• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Pemuda di Sayosa Timur Sorong gelar pemutaran film dan diskusi tentang isu terkini

November 6, 2024
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Kristianto Galuwo
Sorong

Pemutaran film dan diskusi yang digelar kelompok pemuda di Distrik Sayosa Timur, Sorong. -Jubi/Gamaliel

0
SHARES
17
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Sejumlah pemuda adat yang tergabung dalam Konfederasi Selamatkan Tanah, Hutan, dan Manusia Papua atau KSTHMP berkolaborasi dengan Lembaga Nanki Papwouwti Ksih Papi atau LNPKP Distrik Sayosa Timur, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, mengadakan pemutaran film dokumenter “Bagaimana Nasib Orang Asli Papua Pasca-DOB?” dan diskusi bersama masyarakat dari enam kampung di Distrik Sayosa Timur, pada Senin (4/11/2024).

Ketua LNPKP Distrik Sayosa Timur Yordan Malamuk mengatakan, film tersebut juga mengangkat berbagai isu seperti tantangan yang dihadapi oleh masyarakat adat Papua, termasuk dampak dari pembangunan ekstraktif dan eksploitasi sumber daya alam (SDA) di wilayah mereka.

“Film ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama bagi para pemuda dan masyarakat di kampung yang tinggal di Tanah Sayosa Raya. Hutan kami sudah dirampas dan dieksploitasi oleh investor kelapa sawit dan penebangan kayu,” katanya.

Ia berharap lewat penayangan film ini, dapat menjadi sumber pengetahuan dan penyadaran bagi masyarakat setempat. “Kami bertekad untuk menjaga tanah kami dan menolak segala bentuk transmigrasi yang didatangkan ke Papua. Kami menolak segala bujukan dari Jakarta atas nama pemerintah pusat,” ujarnya.

Terkait transmigrasi, ia mendesak agar pemerintah harus menghentikan program tersebut. “Hutan dan tanah kami cukup untuk kebutuhan berkebun kami sendiri. Kami lelah hidup berdampingan dengan transmigran, yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah, sementara kami sebagai pemilik tanah sering terabaikan,” ujarnya.

Salah seorang perempuan adat setempat, Soraya Doo, yang hadir dalam pemutaran film menyoroti pentingnya peran perempuan dalam menjaga hutan dan SDA.

“Perempuan memiliki peran penting dalam mengelola hutan dan berkontribusi dalam pertumbuhan sosial masyarakat adat. Kami memiliki pemahaman yang mendalam tentang sumber daya alam, dan sering kali berada di garis depan dalam melawan eksploitasi dan alih fungsi hutan,” katanya.

BERITATERKAIT

Pemuda adat serukan perlawanan terhadap investasi dan perusakan hutan

Suku Marind Anim, manusia sejati terkuat yang terus digempur perubahan

Tolak PSN dan Transmigrasi, Aliansi Mahasiswa Papua se-Surabaya sampaikan pernyataan sikap

Kolonisasi dan transmigrasi di Tanah Papua (3/4)

Menurutnya, peran perempuan tidak hanya terbatas pada tugas domestik, tetapi juga memengaruhi keputusan adat. “Atau sebagai aktor penting di belakang layar,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pemuda dan masyarakat Sorong tegas menolak transmigrasi

Pemuda dan masyarakat Kabupaten Sorong menyatakan penolakan tegas, terhadap program transmigrasi dan segala bentuk investasi yang masuk ke seluruh wilayah Papua. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada Selasa (5/11/2024) di Sorong, yang bertujuan untuk menyuarakan keprihatinan masyarakat terhadap masa depan tanah air mereka.

“Kami pemuda dan masyarakat di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, menolak transmigrasi ke Tanah Papua. Hutan kami cukup untuk berkebun dan diwariskan untuk anak cucu kami. Kami tidak mau mewariskan air mata dan kutukan bagi generasi kami,” ujar salah satu pemuda adat yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Menurut Yordan Malamuk, penolakan tersebut bukan hanya sekadar protes, tetapi juga merupakan upaya nyata, untuk melindungi lingkungan dan hak-hak masyarakat adat Papua. Mereka menekankan pentingnya menjaga hutan sebagai sumber kehidupan dan warisan untuk generasi mendatang.

“Maka itu kami dengan tegas menolak transmigrasi dan segala bentuk investasi ke seluruh Tanah Papua,” katanya.

Ia menyatakan bahwa transmigrasi telah membawa dampak negatif bagi ekosistem hutan, dan kehidupan masyarakat asli. “Transmigrasi sering kali disertai dengan eksploitasi sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab. Investasi besar tanpa memperhatikan keberlanjutan lingkungan, akan merusak habitat alami dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat adat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Kita harus bersama-sama melindungi Tanah Papua dari berbagai bentuk ancaman. Hutan adalah paru-paru dunia dan sumber kehidupan kita. Jika kita membiarkan hutan terus dirusak, masa depan anak cucu kita akan sangat terancam,” ujarnya.

Selain itu, para peserta pertemuan juga membahas strategi untuk menyuarakan penolakan mereka secara lebih luas, termasuk melalui media sosial, demonstrasi damai, dan dialog dengan pemerintah daerah serta pusat. Mereka berharap agar pemerintah dapat mendengarkan aspirasi masyarakat adat, dan mencari solusi yang berpihak pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperjuangkan hak-hak mereka dan menjaga keutuhan alam Papua. “Kami tidak akan mundur dalam upaya melindungi tanah air kami. Papua adalah rumah kami, dan kami berhak menentukan masa depan kami sendiri,” katanya. (*)

Tags: Pemuda Adatpemutaran filmtransmigrasi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

investasi dan perusakan hutan

Pemuda adat serukan perlawanan terhadap investasi dan perusakan hutan

June 5, 2026
Marind Anim

Suku Marind Anim, manusia sejati terkuat yang terus digempur perubahan

March 17, 2025

Tolak PSN dan Transmigrasi, Aliansi Mahasiswa Papua se-Surabaya sampaikan pernyataan sikap

December 3, 2024

Kolonisasi dan transmigrasi di Tanah Papua (3/4)

November 21, 2024

Kolonisasi dan transmigrasi di Tanah Papua (2/4)

November 21, 2024

Kolonisasi dan transmigrasi di Tanah Papua (1/4)

November 20, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting
15 September 2026
Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting

Sorong, Jubi – The Papua Special Committee of the Regional Representative Council (DPD RI) says it will use its institutional [...]

Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest
15 September 2026
Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest

Sorong, Jubi – Moi Indigenous youth blocked several government offices in Sorong Regency, Southwest Papua Province, on Monday (14/9/2026), as [...]

109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026
14 September 2026
109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) says 109 people have been killed or injured in [...]

Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting
14 September 2026
Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police have identified two suspected perpetrators in the shooting that killed three civil servants in Jayawijaya, with [...]

Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting
12 September 2026
Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police investigating the shooting that killed three civil servants from the Jayawijaya Agriculture Department say they have [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PM PNG

PM PNG mendorong warga Memanfaatkan tanah pertanian

September 16, 2026
Vanuatu

PM Vanuatu memuji donasi China untuk pemulihan bencana ganda

September 16, 2026
Fiji

Situasi Fiji darurat karena 1 dari 60 orang dewasa hidup dengan HIV

September 16, 2026
PNG

Menteri PNG: Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

September 16, 2026
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026
Gubernur Nawipa kunker ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa berjanji listrik menyala 24 jam di Intan Jaya

September 16, 2026
Sampah Makanan

Sekolah adiwiyata didorong jadi penggerak pengurangan sampah makanan di Merauke

September 16, 2026
AS

Lembaga kajian AS mengusulkan pemindahan militer ke Guam, CNMI, dan Pasifik

September 15, 2026
HONAI

HONAI hadir untuk perdamaian dan kemanusiaan di Tanah Papua

September 15, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Pansus Papua

Pansus Papua gunakan kewenangan politik usut pelaku penembakan di Maybrat

September 15, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi palang sejumlah kantor sebagai bentuk protes

September 15, 2026
Wagub Geley bertemu Kemenhub

Wagub Geley minta Kemenhub tambah dana untuk perluasan Bandara Nabire

September 15, 2026
Pelajar ditangkap

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

September 15, 2026
PM PNG

PM PNG mendorong warga Memanfaatkan tanah pertanian

0
Vanuatu

PM Vanuatu memuji donasi China untuk pemulihan bencana ganda

0
Fiji

Situasi Fiji darurat karena 1 dari 60 orang dewasa hidup dengan HIV

0
PNG

Menteri PNG: Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

0
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

0
Gubernur Nawipa kunker ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa berjanji listrik menyala 24 jam di Intan Jaya

0
Sampah Makanan

Sekolah adiwiyata didorong jadi penggerak pengurangan sampah makanan di Merauke

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara