• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Immer Jayapura tolak 2 juta hektare tebu di Merauke

Investor yang masuk di Papua Selatan banyak menyebabkan dampak buruk terhadap masyarakat adat

May 24, 2024
in Animha
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR-10 - Editor: Alberth Yomo
Sejumlah mahasiswa membacakan pernyataan sikap depan Halaman Asrama Maro Putra, Pandang Bulan, Heram Kota Jayapura Papua pada Kamis (23/5/2024).-Jubi/CR-10

Sejumlah mahasiswa membacakan pernyataan sikap depan Halaman Asrama Maro Putra, Pandang Bulan, Heram Kota Jayapura Papua pada Kamis (23/5/2024).-Jubi/CR-10

0
SHARES
4.7k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Ikatan Mahasiswa Merauke atau Immer Kota Jayapura Papua menggelar mimbar bebas menolak lahan tebu 2 juta hektare di Kampung Ngguti Bob, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini digelar di halaman Asrama Maro Putra, Padang Bulan, Heram Kota Jayapura Papua pada pukul 16.00 WIT, Kamis (23/5/2024).

Dalam kegiatan ini, mereka membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan, “Mimbar Bebas Kitorang menolak proyek 2 juta hektar tebu di Kabupaten Merauke,” Save Indigenous Papuans’ Forests,” “Kami dibesarkan dengan sagu dan hutan adat bukan dengan uang perusahaan,'” ” Stop jual tanah,” “Jaga hutan Papua,” ” Papua bukan tanah kosong.”

Bahkan dalam kegiatan ini ada tiga pemuda yang memakai busana adat sebagai pemberi pesan bahwa masyarakat adat di Merauke masih ada dan lahan seluas dua juta hektare bukan tanah kosong.

Mereka menyebut aksi itu untuk menyadarkan pemerintah Papua Selatan. ” Sebelum ada aturan negara, aturan adat sudah ada duluan. Kasitau bupati, di Papua Selatan bukan tanah kosong, kepentingan bapak-bapak Jawa sana kami jadi korban, kami mahasiswa dan masyarakat dengan tegas menolak investor tebu 2 juta hektar,” ujar Stenly Dambujai dalam orasinya.

Ketua Ikatan Mahasiswa Merauke atau Immer di Kota Jayapura Kasimirus Chambu mengatakan, investasi itu tidak melibatkan masyarakat adat, tokoh-tokoh adat, serta beberapa tokoh lainnya. Investasi ini juga akan merugikan masyarakat dalam banyak hal, yakni sistem mata pencarian untuk bertahan hidup, sumber daya alam di hutan juga akan hilang.

IMG 20240523 164905 424@ 713362530 01 1
Suasana sejumlah mahasiswa berorasi secara bergantian di Halaman Asrama Maro Putra, Pandang Bulan, Heram Kota Jayapura Papua pada Kamis (23/5/2024).-Jubi/CR-10

Perusahaan tebu 2 juta hektar, kata Chambu, bukan untuk masyarakat di Kampung Seramayan tetapi akan merugikan seluruh masyarakat di Merauke. Jadi pihaknya meminta kepada Presiden Jokowi, Menteri Investasi dan Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Pj Gubernur Papua Selatan Dr. Ir Apolo Safanpo dan Bupati Kabupaten Merauke Romanus Mbaraka, untuk serius melihat dampaknya, agar ada rasa keadilan bagi masyarakat.

” Iya, tujuan aksi mimbar bebas ini untuk menolak dengan tegas, tanah Animha dijadikan lahan tebu 2 juta hektare,” kata Chambu. Chambun juga menegaskan, bila seruan mereka tidak digubris, maka pihaknya akan membangun konsolidasi bersama masyarakat akan menggelar aksi di kabupaten Merauke Papua Selatan.

BERITATERKAIT

No Content Available

Koordinator lapangan atau Korlap umum aksi mimbar bebas Adrianus Tampiama mengatakan, Investor yang masuk di Papua Selatan banyak menyebabkan dampak buruk terhadap masyarakat adat di sana. Beberapa hari lalu terjadi banjir di kampung bupul menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh total.

Menurutnya, banjir parah yang terjadi di Merauke akhir-akhir ini, penyebabnya adalah kerusakan hutan dan lahan yang dilakukan aktivitas perusahaan kelapa sawit. Kondisi itu akan lebih parah, jika perusahaan tebu diijinkan beroperasi. Oleh sebab itu pihaknya sebagai generasi muda Tanah Animha menolak dengan tegas investor tebu dua juta hektare itu. ” Saya dengan tegas menolak perusahaan Tebu di Kabupaten Merauke,” ujarnya.

Tampiama mengatakan,  hari ini orang bicara Merauke sebagai lumbung pangan nasional, namun dua atau tiga tahun mendatang akan jadi cerita buruk bagi generasi yang akan datang. ” Tanpa tanah kami tidak bisa hidup, kami lahir dan dibesarkan dari tanah ini, jadi kami dengan tegas menolak perusahaan tebu dua juta hektare itu,” katanya.

IMG 20240523 171516 989
Suasana di Halaman Asrama Maro Putra, Pandang Bulan, Heram Kota Jayapura Papua pada Kamis (23/5/2024).-Jubi/CR-10

Immer Kota Jayapura menyatakan bahwa pembukaan lahan 2 juta hektare untuk perkebunan tebu akan berdampak pada kehilangan kawasan tutupan hutan, rawa-rawa,  sumber-sumber air minum masyarakat, juga menyebabkan bencana alam akibat hilangnya kawasan penyangga sebagai daerah resapan air serta akan mengakibatkan penurunan permukaan tanah di kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan.

Pembukaan lahan tebu ini juga akan menghilangkan rumah dari satwa-satwa endemik seperti kangguru, cenderawasih, rusa, kasuari, babi, musamus dan lainnya, serta akan menghilangkan tanaman-tanaman endemik yang berfungsi sebagai hiasan dan ritual-ritual adat.

Akan terjadi konflik lahan antar sesama masyarakat adat malind, [alias Marindo] atau dengan perusahaan. Juga akan terjadi penggusuran dan pengusiran masyarakat adat suku malind atas tanah ulayatnya. Tempat-tempat sakral akan rusak dan hilang, demikian juga wilayah adat suku-suku dan sub suku malind sebagai tempat budaya akan jadi kenangan.

Pembukaan lahan besar-besaran di Merauke juga akan memperburuk kesehatan masyarakat. Akan ada banyak limbah-limbah kimia yang mencemari lingkungan dan kemudian berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat.  Air bersih dan makanan juga akan sulit didapatkan. ” Contoh nyata yang sudah terjadi di kampung Zenegi, dimana terjadi kelaparan ditengah kepungan perusahaan kayu dan pengelola lahan hutan tanaman industri,” kata Tampiama.

Masyarakat adat suku Malind tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan proyek 2 juta hektar Perkebunan tebu, tiba-tiba muncul barang ini di Merauke. Jadi jelas, bahwa masyarakat dan tanah adatnya akan selalu menjadi objek pemerintah pusat.(*)

Tags: Immer JayapuraTolak Perkebunan Tebu di Merauke
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

No Content Available

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara