Nabire, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten DPRK Puncak meminta pihak terkait menyelidiki penyebab pesawat Amole Air tergelincir di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Senin (25/8/2025).
Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni mengatakan kecelakaan pesawat di Bandara Aminggaru pada Senin kemarin bukanlah yang pertama. DPRK Puncak perlu mengetahui pasti penyebabnya.
Thomas Tabuni menyatakan turut prihatin atas insiden tergelincirnya pesawat, Ia dan semua masyarakat menunggu hasil penyelidikan dari pihak terkait supaya tidak menimbulkan salah tafsir.
“Kita tidak bisa mengada-ada dan apa itu terjadi karena faktor human error, faktor cuaca, atau faktor kondisi pesawat. Kami tidak tahu tapi kami percayakan kepada pihak-pihak yang terkait yang melakukan penyelidikan,” katanya.
Tabuni bersyukur insiden kecelakaan pesawat itu tidak mengganggu mobilisasi barang dan jasa dari Timika ke Puncak.
“Namun DPRK, Pemerintah daerah perlu duduk melihat bersama pihak ke dalam pelayanan maskapai mulai dari Engineering, kru pilot, itu semua perlu evakuasi ke dalam,” ujarnya.
Ia berharap hasil penyidikan dapat segera diumumkan agar menjadi bahan evaluasi ke depannya, sehingga insiden seperti ini tidak terulang lagi.
“Harapan kami pastinya pemerintah juga punya program-program ke depan yang nantinya penambahan pesawat dan lain-lain tapi untuk hal ini terjadinya Kejadian ini melihat ke dalam melakukan evaluasi,” kata Thomas Tabuni.
Kapolres Puncak, Kompol Mardi Marpaung mengatakan pihaknya bukan pihak yang berwenang dalam penyidikan kecelakaan pesawat terbang.Komite Nasional keselamatan Transportasi atau KNKT yang memiliki itu.
“KNKT yang berhak untuk melakukan penyelidikan karena itu tanggung jawab mereka,” kata Mardi Marpaung kepada Jubi melalui panggilan telepon di Nabire, Papua Tengah, Selasa (26/8/2025).
“Kebakaran terjadi dari depan mesin pesawat. Namun kami sudah evakuasi kemarin sehingga hari ini bisa aktivitas penerbangan kembali normal,” katanya.(*)






















Discussion about this post