• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

BEM Uncen kritisi penolakan sejumlah RS pascameninggalnya seorang ibu hamil

November 21, 2025
in Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
BEM Uncen

BEM Uncen, di Kota Jayapura, Papua

0
SHARES
335
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih atau BEM Uncen Jayapura, Papua mengkritisi penolakan sejumlah rumah sakit atau RS di Kota Jayapura, terhadap seorang ibu hamil yang akan melahirkan, Minggu (16/11/2025).

Ibu hamil bernama Irene Sokoy asal Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua itu akhirnya meninggal dunia bersama bayi dalam kandungannya, Senin (17/11/2025) dini hari, karena terlambat mendapat pertolongan medis

Ketua BEM Uncen, Yane Hisage menyatakan pihaknya prihatin dengan apa yang dialami almarhum. Ia menyayangkan penolakan sejumlah rumah sakit.

“Penolakan sejumlah rumah sakit di [Kota] Jayapura ini sangat memprihatinkan,” kata Hisage, Jumat (21/11/2025).

Menurutnya, situasi ini menggambarkan bahwa Papua kini darurat keselamatan kesehatan bagi pasien dalam kondisi kritis. Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua dan pemerintah kabupaten/kota diminta segera mengambil langkah tegas mengevaluasi kinerja para direktur rumah sakit, dan jajarannya, termasuk tenaga dokter.

“[Ini] demi keselamatan kemanusiaan. Akhir-akhir ini saya mengamati dan mendenga langsung masyarakat mengeluhkan sistem pelayanan kesehatan, di sejumlah rumah sakit milik pemerintah maupun swasta,” ujarnya.

Katanya, rumah sakit lebih mengedepankan urusan administrasi ketimbang memberikan pertolongan awal bagi pasien yang dalam kondisi kritis. Akibatnya banyak pasien yang meninggal dunia karena biaya pengobatan yang mahal.

BERITATERKAIT

Mama-mama di Fiji hadapi kesenjangan dalam perawatan kehamilan

Seorang ibu hamil di Intan Jaya dilaporkan tewas ditembak

Kota Jayapura salah satu daerah yang menjadi tujuan promosi wisata Malaysia

DPR Papua Barat temukan pelayanan kesehatan belum maksimal di RS provinsi

“Pada momentum [peringatan] lahirnya Otsus, 21 November 2025, saya menyampaikan sikap kritik kepada pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten/kota bahwa implementasi 24 tahun roh Otsus ada empat indikator utama yang paling fundamental, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia mengatakan, dengan dana Otsus yang cukup besar, seharusnya sistem pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama. Selain  itu warga asli Papua mestinya gratis saat akan berobat ke setiap fasilitas kesehatan yang ada.

“Pelayanan kesehatan yang bobrok, itu disebabkan sistem tata kelola kinerja yang tidak efektif. Kejadian seperti ini tentunya menjadi bahan refleksi bagi para pemangku kepentingan. Pemerintah daerah segera ambil tindakan tegas. Evaluasi secara total dan buat kebijakan khusus terhadap orang asli Papua dengan pelayanan kesehatan gratis,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Kominfo BEM Uncen, Vekinus Pawika berharap pelayanan kesehatan di Tanah Papua tidak lagi sekadar program di atas kertas. Akan tetapi benar-benar menjadi roh pembangunan yang menyentuh hidup setiap orang Papua dari kota sampai pedalaman terpencil.

“Rumah sakit yang sudah dibangun benar-benar berfungsi optimal, dilengkapi tenaga spesialis yang cukup, alat medis yang memadai, serta manajemen yang transparan dan bertanggung jawab. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kehilangan nyawa hanya karena jarak, cuaca, atau kekurangan fasilitas dasar,” kata Pawika.

Ia mengatakan, pada 24 tahun lahirnua Otsus tahun ini menjadi momentum untuk memperbaiki kekurangan yang ada dan memperkuat sumber daya manusia atau SDM, serta pelayanan kesehatan.

“Harapannya adalah Papua yang sehat, masyarakat yang mendapatkan hak pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi, tenaga kesehatan yang dihargai, fasilitas yang layak. Otsus menjadi berkat yang nyata bukan sekadar dana, tetapi sebuah komitmen untuk menyelamatkan dan memuliakan kehidupan orang Papua di atas tanah ini,” ucapnya.

Berdasarkan kronologis dari pihak keluarga, alamhumah Irene Sokoy yang hendak melahirkan dibawa ke Rumah Sakir Umum Daerah atau RSUD Yowari di Kabupaten Jayapura pada 17 November 2025 siang.

Namun pihak RSUD Yowari kemudian merujuk pasien ke RS Dian Harapan di Waena, Kota Jayapura dengan. Alasan dokter yang mestinya menangangi pasien sedang keluar daerah.

Setibanya di RS Dian Harapan, pihak rumah sakit menyatakan tidak dapat menangani almarhumah karena pasien penuh. Pihak keluarga kemudian membawa Irene Sokoy ke RSUD Abepura. Namun pihak RSUD Abepura juga menyatakan tidak dapat menangani pasien.

Keluarg kemudian membawa pasien ke RS Bayangkara. Sesampainya di sana hanya tersedia ruang VIP, karena ruang ekonomi sudah penuh. Pihak RS kemudian meminta uang muka untuk pelayanan medis RP4 juta.

Pihak keluarga pun meminta agar pasien terlebih dahulu mendapat pelayanan karena kondisinya sudah semakin memburuk. Namun permintaan itu tidak diindahkan oleh pihak RS.

Keluarga kemudian memutuskan membawa Irene Sokoy ke RSUD Jayapura. Sayangnya dalam perjalanan ke rumah sakit milik Pemprov Papua itu, pasien meninggal dunia. (*)

Tags: BEM Uncenibu hamilKota JayapuraRumah Sakit
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Fiji

Mama-mama di Fiji hadapi kesenjangan dalam perawatan kehamilan

July 4, 2026
Ibu hamil tertembak

Seorang ibu hamil di Intan Jaya dilaporkan tewas ditembak

July 3, 2026

Kota Jayapura salah satu daerah yang menjadi tujuan promosi wisata Malaysia

June 12, 2026

DPR Papua Barat temukan pelayanan kesehatan belum maksimal di RS provinsi

May 23, 2026

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

April 15, 2026

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

The autopsy results state that the AMA pilot died from gunshot wounds
4 July 2026
The autopsy results state that the AMA pilot died from gunshot wounds

Jayapura, Jubi – Autopsy results at Bhayangkara Hospital in Kotaraja, Jayapura City, Papua Province, state that the pilot of an [...]

Four civilians reported killed in shootings in Intan Jaya over the past week
3 July 2026
Four civilians reported killed in shootings in Intan Jaya over the past week

Jayapura, Jubi – Four civilians in Intan Jaya Regency, Central Papua Province, have reportedly been killed in separate shooting incidents [...]

Pregnant Women Reportedly Killed in Shooting in Intan Jaya
3 July 2026
Pregnant Women Reportedly Killed in Shooting in Intan Jaya

Jayapura, Jubi – A woman who was seven months pregnant was reportedly shot dead in Sugapa, the capital of Intan [...]

Indigenous Papuan Women Traders Block The Main Road After Governor Fails to Meet Protesters
3 July 2026
Indigenous Papuan Women Traders Block The Main Road After Governor Fails to Meet Protesters

Sorong, Jubi – Hundreds of Indigenous Papuan women traders blocked a major intersection in Sorong on Thursday night after Southwest [...]

Rights Commission Urges President to Review Security Policy in Papua
3 July 2026
Rights Commission Urges President to Review Security Policy in Papua

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) ham called on President Prabowo Subianto to conduct a [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tanah Papua

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di tanah Papua

July 4, 2026
tim investigasi independen

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

July 4, 2026
Fiji

Mama-mama di Fiji hadapi kesenjangan dalam perawatan kehamilan

July 4, 2026
Pasifik

Wale dan Rabuka serukan Pasifik bersatu

July 4, 2026
PNG

Digicel di PNG siap kembangkan jaringan 5G

July 4, 2026
Kaledonia Baru

Tawar menawar politik dimulai saat presiden provinsi Kaledonia Baru terpilih

July 4, 2026
Konflik

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

July 4, 2026
Fiji

Petani tebu Fiji kecewa alokasi anggaran nasional tak sesuai realistas hidup

July 3, 2026
Ibu hamil tertembak

Seorang ibu hamil di Intan Jaya dilaporkan tewas ditembak

July 3, 2026
Teluk Humboldt

Warga Teluk Humboldt dan Youtefa mengungsi ke Kampung Ormu saat perang dunia ke-II

July 3, 2026
Jenazah pilot

Uskup Jayapura: Penembakan terhadap pilot lukai pelayanan misi gereja

July 3, 2026
Maskapai AMA

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

July 3, 2026
Demo CPNS

Peserta seleksi CPNS gelar demonstrasi di Kantor Gubernur Papua Selatan

July 3, 2026
Kepala Ombudsman

Perempuan Papua ditunjuk sebagai pejabat sementara Kepala Ombudsman PNG

July 3, 2026
Tanah Papua

Burung Kasuari dan hilangnya hutan tropis di tanah Papua

0
tim investigasi independen

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

0
Fiji

Mama-mama di Fiji hadapi kesenjangan dalam perawatan kehamilan

0
Pasifik

Wale dan Rabuka serukan Pasifik bersatu

0
PNG

Digicel di PNG siap kembangkan jaringan 5G

0
Kaledonia Baru

Tawar menawar politik dimulai saat presiden provinsi Kaledonia Baru terpilih

0
Konflik

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara