• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Tiga anggota Polres Merauke diamankan usai dugaan penganiayaan terhadap warga

September 7, 2026
in Animha
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Emanuel Riberu  - Editor: Arjuna Pademme
Merauke

Korban dugaan penganiayaan oknum polisi di Merauke, Leonardo M. Konorop (38 tahun), masih menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, Provinsi Papua Selatan - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
405
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Merauke, Jubi – Tiga anggota Polres Merauke diamankan setelah diduga terlibat penganiayaan terhadap warga bernama Leonardo M. Konorop (38 tahun), yang mengakibatkan korban hingga kini belum sadarkan diri dan masih menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Korban dilaporkan mengalami luka serius setelah diduga dianiaya oleh oknum polisi di Jalan Brawijaya, Kota Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Kamis (3/9/2026).

Wakil Kepala Kepolisian Merauke, Komisaris Polisi (Kompol) Jerry Koagouw, mengatakan tiga anggota tersebut diamankan setelah kejadian untuk menjalani proses pemeriksaan.

Namun menurutnya, penyidik masih melakukan penyelidikan sehingga belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

“Kalau anggota kita salah, ya kita berikan sanksi. Tapi kita harus melalui tahapan penyelidikan untuk menentukan ke depannya tersangka,” kata Jerry Koagouw, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi. Namum korban belum dapat dimintai karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan. Polisi akan meminta keterangan korban setelah kondisinya memungkinkan.

Jerry memastikan Polres Merauke akan menangani perkara tersebut secara transparan dan tidak menutup-nutupi apabila anggotanya terbukti melakukan kesalahan.

BERITATERKAIT

Warga yang diduga dianiaya polisi di Merauke meninggal dunia

Polres Merauke didesak tindaklanjuti laporan penyerangan terhadap marga Kamuyen

Diduga pakai Narkoba, Briptu IT di Merauke jalani penempatan khusus

Uskup Agung Merauke soroti maraknya pencurian dan premanisme di Merauke

“Kita transparan. Tidak ada kita tutup-tutupi. Kalau anggota kita salah, ya kita berikan sanksi,” ujarnya.

Ia mengatakan, kepolisian juga telah mengecek kondisi Leonardo Konorop di RSUD Merauke. Namun, belum dapat bertemu langsung dengan korban karena masih berada di ruang ICU.

“Nanti kalau mungkin dia sudah dipindahkan ke bangsal, kita pasti akan temui. Kita lihat kondisinya bagaimana,” ucapnya.

Sementara itu, aktivis LBH Papua Merauke, Philipus Cambu mengatakan dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada 3 September 2026.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan rangkaian peristiwa yang telah terjadi sejak 1 September.

Philipus Cambu mengatakan,  LBH Papua Merauke mendapat pengaduan melalui WhatsApp dan kemudian memberikan pendampingan kepada keluarga. Saat melihat kondisi Leonardo Konorop pada pagi hari yang sangat parah.

“Memang ada sekitar tiga oknum anggota polisi dan satu anggota tentara yang melakukan tindakan kejar-kejaran sampai dengan tindakan penganiayaan terhadap saudara Leonardo,” kata Philipus Cambu.

Namun, Cambu menegaskan pihak-pihak yang diduga terlibat belum dapat disebut sebagai pelaku karena perkara masih dalam tahap penyelidikan.

“Semua masih dalam tahapan penyelidikan. Jadi belum bisa kami sebut pelaku,” ujarnya.

Menurut Cambu, LBH Papua Merauke akan mendampingi keluarga selama proses hukum berlangsung. Ia meminta seluruh proses dilakukan sesuai prosedur dan tidak membedakan seseorang berdasarkan jabatan atau kedudukannya.

“Artinya tidak melihat dia itu anggota polisi, pejabat, atau punya pengakuan sosial yang tinggi, tetapi prosedurnya sama di hadapan hukum,” ucapnya.

Cambu juga meluruskan bahwa kedatangan LBH bersama keluarga ke Polres Merauke bukan untuk melakukan mediasi. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyampaikan keterangan dari pihak korban sekaligus mendengarkan penjelasan dari pihak kepolisian.

“Ini bukan bersifat mediasi. Ini komunikasi, konfirmasi,” katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima LBH, korban mengalami cedera pada bagian kepala dan diduga dipukul menggunakan kayu.

Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS), Damianus Katayu mengapresiasi langkah kepolisian yang telah menindaklanjuti laporan tersebut. Namun, ia meminta proses penanganan dilakukan secara profesional dan transparan.

Katayu mengatakan, apabila hasil penyelidikan membuktikan adanya tindak kekerasan yang dilakukan anggota kepolisian, maka harus ada tindakan tegas.

“Kalau memang ada unsur kekerasan, kalau bisa ditindak tegas,” kata Damianus Katayu.

Ia menegaskan pihaknya akan mengawal proses penanganan kasus tersebut. Menurut Damianus, perkara ini menyangkut keselamatan manusia sehingga harus ditangani secara serius.

“Ini nyawa manusia, nyawa orang asli Papua yang kita harus jaga,” ujarnya.

Dalam pertemuan keluarga korban yang didampingi LBH Papua Merauke dan MRP di Aula Polres Merauke, polisi memastikan proses terhadap anggota yang diduga terlibat tetap berjalan melalui dua jalur, yakni proses pidana umum dan pemeriksaan kode etik serta disiplin internal Polri.

Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian serta menentukan pihak yang bertanggung jawab secara hukum. (*)

Tags: Anggota Polres MeraukePenganiayaan WargaPolres Merauke
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Merauke

Warga yang diduga dianiaya polisi di Merauke meninggal dunia

September 8, 2026
Kamuyen

Polres Merauke didesak tindaklanjuti laporan penyerangan terhadap marga Kamuyen

March 20, 2026

Diduga pakai Narkoba, Briptu IT di Merauke jalani penempatan khusus

October 15, 2025

Uskup Agung Merauke soroti maraknya pencurian dan premanisme di Merauke

February 25, 2023

Polisi amankan 3 pelaku penyebar video asusila di Merauke

February 7, 2023

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Film dokumenter pesta babi di Eropa

Film dokumenter Pesta Babi diputar 17 kali di sejumlah negara Eropa

October 21, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara