Jakarta, Jubi – Lembaga pengelola zakat asal Nigeria, Association of Zakat and Waqf Operators in Nigeria (Azawon), memperdalam ilmu tata kelola zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Indonesia. Program yang diterapkan Baznas diharapkan menjadi inspirasi bagi pengelolaan zakat dan wakaf di Nigeria.
Ketua Azawon, Muhammad Lawal Maidoki, dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (5/11/2024), menyampaikan apresiasi atas kontribusi Baznas dalam mengembangkan pengelolaan zakat yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Lawal mengungkapkan kekagumannya terhadap 43 program Baznas, termasuk 10 program prioritas yang dianggap sangat relevan untuk diterapkan di Nigeria.
“Kami sangat berterima kasih atas pembelajaran dari Baznas. Program-program mereka sangat inspiratif dan membantu kami melihat potensi kolaborasi untuk memajukan zakat di Nigeria,” ujar Lawal seperti dikutip Jubi dari Antara.
Menurut Lawal, kerja sama ini membuka peluang bagi Azawon untuk mengadopsi program Baznas serta melakukan transfer teknologi demi meningkatkan efisiensi pengelolaan zakat dan wakaf di Nigeria. Ia berharap langkah ini dapat memperkuat sistem zakat di negaranya dan menggerakkan semangat serupa di Afrika.
Di sisi lain, Wakil Ketua Baznas RI, Mokhamad Mahdum, menyambut baik inisiatif Azawon. Ia merasa bangga atas potensi Baznas untuk menjadi contoh global dalam pengelolaan zakat yang dapat diduplikasi di berbagai negara.
“Pengelolaan zakat yang baik bukan hanya untuk komunitas Muslim, tetapi juga menjadi bagian dari solusi global. Kami berharap program Baznas bisa menginspirasi pengelolaan zakat di negara lain,” kata Mahdum.
Kerja sama antara Baznas dan Azawon ini diharapkan memperkuat pengelolaan zakat di kedua negara serta meningkatkan kesejahteraan umat melalui berbagai program sosial dan ekonomi. (*)























Discussion about this post