• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Features

Mengenang dongeng klasik si boneka kayu “Pinocchio”

September 9, 2022
in Features, Dunia
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Pinocchio

Ilustrasi film "Pinocchio" (2022). - (ANTARA/Disney)

0
SHARES
58
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jakarta, Jubi – Bukan rahasia lagi bahwa studio Disney gemar mengemas dan menceritakan ulang dongeng-dongeng klasik, bahkan yang telah mereka buat ke dalam bentuk animasi dua dimensi bertahun-tahun lalu. Kali ini, Disney membawakan kembali “Pinocchio”, kisah petualangan si boneka kayu yang penuh dengan keajaiban.

Film adaptasi aksi langsung dari film animasi Walt Disney tahun 1940 dengan nama yang sama, sebenarnya didasarkan pada buku klasik Italia tahun 1883 berjudul “The Adventures of Pinocchio”, yang ditulis oleh Carlo Collodi.

Salah satu yang melekat dari kisah “Pinocchio” adalah kutipan legendarisnya, “Jika kamu berani, jujur, dan tidak egois, maka suatu saat nanti, kamu akan menjadi manusia sesungguhnya.” Kutipan itu masih menjadi premis utama dari kisah abadi ini.

Sama seperti film animasi klasiknya, Jiminy Cricket (disuarakan oleh Joseph Gordon-Levitt) berbicara kepada penonton sebagai narator untuk menceritakan sebuah kisah tentang keinginan yang menjadi kenyataan.

Cerita terjadi di sebuah desa di Italia sekitar akhir abad ke-19, di mana ia tiba di toko tukang kayu dan pembuat mainan bernama Geppetto (diperankan oleh Tom Hanks), yang tinggal bersama hewan peliharaannya, Figaro si anak kucing dan Cleo si ikan mas.

Suatu hari, Geppetto menciptakan sebuah boneka yang dia beri nama Pinocchio (disuarakan oleh Benjamin Evan Ainsworth). Pada malam harinya sebelum ia tidur, Geppetto berharap pada bintang agar Pinocchio bisa menjadi seorang anak laki-laki — yang mengingatkan ia pada mendiang anaknya.

Larut malam itu, Sang Peri Biru (diperankan oleh Cynthia Erivo) mengunjungi toko sang pemahat kayu, dan menghidupkan Pinocchio, meskipun ia tetap berada dalam wujud boneka. Sang Peri Biru memberitahu si boneka kayu, bahwa jika dia bisa membuktikan dirinya berani, jujur, dan tidak egois, dia akan menjadi anak laki-laki sejati.

BERITATERKAIT

Film Pesta Babi raih Udin Award dan Tasrif Award

Festival Film Papua 2026 angkat tema alam dan kehidupan manusia Papua

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

Film Pesta Babi cerminan kondisi alam Tanah Papua di masa depan

Ketika Jiminy mengungkapkan dirinya, Peri Biru menugaskannya untuk menjadi hati nurani Pinocchio, membimbingnya agar bisa hidup dengan berpegang teguh pada tiga hal tersebut.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Tak lama, Geppetto bangun dan sangat gembira mengetahui bahwa bonekanya kini hidup dan akan menjadi anak laki-laki sejati. Mulai dari sini lah, petualangan Pinocchio demi bisa menjadi seorang manusia pun dimulai.

Dalam perjalanannya, Pinocchio dipertemukan oleh berbagai tokoh dan kondisi yang menguji dirinya agar tetap menjadi seorang anak yang “berani, jujur, dan tidak egois”. Ia bertemu dengan Stromboli (diperankan oleh Giuseppe Battiston), Lampwick (diperankan oleh Lewin Lloyd), “Honest” John (diperankan oleh Keegan-Michael Key), The Coachman (diperankan oleh Luke Evans).

Ada juga karakter-karakter pendukung lainnya, seperti Fabiana (diperankan oleh Kyanne Lamaya) dan boneka kayunya bernama Sabina (disuarakan oleh Jaquita Ta’Le), serta karakter baru Sofia the Seagull (disuarakan oleh Lorraine Bracco).

Peraih penghargaan Academy Award Robert Zemeckis menyutradarai film live action “Pinocchio” oleh Disney. Zemeckis bersama Chris Weitz menulis skenario untuk film ini. Keduanya tidak asing dalam terlibat di sebuah film adaptasi dan film dengan kategori semua umur dan “feel good movies” seperti ini.

Zemeckis sendiri paling dikenal dengan film legendarisnya yang juga dibintangi oleh Tom Hanks, “Forrest Gump” (1994). Ia juga menyutradarai “Back to the Future” (1985) dan “Back to the Future Part II” (1989), “The Polar Express” (2004), “A Christmas Carol” (2009), hingga “Roald Dahl’s The Witches” (2020). Dengan filmografi yang solid, tentu tidak mengherankan apabila upayanya untuk menghidupkan kembali kisah “Pinocchio” kali ini pun terbilang cukup apik.

Dibantu dengan Weitz sebagai penulis naskah, yang sebelumnya juga menulis untuk film-film seperti “Cinderella” (2015), “Rogue One: A Star Wars Story” (2016), dan “The Mountain Between Us” (2017), membuat “Pinocchio” menjadi salah satu sajian yang seakan benar-benar membawa penonton terasa seperti membaca buku dongeng aslinya.

Pendekatan visual dari Zemeckis pun menjadi salah satu sorotan utama dalam film ini. Sesuai latarnya di abad ke-19 dan pekerjaan Geppetto sebagai pengrajin kayu, film dibalut dengan warna-warna kayu nan hangat dan memanjakan mata.

Pilihan ini juga seakan menyalakan percikan nostalgia bagi para penonton setia kisah klasik Disney yang telah beranjak dewasa, atau bahkan kini menonton bersama anaknya. Cerita dan memori akan terus hidup, terlepas dari waktu yang terus berjalan, hingga pengemasan dari kisah sepanjang masa ini.

Imaji yang cantik tak akan komplit tanpa penceritaan dari para aktor yang terlibat. Hanks sebagai Geppetto, Ainsworth sebagai Pinocchio, dan Gordon-Levitt sebagai Jiminy mampu memberikan dinamika yang begitu menyenangkan untuk disaksikan. Dialog yang disajikan pun begitu jenaka dan ringan, sehingga cocok untuk ditonton bersama orang terkasih.

Memori masa kecil pun kembali mengalir dengan lagu-lagu dari “Pinocchio” (1940) seperti “When You Wish Upon a Star” yang dinyanyikan kembali oleh Cynthia Erivo. Selain itu, film ini menghadirkan lagu original terbaru yang dibuat oleh komposer peraih nominasi Academy Award Alan Silvestri dan Glen Ballard (“The Polar Express”).

Secara keseluruhan, “Pinocchio” sejatinya tak hanya menghidupkan si boneka kayu menjadi seorang manusia, namun juga tentang menghidupkan dongeng masa lampau agar terus relevan dan abadi, serta pengingat kecil kita untuk tak melupakan nilai kehidupan yang telah dipupuk sejak kecil — berani, jujur, dan tidak egois.

Sama seperti yang dikatakan oleh Sang Peri Biru, “Menjadi ‘nyata’ bukan tentang kita yang terbuat dari apa — kayu, atau lainnya, melainkan apa yang ada di hati kita. Itu adalah arti menjadi ‘nyata’ — seorang manusia sesungguhnya.”

“Pinocchio” tayang perdana di Disney+ Hotstar pada 8 September 2022, dan merupakan salah satu tayangan spesial di Disney+ Day. (*)

Tags: disneydongengFilmmengenangPinocchiosi boneka kayu
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pesta Babi raih Udin Award

Film Pesta Babi raih Udin Award dan Tasrif Award

August 9, 2026
Pestival Film Papua

Festival Film Papua 2026 angkat tema alam dan kehidupan manusia Papua

July 25, 2026

Film Pesta Babi: Kesaksian krisis kemanusiaan di Tanah Papua

May 23, 2026

Film Pesta Babi cerminan kondisi alam Tanah Papua di masa depan

May 11, 2026

Resiliensi dari masyarakat adat lewat film Teman Tegar Maira

January 20, 2026

Layar Tumbuh Papua Sentuh Hati Warga Kampung Sereh Lewat Film dan Seni

July 29, 2025
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village
25 September 2026
Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village

Sentani, Jubi – The Jayapura Regency Legislative Council’s (DPRK) Commission C has raised concerns over poor infrastructure and inadequate education [...]

Wildfires and drought hit Fakfak Regency
25 September 2026
Wildfires and drought hit Fakfak Regency

Manokwari, Jubi – Forest and land fires and drought are affecting Fakfak Regency in West Papua, disrupting school activities in [...]

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

Kadepa calls for political action to address Papua’s problems
23 September 2026
Kadepa calls for political action to address Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Papua needs practical action rather than political disputes and heated debate, according to Papuan political figure Laurenzus [...]

Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender
23 September 2026
Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender

Jayapura, Jubi – Solidaritas Merauke has urged police to stop what it describes as the criminalisation of Ariston Moiwend Buako, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Jurnalis Papua

Selamat jalan dua jurnalis Papua, Joost Mirino dan Hendrikus Ondi

September 25, 2026
Kabupaten Puncak

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunker ke Kabupaten Puncak

September 25, 2026
PNG

PM PNG serukan tindakan global segera atasi perubahan iklim

September 25, 2026
Konflik

Konflik di Papua Barat dan Warga Sipil Harus Menanggung Akibatnya

September 25, 2026
Pasifik

Benarkah El Nino Penyebab Langsung Gelombang Laut yang Ganas di Pasifik?

September 25, 2026
MRP Papua Selatan bentuk Pansus

Komnas HAM didesak segera investigasi kasus Leonardo Konorop

September 25, 2026
Pemetaan indikatif Kenasaimos

Pemetaan indikatif Kenasaimos memperjelas ruang kelola adat dan batas wilayah

September 25, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

September 24, 2026
Bougainville

Buin tuan rumah Festival Cokelat Bougainville ke 10

September 23, 2026
Solomon

10 Menteri Kepulauan Solomon mengundurkan diri

March 17, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

April 10, 2026
Jurnalis Papua

Selamat jalan dua jurnalis Papua, Joost Mirino dan Hendrikus Ondi

0
Kabupaten Puncak

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunker ke Kabupaten Puncak

0
PNG

PM PNG serukan tindakan global segera atasi perubahan iklim

0
Konflik

Konflik di Papua Barat dan Warga Sipil Harus Menanggung Akibatnya

0
Pasifik

Benarkah El Nino Penyebab Langsung Gelombang Laut yang Ganas di Pasifik?

0
MRP Papua Selatan bentuk Pansus

Komnas HAM didesak segera investigasi kasus Leonardo Konorop

0
Pemetaan indikatif Kenasaimos

Pemetaan indikatif Kenasaimos memperjelas ruang kelola adat dan batas wilayah

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara