• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Tentara minta data mahasiswa Papua, pembela HAM khawatir upaya bungkam suara kritis mahasiswa

April 7, 2025
in Animha, Polhukam
Reading Time: 5 mins read
0
Penulis: Theo Kelen - Editor: Alberth Yomo
Surat TNI

Surat permintaan data mahasiswa Papua dari Kodim 1707/Merauke yang dikirim ke Kabag Kesra Setda Merauke - IST

0
SHARES
50
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Komando Distrik Militer atau Kodim 1707/Merauke menyatakan permintaan data mahasiswa Papua untuk kepentingan mendeteksi dan mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin dapat terjadi di masyarakat termasuk di lingkungan perguruan tinggi.

Namun, aktivis Hak Asasi Manusia atau HAM menyatakan pendataan mahasiswa bukan kewenangan TNI, dan khawatir permintaan data mahasiswa tersebut sebagai upaya untuk membungkam suara kritis mahasiswa Merauke.

Komandan Distrik Militer 1707/Merauke, Letkol Inf Jhony Nofriady mengatakan pihaknya memang pada Selasa (25/3/2025) lalu menyurati Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke untuk meminta data mahasiswa Papua. Dasar permintaan data mahasiswa yaitu program kerja Kodim 1707/Merauke Bidang Intelijen/pengamanan dan pertimbangan Komando atau staf Kodim 1707/Merauke.

“Ya surat itu benar dari Kodim 1707/Merauke. Kita itu ada pendataan semua elemen tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, gabungan kelompok tani, mahasiswa, dan lain-lain,” kata Jhony kepada Jubi melalui layanan pesan whatsApp, pada Jumat (4/4/2025).

Jhony mengatakan TNI memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Salah satu implementasinya adalah dengan pendekatan teritorial melalui pembinaan masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan pertahanan rakyat semesta atau Siskamharta.

Jhony mengatakan Siskamharta di bidang teritorial merupakan upaya kolaboratif antara TNI dan seluruh elemen bangsa dalam menciptakan keamanan dan pertahanan yang stabil dan berkelanjutan. Serta mendorong kesiapsiagaan rakyat secara menyeluruh dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

TNI
Sejumlah prajurit TNI berada di lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Sawah di Kampung Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Agustus 2024 – Dok. Yayasan Pusaka Bentala Rakyat

“Dalam hal ini kegiatan yang dilakukan oleh TNI bersifat preventif, edukatif, dan konstruktif, bukan represif,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

Nilai Indonesia alami kemunduran kebebasan sipil, Civicus soroti Papua

Jhony mengatakan  permintaan data mahasiswa yang dilakukan oleh jajaran TNI bukan dimaksudkan untuk intervensi, pengawasan, ataupun membatasi kebebasan akademik mahasiswa. Jhony mengatakan justru TNI menjamin, menghormati, dan mendukung kebebasan akademik serta hak-hak sipil warga negara, termasuk para mahasiswa, sepanjang aktivitasnya berlangsung sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

“Kita tidak ada sedikitpun intervensi akademik kampus. Tidak ada yang perlu ditakuti. Kita kodim sebagai satuan kewilayahan harus tahu potensi wilayah kita,” katanya.

Jhony mengatakan data yang diminta semata-mata bertujuan untuk mendukung kegiatan deteksi dini, cegah dini, dan antisipasi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin dapat terjadi di tengah masyarakat, termasuk lingkungan kampus. Jhony mengatakan hal ini bagian dari tugas pokok TNI dalam mendukung stabilitas nasional yang bersifat preventif dan bukan bertujuan melakukan intimidasi terhadap kelompok tertentu.

Jhony mengatakan seluruh tindakan TNI di wilayah teritorial senantiasa dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, seperti polisi, pemerintah daerah, serta institusi pendidikan. Jhony mengatakan pihaknya selalu terbuka untuk berdiskusi secara  transparan, konstruktif, dan terbuka bersama para pemangku kepentingan termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa, guna menghindari kesalahpahaman yang bisa merugikan hubungan harmonis antar-elemen bangsa.

“Komitmen TNI untuk Rakyat. Kami menegaskan kembali bahwa seluruh tindakan TNI adalah demi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara dengan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia, demokrasi, serta kehidupan sosial yang harmonis. TNI akan selalu berdiri bersama masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketahanan nasional,” ujarnya.

Wakil Bupati Kabupaten Merauke, Fauzan Nihayah mengaku tidak mengetahui permintaan data mahasiswa Papua oleh Kodim 1707/Merauke tersebut. “Surat belum sampai ke saya langsung, jadi nanti cek dulu,” kata Fauzan kepada Jubi, pada Jumat (04/4/2025)

Bungkam suara kritis mahasiswa

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, Prof Cahyo Pamungkas mengatakan pendataan mahasiswa Papua oleh Kodim 1707/Merauke merupakan upaya pemetaan dan sebagai upaya pemetaan mahasiswa Papua asal Merauke yang kritis terhadap kebijakan yang dijalankan negara. Apalagi menurut Cahyo saat ini mahasiswa Papua secara khusus mahasiswa Merauke sangat lantang menyuarakan penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional atau PSN di Merauke.

“[Pendataan] ini menimbulkan kecurigaan terkait dengan kemungkinan pemetaan terhadap mahasiswa Papua untuk mengetahui siapa-siapa yang kritis terhadap Program Strategis Nasional Food Estates di Merauke,” kata Cahyo kepada Jubi, pada Sabtu (5/4/2025).

Cahyo mengatakan TNI tidak memiliki kewenangan untuk mendata mahasiswa. Cahyo mengatakan sejumlah mahasiswa Merauke baik yang di Merauke, Papua, maupun luar Papua menangkap pesan bahwa pendataan ini ditujukan untuk mengetahui mahasiswa yang kritis atau terlibat dalam gerakan masyarakat adat yang mempertahankan tanahnya.

“Pendataan mahasiswa bukan merupakan ranah kewenangan institusi-institusi aparat keamanan termasuk militer. TNI tidak memiliki kewenangan untuk mendata mahasiswa. Data penduduk dengan status kemahasiswaan seharusnya sudah ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga TNI tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pendataan secara langsung,” ujarnya.

Cahyo mengatakan mahasiswa dari Merauke baik yang di Merauke, Papua, maupun luar Papua, tidak perlu takut terhadap pendataan oleh TNI. Ia mengatakan mahasiswa Papua secara khusus mahasiswa Merauke harus tetap berani menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang telah merugikan masyarakat adat Papua.

7425 scaled

TNI tidak memiliki kewenangan

Direktur YLBHI LBH Merauke, Johnny Teddy Wakum mengatakan TNI tidak memiliki kewenangan untuk melakukan permintaan data atau melakukan pendataan mahasiswa Papua asal Merauke. Wakum mengatakan pendataan mahasiswa ini berkaitan erat dengan perlindungan data pribadi sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Undang – Undang 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, ini yang dilanggar dalam permintaan data mahasiswa Merauke.

“Pasal ini tegas melindungi hak mahasiswa sebagai subjek data pribadi untuk mendapatkan informasi tentang kejelasan identitas, dasar kepentingan hukum, tujuan permintaan dan penggunaan data pribadi dan akuntabilitas pihak yang meminta. Hak dalam pasal 5 ini bahkan bukan hak yang dikecualikan dalam alasan kepentingan pertahanan dan keamanan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 15,” kata Wakum kepada Jubi, pada Minggu (6/4/2025).

Wakum juga mengatakan cara pandang yang tidak tepat apabila TNI meminta data mahasiswa Papua untuk bertujuan mencegah dan mengantisipasi gangguan keamanan. Wakum mengatakan permintaan data mahasiswa itu justru berpotensi menebar ketakutan warga terutama mahasiswa Papua.

Wakum khawatir TNI akan sibuk melakukan yang bukan tugasnya untuk mendeteksi ancaman dari luar dan malah menganggap mahasiswa sebagai ancaman. Wakum mengatakan jika kita belajar dari sejarah, intervensi militer terhadap kebebasan ruang sipil hanya akan menjadi pintu gerbang pelanggaran-pelanggaran HAM.

“Tentunya kita tidak ingin terjadi apalagi dalam konteks Papua trauma dan luka terhadap pelanggaran HAM Berat masa lalu yang belum terselesaikan hingga saat ini,” ujarnya.

Tolak tebu
Mahasiwa dan masyarakat Merauke di Kota Jayapura menggelar aksi mimbar bebas menolak proyek perkebunan Tebu di Papua Selatan, Kamis (24/5/2024). – Jubi/Theo Kelen

Mahasiswa asal Merauke, Nikolaus Baragi merasa pendataan mahasiswa oleh Kodim 1707/Merauke bukan untuk kepentingan keamanan negara. Baragi khawatir pendataan mahasiswa Papua asal Merauke oleh TNI untuk mengidentifikasi mahasiswa  yang kritis, apalagi ada penolakan terhadap PSN di Merauke yang dilakukan mahasiswa.

“[Pendataan] ini bukan untuk kepentingan keamanan negara melainkan untuk melakukan aksi teror kepada Mahasiswa di Merauke karena ada sejumlah aksi protes tolak PSN yang dilakukan oleh mahasiswa. Terakhir bulan lalu kami Solidaritas Merauke yang terdiri dari LSM, Masyarakat Adat, Pemuda dan Mahasiswa sudah nyatakan sikap tegas untuk menolak segala bentuk investasi PSN di Merauke,” kata Baragi kepada Jubi, pada Sabtu.

Baragi mengaku khawatir dengan pendataan mahasiswa yang dilakukan oleh tentara dari Kodim 1707/Merauke. Akan tetapi, Baragi meminta agar mahasiswa Papua asal Merauke tetap kritis dan lantang menyuarakan penolakan terhadap kebijakan negara terutama proyek strategis nasional yang merugikan masyarakat adat.

“Mungkin saja tujuannya untuk mengidentifikasi setiap mahasiswa yang terlibat dan yang tidak terlibat [penolakan PSN]. Kami [mahasiswa tetap] bersama masyarakat adat akan terus lawan. Jujur program PSN tidak sejahterakan masyarakat adat. Dulu ketika MIRE dan MIFEE datang, dalil mereka ini akan membantu membuka lapangan pekerjaan terutama kepada orang asli pemilik hak ulayat tapi apa? Itu hanya untuk kepentingan oligarki,” ujar mahasiswa Merauke tersebut.

Direktur LBH Merauke, Johnny Tedy Wakum berharap permintaan data mahasiswa oleh TNI tidak menyurutkan semangat mahasiswa  bersuara mempertahankan hutan dan tanah adat Merauke dari ancaman deforestasi dan kerusakan ekologi akibat PSN Food Estate Merauke. “Pendataan ini tentunya membuat mahasiswa Merauke merasa tidak aman dan tidak nyaman. Namun saya berharap, mahasiswa Merauke bisa melihat dan setia pada tujuan mulia ini, apa pun yang merintangi mereka,” katanya.*

Tags: HAMmahasiswaTNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mahasiswa dan pelajar Nduga

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

October 28, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

October 22, 2026

Nilai Indonesia alami kemunduran kebebasan sipil, Civicus soroti Papua

October 19, 2026

Mahasiswa Intan Jaya peringati satu tahun tragedi Soanggama Berdarah

October 15, 2026

Biarkan Komisioner Tinggi PBB berkunjung ke Papua Barat

October 14, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari
28 October 2026
Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari

Manokwari, Jubi – A joint team from the Manokwari Police Criminal Investigation Unit and Amban Police have arrested PH, a [...]

West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta
28 October 2026
West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta

Manokwari, Jubi – West Papua Provincial Legislative Council Golkar faction leader Amin Ngabalin has urged Governor Dominggus Mandacan to return [...]

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights
27 October 2026
Southwest Papua bottled water project faces Indigenous opposition over customary land rights

Teminabuan, Jubi – Southwest Papua Governor Elisa Kambu says a proposed investment to use the Sembra River as a source [...]

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

October 28, 2026
Penerbangan di Bandara Sentani

Cuaca buruk: 225 penerbangan dari Bandara Sentani dibatalkan

October 28, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Ada kompetisi barista di Festival Kopi Papua Tengah

October 28, 2026
AMSI

AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

October 28, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Persiapan pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah sudah 90 persen

October 28, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

October 28, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

October 28, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
Perampok bersenjata di PNG

Gubernur West New Britain PNG angkat bicara mengenai perampok bersenjata

October 28, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
DBH Migas Otsus

Anggota DPR Papua Barat desak gubernur kembalikan DBH Migas Otsus

October 27, 2026
Mahasiswa dan pelajar Nduga

Pelajar dan mahasiswa Nduga nyatakan sikap terhadap penembakan tiga warga

October 28, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

0
Penerbangan di Bandara Sentani

Cuaca buruk: 225 penerbangan dari Bandara Sentani dibatalkan

0
Festival Kopi Papua Tengah

Ada kompetisi barista di Festival Kopi Papua Tengah

0
Festival Kopi Papua Tengah

Persiapan pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah sudah 90 persen

0
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

0
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

0
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara