• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Jaringan internet Starlink dinilai cocok dipakai di Papua

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua: Kalau Starlink kita letakkan dia nyari sendiri

May 30, 2024
in Tanah Papua
Reading Time: 5 mins read
0
Penulis: Theo Kelen - Editor: Syofiardi
Starlink

Jaringan internet Starlink yang dipasang di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua. - Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
2.1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Layanan internet satelit Starlink dari perusahaan SpaceX milik Elon Musk dinilai sangat cocok digunakan di wilayah Papua. Starlink diklaim memiliki kecepatan internet yang kencang dan stabil dengan harga yang relatif terjangkau dan murah. Namun, pemerintah diingatkan agar tidak sekedar menjadikan layanan internet satelit sebagai proyek.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto S Kom mengatakan layanan internet VSAT Starlink menjadi harapan dan angin segar bagi masyarakat. Menurut Jeri, layanan internet VSAT Starlink sangat cocok digunakan di Papua.

Ia mengatakan setelah VSAT Starlink diluncurkan di Bali oleh Presiden Jokowi dan Elon Musk, tentu menjadi harapan dan angin segar, sebab teknologi VSAT Starlink sangat memungkinkan untuk daerah dengan geografis yang sulit, termasuk di Papua.

“Tentu lebih mudah dari VSAT konvensional lainnya, kalau Starlink kita letakkan dia nyari sendiri. Kelebihan-kelebihan Starlink lebih simpel, kalau VSAT konvensional lainnya kita harus siapkan piringan, antena, starlink kan tidak,” kata Jeri kepada Jubi di Kota Jayapura, Selasa (28/5/2024).

Starlink

Dari segi bentuk dan teknologi, kata Jeri, sangat simpel dan backbone menggunakan satelit orbit rendah atau low earth orbit. Satelit Starlink beroperasi di low earth orbit di bawah ketinggian 600 kilometer dan bertahan hingga 5 tahun.

Jeri mengatakan layanan internet Starlink bisa menjadi solusi digunakan di daerah-daerah yang secara geografis sulit karena sangat simpel dan mudah. Menurutnya VSAT Starlink berbeda dengan VSAT konvensional lainnya karena layanan VSAT lainnya membutuhkan kerja ekstra dari teknisi untuk pointing.

BERITATERKAIT

Digicel PNG jual kembali layanan Starlink kepada perusahan

Mengapa jaringan internet di Tanah Papua kerap putus?

Jaringan internet dan telepon di Jayapura terganggu selama lima jam

Layanan 4G Telkomsel dan Indihome memburuk, DPR Papua Tengah desak kompensasi

“Kita berharap VSAT Starlink bisa menjadi salah satu alternatif. Tapi kan kita belum tahu VSAT Starlink ini ke depannya, kita baru pakai ini. Nah, dari segi bentuk, teknologi sangat simpel. Backbone menggunakan satelit low orbit atau sangat rendah memungkinkan cepat untuk bermanuver. Beda dengan layanan VSAT stasiun geosioner yang sangat jauh sekali dan luas,” ujarnya.

Menurutnya bandwidth atau kecepatan internet VSAT Starlink sangat bagus dan kencang. Pihaknya sudah memakai layanan Starlink sejak Mei 2024 yang dipesan dari Jakarta dengan harga sekitar Rp40 juta.

Starlink
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto S Kom. – Jubi/Theo Kelen

Harga perangkat keras Starlink di situs https://www.starlink.com/id/residential berkisar Rp4.680.000 hingga termahal yang dipasang di kapal Rp43.721.590. Pelanggan juga dapat memilih paket layanan untuk keluarga berkisar Rp750.000 per bulan hingga tertinggi untuk prioritas mobile-5 TB Rp86,130 juta per bulan. Perangkat keras Starlink berukuran 575 mm x 511 mm atau 22,6 inci x 20,1 inci.

“Itu perangkat keras Starlink saja belum ada aksesoris lainnya. Seperti kita mau share kita butuh WiFi, dan mikrotik. Mikrotik Starlink itu tidak boleh diutak atik, tidak diizinkan. Kalau mau dipakai banyak orang kita harus tambah device mikrotik supaya digunakan. Tahun ini kita ada coba, kecepatnya cukup bagus. Yang kita coba harga paket layanan Rp730 ribu per bulan, bandwidth download itu 230 mbps,” katanya.

Jeri akan melakukan uji coba layanan internet Starlink di Kampung Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. “Barangnya sudah ada, kita sudah coba di kantor. Kita mau coba di Kampung Skouw yang belum terjangkau kabel optik Telkom,” ujarnya.

Jangan hanya sekedar proyek

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi dalam keterangan pers pada (20/5/2024) meyakini kehadiran layanan internet satelit dapat menjadi alternatif solusi penyediaan akses internet terutama di daerah terpencil. Menurutnya, kondisi geografis Indonesia dengan lebih dari 17.500 pulau dan pegunungan menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan akses jaringan infrastruktur digital.

Starlink kini tersedia di 32 negara. Di Indonesia, layanan internet Stralink dari Space X telah mendapatkan izin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, yakni izin layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan Internet Service Provider (ISP). Uji coba layanan internet Starlink telah dilakukan di Bali pada 19 Mei 2024.

Akan tetapi, Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komunikasi Provinsi Papua Periode 2022-2027, Rizky Achmad S Kom MT mengingatkan agar layanan internet berbasis VSAT/satelit jangan hanya dijadikan proyek. Ia mengatakan hal ini menjadi persoalan besar yang sering terjadi di Papua.

Starlink
Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komunikasi Provinsi Papua Periode 2022-2027 Rizky Achmad S Kom MT. – Jubi/Theo Kelen

“Infrastruktur TIK mesti dibikin, tapi jangan sekedar proyek, tapi berkelanjutan. Ini yang menjadi persoalan yang paling besar. Jangan barang dibeli terus tidak dipakai. Itu paling terjadi hanya sekedar memuaskan proyek, tapi pemanfaatan itu. Kalau tidak bayar langganan, kalau bangun internet tidak dimanfaat, kita beli alat itu percuma, itu kayak BTS,” kata Ketua Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer dan Manajemen (FIKOM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura tersebut.

Rizky mengatakan layanan internet VSAT/satelit seperti Starlink sangat dibutuhkan di Tanah Papua. Layanan internet VSAT seperti Starlink sangat memungkinkan digunakan bagi masyarakat di daerah-daerah dengan topografi seperti di Papua. Namua penggunaan internet perlu dibarengi dengan literasi internet digital bagi masyarakat.

“Internet di Papua ini sangat, sangat dibutuhkan, cuma kita di Papua topografi wilayahnya gunung. Makanya di pedalaman kampung yang bisa dijangkau, yah VSAT/satelit. Entah apanya namanya yang penting vsat atau satelit,” ujar Rizky kepada Jubi, Senin (27/5/2024).

Menurutnya dari segi harga layanan internet VSAT Starlink sangat murah. Selain itu dari sisi kecepatan upload dan download-nya luar biasa bagus dan tidak terlalu ribet saat pemasangan. Kelebihan VSAT Starlink dengan VSAT konvensional lainnya tidak direpotkan dengan pointing saat pemasangan.

“Stralink itu kan layanan internet berbasis satelit atau vsat. Dari sisi harga sangat murah dengan layanan internet VSAT. Dulu internet VSAT digunakan biayanya tinggi sekali, kecepatan terbatas. Semua terbatas, VSAT konvensional lainnya maka pointing menjadi sesuatu yang luar biasa,” katanya.

Rizky juga mengatakan layanan internet Starlink perlu membangun server di Indonesia. “Server itu harus ada di Indonesia, tapi apakah itu kita sudah siap dengan segala macam. Apakah pangsa pasar Indonesia siap, regulasinya seperti apa? Itu pasti pertimbangan dari Starlink,” ujarnya.

Sangat membantu

Warga Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan David Sobolim mengaku layanan internet Starlink sangat membantu. Menurutnya kecepatan internet Starlink sangat bagus dan tidak membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengirim atau mengunduh file.

“Bandingan dengan sebelum ada Starlink dua sampai lima jam untuk mengirim atau mendownload file dan aplikasi,” ujarnya.

Layanan internet Starlink di Kabupaten Yahukimo, kata Sobolim, diperkenalkan seorang dokter umum yang bekerja di RSUD Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ia lalu tertarik dan membeli ke Amerika Serikat dengan harga Rp20 juta pada 2023. Ia membayar paket tanpa batas untuk pribadi Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan dan untuk kantor Rp1,7 juta per bulan.

Starlink
Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dan CEO Starlink Elon Musk saat uji coba layanan internet Starlink di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sumerta Kelod, Denpasar, Bali, Minggu (19/05/2024). – Dok https://www.kominfo.go.id

“Kalau [Starlink] dipakai di Yahukimo pada 2023. Tapi kami di kantor [Bawaslu Yahukimo mulai pakai] pada 10 Februari 2024,” katanya.

Sebelum ada Starlink, kata Sobolim, masyarakat menggunakan jaringan internet Ubiqu maupun TPNet.com dengan harga voucher Rp20.000 per jam dan Rp50.000 per tiga jam. Padahal pemerintah daerah sudah banyak membangun tower untuk jaringan, namun tidak difungsikan dengan baik.

Sobolim mengatakan pemda sudah berusaha mengizinkan penyedia jaringan internet untuk membangun BTS, namun BTS-BTS tersebut tidak berlaku dan hanya menjadi bangunan perusak pemandangan kota.

“Di Kabupaten Yahukimo sendiri rata-rata penyedia voucher WiFi menjual dengan harga 1 jam Rp20.000 dan 3 jam Rp50.000. Itupun yang bisa menggunakan pasti orang tertentu yang punya uang,” ujar Sobolim kepada Jubi pada Sabtu (25/5/2024).

Ia berharap kehadiran jaringan internet Starlink membawa dampak perubahan, karena masyarakat tidak harus ketinggalan informasi. Ia juga memanfaatkan jaringan internet untuk mengikuti kuliah online dan menjual produk lokal ke dunia luar.

“Saya sangat mendukung dan berharap Pemda menyediakan layanan internet Starlink bagi masyarakat, khusus di Papua Pegunungan, karena Telkomsel merugikan kami masyarakat. Saya sebagai pengguna kartu Simpati layanan untuk jaringan internet tidak baik sekali dan menjadi korban karena beli kuota tetapi saya tidak menggunakan, internet habis sendiri. Dan kami mau mengklaim tetapi kantor Telkomsel di Yahukimo tidak ada,” katanya. (*)

Tags: jaringan internetStarlinktelekomunikasi Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Digicel PNG

Digicel PNG jual kembali layanan Starlink kepada perusahan

May 27, 2026
Jaringan Internet

Mengapa jaringan internet di Tanah Papua kerap putus?

May 11, 2026

Jaringan internet dan telepon di Jayapura terganggu selama lima jam

April 9, 2026

Layanan 4G Telkomsel dan Indihome memburuk, DPR Papua Tengah desak kompensasi

September 15, 2025

Jaringan internet terganggu, Pemprov Papua Selatan akan temui Komdigi dan Telkom

September 2, 2025

SD Buakonikai di Pulau Rabi Fiji terima sistem tenaga surya dan koneksi Starlink

November 5, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM
7 October 2026
Students who raised Morning Star flag are USTJ students : BEM

Jayapura, Jubi – The Student Executive Council of the University of Science and Technology Jayapura (BEM USTJ) says the three [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
GAMKI program masyarakat

Pemprov Papua Tengah berharap GAMKI menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat

October 9, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Hujan es

Hujan es dan salju turun di seluruh Provinsi Enga PNG

October 9, 2026
Lapas Merauke

Kerusuhan di Lapas Merauke: Bangunan dibakar, sejumlah Napi kabur

October 9, 2026
BEM USTJ

BEM: Pengibar Bintang Kejora adalah mahasiswa USTJ

October 6, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

0
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

0
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

0
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

0
GAMKI program masyarakat

Pemprov Papua Tengah berharap GAMKI menghadirkan program bermanfaat bagi masyarakat

0
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara