• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Gempar Papua minta setop rampas tanah adat Hubula

October 13, 2023
in Lapago, Lingkungan, Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Foto bersama setelah diskusi publik di asrama mahasiswa Nayak, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Kamis (12/10/2023).- Jubi/CR - 10

Foto bersama setelah diskusi publik di asrama mahasiswa Nayak, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Kamis (12/10/2023).- Jubi/CR - 10

0
SHARES
69
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Rakyat atau Gempar Papua  berharap agar elite politik dan birokrat di negara ini berhenti merampok tanah adat Hubula di Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Varra Iyaba dari Gempar Papua mengatakan, Papua bukan tanah kosong. Tanah Papua mempunyai pemilik dan ahli warisnya, sehingga pemerintah tidak boleh seenaknya merampas tanah adat masyarakat.

Hal itu dikatakan Varra Iyaba dalam diskusi publik bertema “Tanah Hubula Bukan Milik Negara” yang digelar Gempar Papua di asrama mahasiswa Nayak, Distrik Abepura, Kota Jayapura Provinsi Papua, Kamis (12/10/2023) malam.

“Papua bukan tanah kosong, itu kami tau karena tanah ada ahli warisnya, (orang Papua yang) hitam kulit rambut keriting, itulah pemiliknya,” kata Iyaba.

Puluhan mahasiswa asal Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Jayawijaya, khususnya dari suku Wouma dan Walesi hadir dalam diskusi tersebut. Dalam diskusi tersebut, Gempar Papua menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya, Direktur Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Papua Emanuel Gobay, perwakilan masyarakat adat suku Wouma Benyamin Lagowan, dan Ketua 1 Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Warpo Wetipo.

“Kami Gempar Papua akan melawan penjajahan di atas Tanah Papua,” kata Iyaba.

BERITATERKAIT

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

Benyamin Lagowan yang mewakili korban tanah adat suku Wouma mengharapkan dukungan solidaritas yang terus lahir, karena masalah tanah adat ini belum selesai, meskipun Wakil Presiden Ma’ruf Amin gagal meletakkan batu pertama di sana.

“Harapan saya teman-teman lain bisa [ber]solidaritas supaya ke depan kalau memang menempatkan tempat secara sepihak represif, militeristik itu terus dilakukan [nantinya] kami punya dukungan semakin banyak,” katanya.

Dia mengatakan negara selalu datang dengan ambisi pembangunan atau oknum lainnya, untuk memperkaya diri dengan menguras dan memperlakukan orang Papua sebagai binatang atau dianggap Papua tak berpenghuni.

Direktur LBH Papua Emanuel Gobay yang juga kuasa hukum dari masyarakat adat Wouma, Wiyo, dan Walesi, yang menolak adanya pembangunan kantor gubernur Provinsi Papua Pegunungan menyatakan, ketidakadilan atau pembatalan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin untuk peletakan batu pertama di Wamena itu berdasarkan hukum.

Menurut Gobay, wapres sadar bahwa belum ada pelepasan lokasi untuk pembangunan perkantoran di wilayah adat itu.

“Kenapa saya katakan begitu? Karena untuk mendapatkan izin pelepasan lokasi itu mekanismenya UUD pengadaan tanah untuk kepentingan umum, sejak adanya informasi tersebut akan dibangun pembangunan wilayah adat itu, kami belum pernah dengar berita terkait adanya tim apresial yang melakukan pendataan siapa penggarap, siapa pemilik dan tumbuh tumbuhan yang akan jadi terdampak,” ujar Gobay.

Hal itu membuktikan, lanjut Gobay, di sana belum ada implementasi UUD pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Secara tata ruang wilayah yang jelas-jelas diatur dalam Perda Tentang Tata Ruang Wilayah dari sejak 2011-2033 itu dengan jelas menyebutkan, di kawasan yang direncanakan untuk pembangunan kantor gubernur Provinsi Papua Pegunungan itu mayoritas kawasan budidaya itu bagian dari suku Wouma, bagian tengah kawasan hutan lindung, dan bagian atas di Walesi masuk dalam konservasi Taman Nasional Lorentz.

“Sehingga atas dasar itu kami semua tahu bahwa izin lokasi tidak mungkin diterbitkan dengan bertentangan tata ruang wilayah. Karena itu adalah wilayah adat milik masyarakat adat setempat yang jelasnya telah menyatakan tegas menolak, maka rencana pembangunan itu bertentangan dengan aturan yang menjamin hak masyarakat adat,” katanya.

Gobay meminta birokrat anak asli Papua belajar untuk menghargai hak masyarakat adat. “Jangan justru jadi pelaku pelanggaran hak adat. Itu sangat memalukan ketika narasinya adalah anak adat sendiri melanggar hak-hak adat,” kata Gobay.

Ketua 1 KNPB Warpo Wetipo melihat pembangunan kantor Provinsi Papua Pegunungan itu sebagai bentuk penjajahan baru, sehingga pihaknya akan terus melawan negara bersama rakyat suku Wouma dan Walesi.

“Mereka adalah pejuang tanah itu, tanah adalah mama yang memberikan kehidupan, masa lalu sekarang dan masa yang akan datang. Kami tetap berdiri bersama masyarakat adat, kami melawan sistem pemerintah Indonesia dengan cara-cara bermartabat, dan tanpa kekerasan,” kata Wetipo. (*)

ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

October 26, 2026

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

0
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

0
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

0
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

0
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

0
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

0
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara