Medan, Jubi – Persewar Waropen kalah pada laga perdana mereka dalam kompetisi Liga 2 musim 2024/2025. Klub berjulukan Mutiara Bakau itu kalah dari tuan rumah Persipal Palu dengan skor 3 – 2 di Stadion Gawalise, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (8/9/2024).
Gol pertama Persipal dicetak oleh Azis Hutagalung pada menit ke-22. Persipal menambah keunggulannya setelah Agim Fariansyah mencetak gol pada menit ke-40.
Tertinggal dua gol, Persewar pun mencoba bangkit. Akan tetapi, Persipal justru terus menyerang. Malang bagi Persewar, Rangga Pratama membuat gol bunuh diri pada menit ke-45.
Persewar baru berhasil mencetak gol pada menit ke-49. Gol Victor Pae itu mengubah kedudukan menjadi 3 – 1 bagi keunggulan tim tuan rumah Persipal.
Persewar kembali mencetak gol pada menit ke-57. Gol Joshua Isir membuat kedudukan berubah menjadi 3 – 2 bagi keunggulan Persipal. Skor itu bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kekalahan Persewar itu tak lepas dari kondisi para pemainnya yang kelelahan setelah menjalani perjalanan panjang menuju Palu. Para pemain bahkan baru tiba di Palu pada Minggu pukul 10.00 pagi, dan langsung bertanding beberapa jam kemudian.
Juru taktik Persewar, Eduard Ivakdalam mengakui timnya kalah persiapan dari Persipal. Namun ia menilai anak asuhnya masih bisa mengimbangi permainan tuan rumah.
BERITATERKAIT
“Kami tetap bersyukur karena pertandingan pertama ini bisa berjalan lancar. Saya juga bersyukur karena anak-anak bisa mengimbangi permainan tuan rumah yang persiapannya lebih matang dari kami,” kata Ivakdalam dalam tayangan video konferensi pers yang dikirim Media Officer Persewar.
Mantan kapten Persipura Jayapura itu menyebut faktor perjalanan panjang mempengaruhi penampilan timnya pada laga perdana melawan Persipal. Faktor kelelahan itu menyebabkan banyak kesalahan elementer dalam permainan mereka.
“Kami ini baru satu minggu persiapan. Yang membuat tim kami terlambat panas karena tim kami baru tiba jam 10.00 di Palu. Memang perjalanan yang menguras tenaga kami. Itu yang mungkin membuat anak-anak kami pada awal pertandingan kurang enjoy. Akhirnya tadi banyak kesalahan yang bisa dimanfaatkan oleh tuan rumah menjadi gol,” ujarnya.
Edu tetap mengangkat topi untuk para pemainnya. Meskipun kalah, para pemain Persewar bisa memberikan perlawanan sengit kepada tuan rumah.
“Babak kedua, anak-anak kami punya semangat bermain, dan saya angkat jempol untuk mereka. Dalam waktu satu minggu persiapan, mereka bisa menunjukkan kualitas mereka dengan kondisi fisik yang dimiliki. Tim kami sudah berjuang dan berusaha sekuat tenaga, dan sempat membalas gol. Perjalanan yang melelahkan dan tidak adaptasi di stadion membuat tim kami belum padu.”
Edu menyatakan akan membenahi kelemahan timnya sebelum menghadapi laga berikutnya di markas Persela Lamongan. Edu optimistis timnya bisa tampil lebih baik.
“Kami akan benahi kekurangan kami pada laga berikutnya, dengan waktu [persiapan] yang panjang jelang laga kedua. Kami akan manfaatkan itu untuk bisa lebih siap dan lebih baik lagi,” ujarnya.
Kapten Persewar, Yohanis Tjoe juga mengatakan ia dan teman-temannya tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. “Hari ini cuaca cukup panas dan kita baru sampai dan belum sempat adaptasi langsung bertanding,” kata Tjoe.
Kekalahan dari Persipal itu membuat Persewar menempati peringkat ke-6 klasemen sementara Liga 2 2024/2025. (*)

































