• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Warga tuturkan kronologi penembakan yang menyebabkan Tarina Murib meninggal

March 12, 2023
in Tanah Papua, Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Tarina Murib

Nerce Telenggen, salah satu warga sipil yang menjadi korban penembakan yang terjadi di Kampung Pamebut, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah pada 3 Maret 2023. - Istimewa

0
SHARES
287
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Eskalasi konflik bersenjata bersenjata antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB dan aparat keamanan TNI/Polri di Kampung Pamebut, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah pada 3 Maret 2023 lalu menyebabkan seorang warga bernama Tarina Murib meninggal dunia karena terkena tembakan. Sejumlah delapan warga lainnya juga terluka karena tembakan.

Salah seorang korban yang tertembak dalam rangkaian peristiwa pada 3 Maret 2023, Nerce Telenggen menceriterakan kronologi penembakan Tarina Murib. Nerce Telenggen menuturkan dirinya pada 2 Maret 2023 bermalam bersama Tarina Murib dan anak-anak mereka di dalam honai yang sama.

Telenggen bercerita, pada 3 Maret 2023 pagi, ia dan Tarina Murib bangun sekitar pukul 05.00 WP. “Sekitar pukul 05.00 WP, kami baru bangun tidur.  Saya tidur satu honai bersama Tarina Murib. Setelah bangun pagi, saya menyalakan api di tungku, sementara Ibu Tarina Murib keluar dari honai untuk buang air kecil,” tutur Telenggen.

Telenggen menyatakan beberapa saat setelah Tarina Murib keluar dari honai, ia mendengar bunyi tembakan. Mama Tarina Murib masuk lagi ke dalam honai dalam kondisi terluka karena tembakan, dan Nerce Talenggen langsung memeluknya.

“Yang kena [tembak] dia [Tarina Murib] duluan, lalu dia masuk [kembali ke dalam honai]. Tidak ada nama lain, saya berseru ‘dalam nama Yesus, dalam nama Yesus’, langsung saya peluk [Mama Tarina Murib. Saya berseru] ‘Aduh Tuhan’.  [Akan tetapi, ada tembakan lagi] langsung kena tangan [kanan saya]. Ketika saya mau berbalik, ternyata di [bagian] belakang, [di sisi kiri perut saya] sudah pendarahan juga,” kata Nerce Telenggen.Di dalam honai itu, Nerce Telenggen lantas merangkul anak-anaknya. “Saya langsung pegang sa pu anak-anak. [Saya bilang kepada anak-anak saya], ‘mama sudah kena tembakan, jadi kamu semua datang di depan saya’. Saya kumpul mereka semua, kami enam orang [di dalam honai],” kata Nerce Telenggen.

Setelah menenangkan anak-anaknya agar tetap duduk di dalam honai, Telenggen memberanikan diri untuk keluar dari honai. “Dalam pergumulan [batin saya], saya akhirnya berseru ‘dalam nama Yesus, dalam nama Yesus’ dengan suara besar. Anggota [aparat keamanan] takut, senjata [mereka] dalam berdiri begini,” tutur Telenggen yang dengan tangannya memperagakan arah moncong senapan yang mengarah ke atas.

Saat itu Telenggen tidak melihat ada anggota kelompok bersenjata TPNPB, dan ia melihat beberapa aparat keamanan. Sejumlah aparat keamanan itu memanggil Nerce Telenggen agar mendekat. “Mereka panggil [saya]. ‘Mari ibu, bawa anak-anak semua’,” kata Nerce menirukan ucapan aparat keamanan. Ia lantas mebawa anak-anaknya keluar dari honai.

BERITATERKAIT

TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan, Satgas Damai Cartenz: Korban warga sipil

Konflik di Papua Barat dan Warga Sipil Harus Menanggung Akibatnya

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

Dua terduga pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya adalah DPO

“Mereka memberikan makanan itu air minum dan wafer. Saya mengambil wafer itu, kemudian saya berdoa dan memberikannya kepada anak-anak saya, dan mereka makan” katanya.

Telenggen mengatakan ia sempat ditanyai aparat keamanan itu. Mereka bertanya apakah Telenggen mengetahui tempat tinggal Kalenak Murib dan anggota TPNPB lainnya. “Saya bilang ke aparat, mereka punya rumah jaraknya jauh dari kami [yang] tinggal di sini. Kalau mereka datang, paling [melintas dengan] cepat saja, baru mereka jalan lagi,” katanya.

Telenggen menjelaskan ia ingin pergi ke Kampung Gibobak di Distrik Sinak, Puncak, untuk dirawat di rumah sakit. Telenggen mengatakan bahwa, tangannya terkena tembakan, jadi ia harus mendapatkan perawatan medis. Aparat keamanan itu lantas menelepon tim medis yang kemudian datang ke Pamebut dan mengobati luka tembaknya.

Lalu, Nerce Telenggen membawa anak-anakknya berjalan ke arah Kampung Gibobak. Sepanjang perjalanan itu, Telenggen terus doa agar dikuatkan untuk menempuh perjalan tersebut.

“Selama didalam perjalan saya hanya berdoa sepanjang jalan, apakah saya bisa samapai di rumah sakit atau tidak. Terpaksa  saya jalan pelan-pelan menuju ke rumah sakit yang terletak di Kampung Gigobak untuk mendapatkan pengobatan,” katanya.

Pada 6 Maret 2023, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman menyatakan warga yang tewas di Kampung Pamebut pada 3 Maret 2023 terluka karena tembakan anggota TPNPB. Ia menyatakan seorang prajurit Satuan Tugas Batalion Infantri Raider 303/ Setia Sampai Mati dari Jawa Barat juga meninggal dunia dalam kontak tembak di Kampung Pamebut itu.

Herman menjelaskan kontak tembak itu bermula setelah TPNPB menembak warga sipil bernama TM di Kampung Pamebut. Ia menyatakan aparat TNI berupaya mengevakuasi korban ke puskesmas, namun malah diadang dan ditembak kelompok TPNPB.

“Insiden itu mengakibatkan Praka JM tertembak dan akhirnya terjadi kontak tembak. Prajurit Praka JM yang tertembak berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sinak, namun dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. Demikian pula warga sipil TM yang ditembak KST dinyatakan meninggal dunia,” kata Herman.

Di pihak lain, pemimpin TPNPB Komando Daerah Perang Sinak, Brigadir Jenderal Kalenak Murib  membantah pernyataan TNI itu. Ia balik menuding  pihak yang menembak warga sipil itu justru pasukan TNI.

“Kami membantah pernyataan aparat kolonial Indonesia yang mengatakan TPNPB menembak warga sipil. Kami tidak pernah menembak warga sipil atau membakar rumah warga. Penembakan terhadap warga sipil itu dilakukan prajurit TNI saat mereka mau mengejar kami,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyeru agar aparat keamanan mengusut tuntas terkait kasus penembakan yang menyebabkan Tarina Murib meninggal dunia dan delapan warga sipil lainnya terluka. “Jangan langsung buru-buru mengeluarkan kesimpulan sebelum adanya penyelidikan yang menyeluruh sesuai prosedur yang berlaku,” kata Usman kepada Jubi melalui layanan pesan WhatsApp pada Rabu (8/3/2023). (*)

Tags: konflik bersenjataKonflik Bersenjata di PuncakKonflik Bersenjata di Tanah PapuaPenembakanPenembakan Warga SipilPolriTNITPNPB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan

TPNPB klaim eksekusi aparat keamanan, Satgas Damai Cartenz: Korban warga sipil

October 15, 2026
Konflik

Konflik di Papua Barat dan Warga Sipil Harus Menanggung Akibatnya

September 25, 2026

TPNPB Kodap Ndugama pelaku penembakan di jalan trans Wamena-Ndugama

September 16, 2026

Dua terduga pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya adalah DPO

September 13, 2026

109 orang menjadi korban kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026

Polisi kantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara