• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Dibuka di Sorong, Papeda Summit 2026 bahas kolaborasi pembangunan Tanah Papua

September 2, 2026
in Nasional & Internasional
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Theo Kelen - Editor: Aryo Wisanggeni G
Papeda Summit

Pembukaan Papeda Summit 2026 yang digelar di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Rabu (2/9/2026). Pertemuan itu diikuti para pemangku kepentingan pembangunan berkelanjutan dari enam provinsi di Tanah Papua, dan akan berlangsung hingga 4 September 2026. - Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
252
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Papeda Summit 2026, forum kolaborasi pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua, yang dihadiri 1.030 peserta, dibuka di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (2/9/2026). Pertemuan akbar yang melibatkan para pemangku kepentingan dari enam provinsi di Tanah Papua itu akan berlangsung hingga 4 September 2026.

Dalam sambutan pembukaannya pada Rabu, Ketua Panitia Papeda Summit 2026, Julian Kelly Kambu  mengatakan para peserta Papeda Summit 2026 akan duduk bersama mencari jalan menuju membangun masa depan Tanah Papua secara berkelanjutan. Julian mengatakan Papeda Summit lahir dari sebuah semangat agar masa depan Tanah Papua dibicarakan dan dibangun bersama-sama oleh para pemangku kepentingan dair enam provinsi di sana—Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, dan Provinsi Papua Barat Daya.

Papeda Summit adalah tindak lanjut pertemuan enam gubernur se-Tanah Papua yang berlangsung di Manokwari dan Timika. “[Pertemuan enam gubernur itu] kemudian diperkuat dengan pertemuan 50 organisasi masyarakat sipil yang berlangsung di Jayapura, yang bersepakat menyelenggarakan festival pembangunan yang berkelanjutan di Tanah Papua,” kata Julian Kelly Kambu yang juga Kepala Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya tersebut.

Julian mengatakan Papeda Summit merupakan ruang bersama yang mempertemukan pemerintah, masyarakat adat, organisasi masyarakat sipil, akademisi, pelaku dunia usaha, perempuan dan generasi muda di Tanah Papua. Pertemuan itu penting untuk membicarakan arah pembangunan Tanah Papua yang lebih adil, berkelanjutan, dan berkesinambungan.

“Peserta yang terdaftar 1030 orang. Mereka datang dari berbagai wilayah provinsi di [Tanah] Papua dan wilayah Indonesia, dan perwakilan kedutaan negara asing. Kehadiran peserta yang banyak menunjukkan komitmen dan harapan dan perhatian terhadap masa depan Papua,” ujarnya.

Julian mengatakan selama tiga hari forum itu akan membicarakan isu-isu penting mulai kepemimpinan dan pembangunan, masyarakat adat, hutan adat, perlindungan hutan dan laut, kedaulatan pangan dan energi, hingga transformasi pembiayaan ekonomi regeneratif. Forum itu menghadirkan 100 narasumber yang akan mengisi lima sesi pleno dan lima belas sesi parallel.

“Papeda Summit Ini adalah ruang perjumpaan kebijakan dengan pengalaman masyarakat adat. Ruang pengetahuan ilmiah bertemu dengan kearifan lokal masyarakat adat, rumah perjumpaan pemerintah, masyarakat sipil, dunia usaha akademisi, masyarakat adat, perempuan, dan anak muda,” katanya.

BERITATERKAIT

PAPEDA Summit 2026: Kepemimpinan masyarakat adat fondasi pembangunan Tanah Papua

Konsep ekonomi hijau dan biru Jerat Papua layak jadi pembelajaran pemerintah daerah

LSM desak transparansi aktivitas penangkapan ikan di Pasifik

Hubungan Fiji-Tiongkok semakin erat

Julian berharap pertemuan ini tidak hanya berhenti menjadi diskusi maupun bertukar gagasan saja. Ia ingin pertemuan ini dapat menghasilkan komitmen dan rekomendasi kebijakan untuk disampaikan ke pemerintah pusat.

“Kita tidak boleh memperdebatkan ekonomi atau ekologi, semua harus berjalan beriringan, berkesinambungan antara lingkungan, sosial, ekonomi. Kita dapat membangun sebuah cara pembangunan yang menempatkan manusia, alam, dan budaya sebagai satu kesatuan. Ini menjadi fondasi Papeda Summit,” ujarnya.

Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu mengatakan kehadiran para peserta dari berbagai wilayah di Tanah Papua meneguhkan komitmen memajukan Tanah Papua. “Pertemuan Papeda Summit tidak hanya sekedar pertemuan. Kita harapkan kehadiran peserta yang banyak memberitahu dampak yang lebih luas,” kata Elisa pada Rabu.

Elisa berharap pertemuan ini sebagai langkah awal semua pihak untuk berkolaborasi membangun Tanah Papua. “Ini yang menjadi komitmen kita bersama. Saya berharap pertemuan antara pemerintah pusat, [pemerintah] daerah, dan mitra ini [menjadi] awal kolaborasi untuk merencanakan [pembangunan yang ] transparan serta keterbukaan. Mitra dan pemerintah harus sama fokus mengurus masyarakat adat di Tanah Papua,” ujarnya.

Tunggu komitmen nyata

Peserta Papeda Summit, Simon Bame berharap pertemuan ini harus diikuti komitmen nyata guna menindaklanjuti pembangunan yang  berpihak terhadap masyarakat adat di Tanah Papua. “Kegiatan bisa mengembangkan masyarakat adat. Harus ada tindak lanjut yang berpihak terhadap masyarakat adat di Tanah Papua,” kata Bame kepada Jubi, pada Rabu (2/9/2026).

Bame mengatakan selama ini masyarakat adat selalu terpinggirkan dalam pembangunan di Tanah Papua. Ia mengatakan masyarakat adat harus dilibatkan dalam setiap pembangunan di Tanah Papua.

“Ada komitmen untuk mendorong pengakuan wilayah adat secara suku maupun secara marga. [Masyarakat adat] harus mendapatkan pengakuan. Masyarakat adat [harus] dilibatkan dalam pengelolaan karbon [maupun pembangunan. Selama ini] masyarakat adat yang menjaga hutan, tapi bukan masyarakat adat yang mendapatkan manfaat,” katanya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan pentingnya memberikan kepercayaan yang lebih besar kepada masyarakat Papua dalam menentukan dan menjalankan arah pembangunannya. “Saya percaya Papua harus diberi kepercayaan penuh,” katanya dalam pembukaan Papua Summit, Rabu.

Zulkifli mengatakan pemerintah pusat terlibat dalam forum itu untuk memperkuat dialog mengenai arah pembangunan Tanah Papua, kedaulatan pangan berbasis sumber daya lokal, serta keterhubungannya dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Zulkifli menegaskan bahwa pembangunan di Papua harus memberikan ruang yang kuat bagi masyarakat adat.

Menurutnya, masyarakat adat Papua harus memperoleh manfaat langsung dari proses pembangunan. “Saya sepakat dengan apa yang disampaikan Gubernur. Pembangunan dan pemerataan pembangunan harus melibatkan masyarakat adat dan memastikan masyarakat adat menerima manfaat. Kalau tidak memberikan manfaat kepada masyarakat, maka pembangunan itu perlu kita pertanyakan,” ujarnya. (*)

Tags: Papeda Summit 2026pembangunan berkelanjutan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

PAPEDA Summit

PAPEDA Summit 2026: Kepemimpinan masyarakat adat fondasi pembangunan Tanah Papua

September 3, 2026
Lokakarya Jerat Papua

Konsep ekonomi hijau dan biru Jerat Papua layak jadi pembelajaran pemerintah daerah

February 26, 2025

LSM desak transparansi aktivitas penangkapan ikan di Pasifik

November 20, 2024

Hubungan Fiji-Tiongkok semakin erat

July 22, 2024

Rencana pembangunan jangka panjang harus perhatikan daya dukung lingkungan

June 3, 2024

Pemprov Papua Selatan susun kajian ilmiah pembangunan berkelanjutan

August 29, 2023

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

Papua rights coalition urges Prabowo to honour pledge for peaceful political resolution
21 October 2026
Papua rights coalition urges Prabowo to honour pledge for peaceful political resolution

Jayapura, Jubi – The Papua Coalition for Law Enforcement and Human Rights has called on Indonesian President Prabowo Subianto to [...]

UN chief’s visit must be an opportunity to address West Papua’s decolonization, KNPB says
20 October 2026
UN chief’s visit must be an opportunity to address West Papua’s decolonization, KNPB says

Sentani, Jubi – The West Papua National Committee (KNPB) in West Baliem Lanny Jaya regency, Highland Papua province, says United [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Marga Ateta

Marga Ateta boikot aktivitas GOKPL

October 22, 2026
Mahasiswa desak Pemkab Nduga

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

October 22, 2026
KRI singgah di Honiara

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 singgah di Honiara

October 22, 2026
Australia-Indonesia Institute

Australia-Indonesia Institute berkunjung ke Indonesia

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Festival Kopi Papua Tengah: Petani lokal berpeluang memperluas akses pasar

October 22, 2026
Masyarakat sipil Papua Barat

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Marga Ateta

Marga Ateta boikot aktivitas GOKPL

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

0
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

0
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

0
Marga Ateta

Marga Ateta boikot aktivitas GOKPL

0
Mahasiswa desak Pemkab Nduga

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

0
KRI singgah di Honiara

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 singgah di Honiara

0
Australia-Indonesia Institute

Australia-Indonesia Institute berkunjung ke Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara