• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Mayoritas titik api Papua Selatan di wilayah Food Estate dan PSN

July 18, 2026
in Rilis Pers, Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
titik api di Provinsi Papua Selatan

Peta titik api di Provinsi Papua Selatan periode 1-9 Juli 2026-Dok. WALHI untuk Jubi

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Analisis spasial Eksekutif Nasional Wahan Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama WALHI Papua menunjukkan bahwa titik api (hotspot) di Provinsi Papua Selatan tidak terjadi secara acak. Mayoritas berada di wilayah Food Estate dan konsesi perusahaan Proyek Strategis Nasional atau PSN.

WALHI menyatakan, sebaran titik api justru memperlihatkan pola yang kuat berada pada lanskap yang telah dialokasikan pemerintah maupun korporasi untuk proyek pangan skala besar dan berbagai bentuk konsesi.

Berdasarkan hasil overlay data hotspot periode 1-9 Juli 2026 dengan peta konsesi dan kawasan Program Strategis Nasional (PSN), sedikitnya 399 titik api berada di dalam area yang telah dibebani izin maupun dialokasikan untuk proyek pangan nasional. Dari jumlah tersebut, 245 titik api berada di kawasan Food Estate, 115 titik api berada di konsesi PBPH, dan 39 titik api berada di konsesi perkebunan kelapa sawit (dapat dilihat dalam peta).

Menurut WALHI, temuan ini menunjukkan bahwa hampir sepertiga dari seluruh 1.292 titik api di Papua Selatan muncul di kawasan yang telah mengalami intervensi tata ruang melalui pemberian izin usaha maupun pengembangan proyek strategis nasional.

“Konsentrasi titik api yang tinggi di dalam kawasan Food Estate menjadi temuan penting. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan yang diproyeksikan sebagai pusat produksi pangan nasional justru telah menghadapi tekanan ekologis sejak tahap awal pengembangannya,” kata Uli Arta Siagian, Koordinator Pengkampanye Eksekutif Nasional WALHI dalam siaran pers yang diterima Jubi, Sabtu (18/7/2026).

Katanya, kebakaran yang akan berulang di kawasan seperti ini tidak dapat dipandang sebagai peristiwa alam semata. Melainkan harus dibaca sebagai bagian dari perubahan bentang alam yang berlangsung secara massif.

Menurutnya, perubahan tutupan hutan, pembukaan lahan, pembangunan jaringan jalan, hingga pengeringan kawasan rawa dan lahan basah akan meningkatkan kerentanan suatu bentang alam terhadap kebakaran.

BERITATERKAIT

Pemprov Papua Selatan matangkan Raperdasi penyelenggaraan pendidikan

PSN Merauke disebut berkembang, namun hak masyarakat adat tak terjawab

Presiden diminta tinjau ulang KSPEAN dan hentikan pembangunan pabrik propelen di Papua Selatan

Organisasi masyarakat sipil tolak Wanam, Merauke dijadikan Kawasan Industri Pertahanan dan Amunisi

Ia mengatakan, Provinsi Papua Selatan selama ini dikenal sebagai wilayah yang didominasi hutan dataran rendah, rawa, gambut dan ekosistem basah yang secara alami memiliki kemampuan menjaga kelembapan lanskap.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ketika bentang alam tersebut dikonversi menjadi kawasan produksi berskala besar, karakter ekologisnya ikut berubah sehingga lebih rentan mengalami kebakaran pada musim kering.

Analisis WALHI juga memperlihatkan bahwa sebaran titik api tidak hanya berada pada kawasan yang telah dibuka, tetapi juga berada di sekitar konsesi-konsesi aktif.

“Pola ini mengindikasikan bahwa ekspansi berbagai izin pemanfaatan lahan telah meningkatkan tekanan terhadap bentang alam Papua Selatan,” ujar Uli.

Temuan lain yang tidak kalah penting adalah tumpang tindih antara kawasan pengembangan pangan nasional dengan wilayah adat masyarakat Papua.

Di Kabupaten Merauke terdapat 5 suku asli, yaitu Suku Marind, Suku Yei, Suku Kanum, Suku Muyu, dan Suku Mandobo. Masing-masing Suku memegang hak ulayat tanah dan hutan adat di wilayahnya, dan ada juga ratusan Marga.

Overlay antara peta wilayah adat dan kawasan PSN menunjukkan bahwa sebagian besar ruang yang direncanakan sebagai kawasan produksi berada pada wilayah yang selama ini menjadi ruang hidup masyarakat adat tersebut.

Kondisi itu disebut menimbulkan dua risiko sekaligus. Di satu sisi, masyarakat adat kehilangan wilayah adat dan sumber penghidupan.

“Di sisi lain, ketika bentang alam yang selama ini dijaga oleh masyarakat adat berubah menjadi kawasan produksi berskala industri, fungsi ekologis kawasan sebagai penyangga kebakaran juga ikut melemah,” kata Direktur Eksekutif WALHI Papua, Maikel Peuki.

Maikel Peuki mengatakan, bagi pihaknya fakta ratusan titik api berada di kawasan Food Estate dan konsesi menunjukkan bahwa pendekatan pembangunan yang bertumpu pada ekspansi lahan, tidak dapat lagi dipisahkan dari meningkatnya risiko krisis ekologis di Papua Selatan.

Katanya, pembangunan pangan semestinya memperkuat ketahanan ekologi, bukan justru memperbesar kerentanan lanskap terhadap kebakaran.”

Atas dasar temuan tersebut, Eksekutif Nasional WALHI dan WALHI Papua mendesak pemerintah untuk mengevaluasi dan menghentikan secara menyeluruh proyek PSN Pangan di Papua Selatan.

Menghentikan pembukaan kawasan hutan dan rawa yang masih tersisa, melakukan audit terhadap seluruh konsesi yang berada di wilayah dengan konsentrasi titik api tinggi, serta menjamin pengakuan dan perlindungan wilayah adat sebagai ruang hidup masyarakat adat Papua, sekaligus benteng terakhir perlindungan ekosistem Papua. (*)

Tags: ApiFood EstatePapua SelatanPSNTitik
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Raperdasi pendidikan Pemprov Papua Selatan

Pemprov Papua Selatan matangkan Raperdasi penyelenggaraan pendidikan

July 16, 2026
PSN Merauke

PSN Merauke disebut berkembang, namun hak masyarakat adat tak terjawab

July 15, 2026

Presiden diminta tinjau ulang KSPEAN dan hentikan pembangunan pabrik propelen di Papua Selatan

July 14, 2026

Organisasi masyarakat sipil tolak Wanam, Merauke dijadikan Kawasan Industri Pertahanan dan Amunisi

July 14, 2026

Pemprov Papua Selatan siapkan komitmen lintas sektor percepat eliminasi kusta

July 10, 2026

Pemprov Papua Selatan bentuk Pokja percepat pengelolaan hutan berkelanjutan

July 8, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Christian Forum Calls for Humanitarian Dialogue Amid Escalating Conflict in Papua
17 July 2026
Christian Forum Calls for Humanitarian Dialogue Amid Escalating Conflict in Papua

Jayapura, Jubi – The Indonesian Christian Forum (FUKRI) has issued a statement expressing concern over the armed conflict in Papua, [...]

Papuan Women’s Forum Says State Failing to Protect Women and Children
17 July 2026
Papuan Women’s Forum Says State Failing to Protect Women and Children

Jayapura, Jubi – The United Papuan Women’s Forum says the Indonesian government is failing to protect women and children in [...]

Indonesia Military establishes drone command centre for operations in Papua
16 July 2026
Indonesia Military establishes drone command centre for operations in Papua

Jayapura, Jubi – The Indonesian Military (TNI) has established a new command and control centre for unmanned aerial vehicles (UAVs), [...]

Witnesses tell Merauke road project hearing they were never consulted
16 July 2026
Witnesses tell Merauke road project hearing they were never consulted

Jayapura, Jubi – Two Indigenous witnesses told the Jayapura Administrative Court (PTUN) on wednesday that construction of a 135-kilometre road [...]

Protection of Civilians Must Be a Priority in Resolving the Papua Conflict
15 July 2026
Protection of Civilians Must Be a Priority in Resolving the Papua Conflict

Jayapura, Jubi – The National Commission on Human Rights (Komnas HAM) has emphasized that the protection of civilians, accountable law [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
titik api di Provinsi Papua Selatan

Mayoritas titik api Papua Selatan di wilayah Food Estate dan PSN

July 18, 2026
SMA YPPGI Sentani

Kepsek SMA YPPGI Sentani: Penyaluran dana PIP perlu dibenahi

July 18, 2026
SMA YPPGI

SMA YPPGI Sentani kini bertatus akreditasi B

July 18, 2026
Sekretariat MSG

Sekretariat MSG menjalin kemitraan dengan bisnis-bisnis besar di Port Moresby

July 18, 2026
PNG

Menteri Kesehatan PNG sambut baik laporan kesesejahteraan anak dan remaja

July 18, 2026
Fiji

Kepala suku tinggi Fiji serukan pengurangan kekuatan militer

July 18, 2026
Pasifik

Konsep Samudra Perdamaian Pasifik telah dibajak?

July 18, 2026
perempuan dan anak Papua

Negara dianggap tak lagi melindungi perempuan dan anak Papua

July 17, 2026
wondama

Oknum Polisi di Teluk Wondama tabrak warga hingga tewas, Kapolres: Kami minta maaf

March 17, 2026
Mahasiswa tolak DOB

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

March 13, 2026
Fiji

Kepala suku tinggi Fiji serukan pengurangan kekuatan militer

July 18, 2026
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Bom

Kantor pusat Komite Nasional Papua Barat diteror bom

March 17, 2026
Solomon

10 Menteri Kepulauan Solomon mengundurkan diri

March 17, 2026
titik api di Provinsi Papua Selatan

Mayoritas titik api Papua Selatan di wilayah Food Estate dan PSN

0
SMA YPPGI Sentani

Kepsek SMA YPPGI Sentani: Penyaluran dana PIP perlu dibenahi

0
SMA YPPGI

SMA YPPGI Sentani kini berstatus akreditasi B

0
Sekretariat MSG

Sekretariat MSG menjalin kemitraan dengan bisnis-bisnis besar di Port Moresby

0
PNG

Menteri Kesehatan PNG sambut baik laporan kesesejahteraan anak dan remaja

0
Fiji

Kepala suku tinggi Fiji serukan pengurangan kekuatan militer

0
Pasifik

Konsep Samudra Perdamaian Pasifik telah dibajak?

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara