.
“Kekalahan tim kami dari Borneo FC menjadi pelajaran penting buat kami. Kami tidak akan mengulangi itu lagi. Kami menjalani latihan selama seminggu, dan hasilnya sudah sangat baik. Kami sudah sangat siap untuk menghadapi Bali United besok,” kata Oropa.

Dari kubu Bali United, pelatih Stefano Cugurra alias Teco menilai laga menghadapi PSBS Biak Numfor akan menjadi keuntungan bagi tim mereka. Pasalnya, Bali United akan menjalani laga tandang dengan bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang notabene merupakan “kandang” mereka sendiri.
Tapi, Teco tak mau sesumbar. Ia tetap meminta tim besutannya untuk bekerja lebih keras dari tim lawan, demi mengamankan poin untuk menjaga kans ke puncak klasemen.
“Pasti ini laga yang bagus dan menguntungkan buat kami, karena [kami] bermain di rumah sendiri walaupun berstatus tandang. Tapi saya bilang kami harus tetap bekerja keras sebagai satu tim yang utuh untuk bisa mendapatkan hasil bagus pada laga besok,” kata Teco.
Juru taktik asal Brasil itu tak mau memandang remeh PSBS. Menurutnya, klub berjulukan Badai Pasifik itu punya skuad yang kuat, karena dihuni oleh banyak pemain berpengalaman di kompetisi Liga 1.
“Dua tim main di rumah karena Biak bermarkas di sini juga. Tim mereka banyak memiliki pemain berpengalaman dan benar-benar paham kekuatan lawan. Kami harus respek juga dengan mereka, meski posisi kami sedang di atas. Yang penting kami harus kerja lebih keras dari mereka,” sebutnya.
Pemain Bali United, Kadek Agung juga sependapat dengan Teco. Ia juga enggan memandang remeh PSBS Biak Numfor. Ia dan para pemain lain akan fokus menjalankan strategi pelatih dengan benar.
“Persiapan kami sudah bagus. Sebagai pemain, kami tetap berpedoman kepada instruksi dan strategi pelatih. Kami akan berusaha bertanding dengan baik dan semaksimal mungkin,” kata Agung.
Pasca kalah di markas Borneo FC pada pekan lalu, posisi PSBS Biak Numfor turun dari peringkat ke-7 ke peringkat ke-10 klasemen sementara Liga 1. Badai Pasifik baru mengumpulkan 12 poin dari sembilan pertandingan.
Sedangkan Bali United menduduki peringkat kedua klasemen Liga 1, dengan raihan 20 poin dari sembilan pertandingan. Mereka hanya kalah agresivitas gol dari pemuncak klasemen sementara Liga 1, Persib Bandung, yang juga mengoleksi 20 poin. (*)



































