• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Hutan Tanah Papua benteng terakhir yang mesti diselamatkan

February 9, 2026
in Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Hutan

Suasana diskusi daring dengan tema “Bayang-bayang strategi penguasaan sumber daya alam serta masifnya kerusakan lingkungan hidup di Papua”, Sabtu (07/02/2026)-Tangkapan layar

0
SHARES
203
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Hutan di Tanah Papua merupakan benteng terakhir hutan di Indonesia yang tersisa, dan mesti diselamatkan.

Alosius Numberi dari Yayasan Ekonusa mengatakan, hutan Tanah Papua merupakan benteng terakhir hutan Indonesia sebagai penyangga utama kehidupan masyarakat secara ekonomi, sosial, dan budaya.

Karena itu menurutnya, pengembangan ekonomi di Tanah Papua harus berbasis pada pengakuan dan perlindungan masyarakat adat.

Hal itu disampaikan Alosius Numberi dalam diskusi daring yang diinisiasi Ikatan Mahasiswa Kabupaten Kaimana dan Sobat Muda Papua dengan di tema “Bayang-bayang strategi penguasaan sumber daya alam serta masifnya kerusakan lingkungan hidup di Papua”, Sabtu (7/2/2026).

Alosius Numberi mengatakan, meskipun Proyek Strategis Nasional atau PSN sulit dihindari, masyarakat dan pemerintah daerah perlu beradaptasi, dengan mendorong pembangunan yang ramah lingkungan dan berpihak pada masyarakat adat.

“Ketika masyarakat berdaulat atas tanah dan sumber dayanya, praktik eksploitasi berlebihan akan berkurang dengan sendirinya,” ucapnya.
Ia mengakui ada sejumlah tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam di Tanah Papua, seperti rendahnya kesepahaman masyarakat lokal, pola ekonomi ekstraktif, konflik agraria, tingginya biaya distribusi, hingga erosi budaya dan hilangnya praktik konservasi tradisional.

Selan itu, kehilangan bahasa daerah di beberapa wilayah menunjukkan bahwa perubahan lingkungan juga berdampak pada identitas budaya masyarakat adat.

Katanya, sebagai langkah alternatif,  pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal seperti kopra, kakao, pala, kopi, pertanian, dan hasil hutan non-kayu perlu didorong.

Sebeb, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dinilai lebih sesuai dengan karakter masyarakat adat dan lebih berkelanjutan.

“Selain itu, ekowisata dan penguatan koperasi menjadi pilihan penting karena tidak mengeksploitasi sumber daya alam secara langsung, melainkan mengelolanya secara lestari dan kolektif,” katanya.

BERITATERKAIT

Pemprov se-Tanah Papua deklarasi pengelolaan kolaboratif percepatan pembangunan berkelanjutan

Ratusan ribu tanda tangan petisi untuk Hutan Papua diserahkan Suku Awyu dan Moi ke Mahkamah Agung

Hutan dan Perempuan Papua, dari isi dapur sampai apotek keluarga

Greenpeace: Tanah Papua kehilangan hutan alam seluas 641,4 ribu hektar

Sementara itu, staf Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Maikel Waryensi mengatakan persoalan lingkungan hidup tidak dapat dilihat sebagai isu lokal semata, melainkan terhubung dari tingkat global hingga daerah.

Menurutnya lingkungan hidup mencakup seluruh unsur kehidupan, mulai dari manusia, hutan, laut, hingga sumber daya alam yang saling berkaitan satu sama lain.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kerusakan pada satu komponen lingkungan akan berdampak pada keseluruhan sistem kehidupan manusia,” kata Maikel Waryensi.

Ia menjelaskan degradasi lingkungan saat ini sangat berkaitan dengan aktivitas manusia dan kebijakan pembangunan.

Di Tanah Papua pembalakan hutan yang tidak terkendali, mulai dari aktivitas pertambangan, perkebunan skala besar, serta PS telah menyebabkan hilangnya ratusan ribu hingga jutaan hektare hutan.

“Kita tidak bicara kerusakan di darat saja, kerusakan juga terjadi di wilayah pesisir dan laut. Aktivitas pertambangan nikel seperti di Raja Ampat meningkatkan sedimentasi dan merusak terumbu karang,” ucapnya.

Masalah lain yang dinilai turut memperparah kondisi lingkungan, adalah sampah dan limbah domestik yang tidak dikelola dengan baik, serta kebijakan pro-investasi yang kerap mengabaikan perlindungan hutan adat.

Katanya, apabila mengacu pada data yang dipaparkan berbagai pihak menunjukkan bahwa kehilangan hutan di Indonesia dapat mencapai jutaan hektare per tahun akibat pertambangan, izin pemanfaatan hutan, dan proyek pembangunan berskala besar.

“Semua ini berdampak pada kerusakan lingkungan sangat luas, mulai dari perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, meningkatnya risiko banjir dan bencana alam, hingga penurunan kualitas sumber daya alam,” ucapnya.

Menurutnya Kondisi ini juga berujung pada meningkatnya kemiskinan, kerentanan pangan, konflik sosial, serta ancaman terhadap keberlanjutan hidup masyarakat adat.

“Ketika hutan rusak, masyarakat kehilangan sumber pangan, ruang hidup, dan mata pencaharian,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah sebenarnya telah menyusun berbagai dokumen perencanaan seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang atau RPJP, Rencana Pembangunan Daerah untuk Jangka Waktu 5 Tahun atau RPJMD, Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW, dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis atau KLHS.

Namun, implementasinya sering terkendala karena kewenangan utama berada di pemerintah pusat, terutama ketika proyek strategis nasional ditetapkan.

“Meski demikian, melalui Otsus, Papua masih memiliki ruang untuk membangun kebijakan perlindungan lingkungan berbasis kearifan lokal. Dengan catatan adanya penguatan kelembagaan dan kerja bersama semua pihak,” kata Maikel Waryensi. (*)

Tags: hutan papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

pembangunan

Pemprov se-Tanah Papua deklarasi pengelolaan kolaboratif percepatan pembangunan berkelanjutan

February 16, 2026
Petisi

Ratusan ribu tanda tangan petisi untuk Hutan Papua diserahkan Suku Awyu dan Moi ke Mahkamah Agung

July 22, 2024

Hutan dan Perempuan Papua, dari isi dapur sampai apotek keluarga

July 8, 2024

Greenpeace: Tanah Papua kehilangan hutan alam seluas 641,4 ribu hektar

August 14, 2023

Guru dan siswa di Beam tanam 1.000 pohon peringati Hari Bumi

April 26, 2023

Pusaka: Pemerintah harus akui, hormati, lindungi  pengetahuan masyarakat adat

March 21, 2023

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura
21 September 2026
Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura

Sentani, Jubi – Conditions at many schools in Jayapura Regency, Papua, are concerning. Some schools no longer have adequate desks, [...]

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pembinaan perempuan

Pembinaan perempuan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga

September 21, 2026
Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak PTUN

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026
Nelayan hilang

Tiga nelayan hilang kontak di Muara Kali Mooi

September 21, 2026
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

September 21, 2026
Warga kelurahan Yobe protes penggelapan raskin

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

September 21, 2026
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

September 21, 2026
Polisi PNG

Drone canggih membantu Polisi PNG dalam operasi senjata api illegal

September 21, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Fiji dan Israel

1.500 warga Fiji dapat bekerja di Israel berdasarkan perjanjian

September 20, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

September 21, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
Pembinaan perempuan

Pembinaan perempuan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga

0
Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak PTUN

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

0
Nelayan hilang

Tiga nelayan hilang kontak di Muara Kali Mooi

0
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

0
Warga kelurahan Yobe protes penggelapan raskin

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

0
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

0
Polisi PNG

Drone canggih membantu Polisi PNG dalam operasi senjata api illegal

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara