Dekai, Jubi- Ratusan warga Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dari 12 Suku di sana membawa jenazah Vector Deyal ke halaman kantor Polres Yahukimo, Kamis (4/9/2025).
Vector Deyal diduga tewas akibat dianiaya anggota polisi dari Kepolisia Sektor atau Polsek Dekai Kota, Rabu (3/9/2025).
Kepala Suku, Kea Busup mengatakan kejadian yang menimpa Deyal merupakan kesekian kalinya terjadi di Yahukimo. Selama ini sudah ada banyak korban di sana akibat kesewenangan-wenangan aparat kepolisian.
“[Terduga pelaku] kadang tidak diadili. Pembunuhan seperti ini setiap kapolres ada (terjadi), kemarin [Agustus 2024] kasus penembakan (terhadap] Tobias Silak yang [diduga] dilakukan oleh polisi dan masih proses hukum di Pengadilan Wamena belum selesai. Hari ini kasus Vector Deyal dibunuh oleh Polisi. Polisi ada karena ada rakyat tapi kenapa terjadi seperti ini bapak Kapolres? Bapak-bapak Polisi datang jangan cari pangkat ya. Kerja jujur dan benar,” kata Kea Busup di depan Mapolres Yahukimo.
Kea Busup meminta anggota polisi yang diduga terlibat pembunuhan terhadap Vector Deyal diadili dan dipecat dari kesatua. Ia juga mengingatkan anggota Polri yang bertugas di Yahukimo menjaga nama baik institusinya dan mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
“Kalian polisi [juga ada] orang Papua. Tetapi kenapa kalian tindakan keras [terhadap sesama orang Papua]. Orang atau Suku lain tidak membunuh begitu tapi kenapa kamu teman-teman [polisi] yang juga orang Papua membunuh kami? Kami keluarga [korban], kepala suku dan masyarakat mau Kapolsek Dekai Kota dipecat hari ini,” ucapnya.
Sementara itu Kapolres Yahukimo, Ajun Komisaris Besar Polisi Zet Saalino menyatakan keprihatinannya atas meninggal Vector Deyal.
“Sebagai kapolres [saya] tidak setujuh dengan kejadian-kejadian pembunuhan. Kepada masyarakat dan keluarga korban dan semua pihak mohon kesabaran. Saya sangat empati. Saya sudah mendengar langsung aspirasi dari Keluarga korban, kepala suku maupun teman-teman pemuda terkait dengan masalah ini,” kata Zet Salino.
Menurutnya, anggota polisi yang diduga terlibat dalam kasus kematian Vector Deyal kini sedang diperiksa.
“Hari ini juga saya nonaktifkan Kapolsek. Saya akan periksa, pelajari, unsur kesalahannya ada di mana. Saya akan simpulkan karena kita ada mekanismenya. Saya akan tegas siapapun yang salah,” ucapnya.
“Maka dari itu percayakan kepada saya [penanganan kasus ini] karena saya akan mengambil langkah-langkah sesuai mekanisme yang ada. Saya tidak boleh menyalahi aturan, saya mohon maaf dan saya sebagai kapolres sangat berduka cita mendalam atas meninggalnya adik kita ini,” katanya lagi.
Aksi masyarakat Yahukimo di Polres setempat berlangsung aman dan tertib. Jenazah Vector Deyal diarak dari Pemukiman Jalur 1 sampai ke Mapolres Yahukimo.
Setibanya di Mapolres jenazah Vector Deyal dibaringkan di depan Mapolres. Kapolres dan Pemerintah Kabupaten Yahukimo akan menanggung semua biaya pemakaman korban. (*)





















Discussion about this post