Jayapura, Jubi – Asosiasi Provinsi atau Asprov PSSI Papua resmi membuka pendaftaran bagi klub yang akan berkompetisi di Liga 4 Zona Papua musim 2025/2026. Ketua Panitia Pelaksana, Daud Henry Arim menyatakan ada 14 tim di wilayah Papua yang diundang untuk mengikuti kompetisi yang mulai bergulir pada 2 Maret 2026 mendatang.
Daud menjelaskan pendaftaran itu dibuka mulai Rabu (11/2/2026), dan akan ditutup pada 23 Februari 2026. Setiap tim yang mendaftar dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp50 juta.
Persiker Keerom menjadi tim pertama yang telah mengonfirmasi keikutsertaannya dalam kompetisi Liga 4 Zona Papua musim 2025/2026. Daud menyatakan pihaknya masih menyiapkan segala sesuatu terkait kompetisi itu.
“Kita menyiapkan segala sesuatu yang terkait, mulai dari pendaftaran bagi 14 tim yang akan mengikuti Liga 4 Zona Papua tahun 2025/2026. Rencananya pelaksanaan akan kita mulai pada tanggal 2 Maret mendatang di Stadion Barnabas Youwe,” ujar Daud usai rapat Panpel pada Rabu.
Partisipasi dalam Liga 4 kali ini dinilai sangat krusial bagi klub anggota. Berdasarkan Pasal 39 Ayat 7 Butir B Statuta PSSI terbaru tahun 2025, keikutsertaan dalam kompetisi merupakan syarat mutlak bagi klub untuk memiliki hak suara (voter) dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Papua pada Juni atau Juli 2026 mendatang.
”Mereka harus ikut liga, supaya suaranya ada di dalam Kongres Luar Biasa untuk pemilihan ketua yang baru. Jika tidak ikut, mereka tidak bisa memberikan suara,” kata Daud.
Sejumlah 14 tim yang diharapkan akan mengikuti kompetisi Liga 4 itu adalah Elang Brimob (Kota Jayapura), Harapan Putra (Kota Jayapura), MSK FC (Kota Jayapura), Nafri FC (Kota Jayapura), Persidafon Dafonsoro (Kabupaten Jayapura), Persiker Keerom (Kabupaten Keerom), Persimi Sarmi (Kabupaten Sarmi), Sarmi FC (Kabupaten Sarmi), Biak United (Kabupaten Biak), PS Embusu Supiori (Kabupaten Supiori), Waribo FC (Kabupaten Mamberamo Raya), Mamberamo United (Kabupaten Mamberamo Raya), Persemar Mamberamo (Kabupaten Mamberamo Raya), dan Persiweja Mamberamo (Kabupaten Mamberamo Raya).
”Panitia hari ini sudah mulai bekerja dengan mendistribusikan surat pemberitahuan ke klub. Kami juga akan membuat flyer agar klub dan seluruh masyarakat di Papua tahu bahwa ada turnamen Liga 4 Zona Papua yang dilaksanakan oleh PSSI Papua,” kata Daud.
Menurutnya, tim yang menjuarai Liga 4 Zona Papua akan mewakili Papua di putaran nasional. “Nanti siapa yang juara di masing-masing zona, baik Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, maupun Papua Selatan, akan keluar satu juara saja yang mewakili provinsinya masing-masing. Kalau kita di Papua, siapa yang juara akan mewakili Papua di putaran nasional berikutnya. Mengenai regulasi lokasi (putaran nasional), kita masih menunggu dari PSSI Pusat,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano telah memberikan arahan tegas terkait jadwal dan kewajiban klub peserta. ”Rencana sesuai jadwal yang dikeluarkan PSSI pusat, itu rencana bulan April atau Maret kita sudah selenggarakan. Liga 4 Papua dipastikan tahun ini ada, itu wajib. Yang tidak ikut, tidak bisa ikut kongres, itu berdasarkan statuta, bukan keinginan PSSI Papua,” ujar Benhur Tomi Mano. (*)























Discussion about this post