• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Warga dua kampung di Distrik Oksop masih mengungsi di hutan

December 13, 2024
in Polhukam, Lapago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Kristianto Galuwo
Warga

Warga sipil Kampung Mimin dan Alutbakon, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, yang masih mengungsi di hutan.- Jubi/dok.

0
SHARES
30
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sejak 28 November 2024, aparat keamanan non-organik serta personel gabungan melakukan penyisiran di Distrik Oksop. Fokus penyisiran dilakukan di Kampung Mimin dan Alutbakon, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Hal itu disampaikan Kepala Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Yohanes Sasaka. Dampak dari penyisiran tersebut, warga sipil di kedua kampung terpaksa memilih mengungsi ke hutan, bahkan turut membawa balita, anak-anak, lansia, perempuan, dan ibu hamil. Hingga 4 Desember 2024 malam sekitar 300-an personel TNI/Polri, dikabarkan masuk ke wilayah Distrik Oksop.

“Ketika kami komunikasi dengan komandan pasukan [gabungan] itu katanya mereka mencari tiga orang anggota atau pimpinan TPNPB OPM yang menjadi sasaran untuk ditangkap, serta ada tujuh anggota TPNPB OPM [lainnya] juga. Jadi tujuan mereka mau menangkap dan menumpas TPNPB yang ada di wilayah Pegunungan Bintang,” katanya, melalui telepon seluler yang diterima Jubi dari Kota Jayapura, Papua, Jumat (13/12/2024).

Ia menyampaikan bahwa aparat keamanan juga memerintahkan warga sipil, untuk pindah lokasi dari sejumlah kampung yang menjadi sasaran penyisiran.

“Jadi dua kampung, Mimin dan Alutbakon itu, 100 persen tidak ada masyarakat, semua ada di hutan. Mereka ketakutan luar biasa karena tentara tiba-tiba ada di kampung-kampung dengan seragam dan senjata lengkap, seperti dalam zona perang,” ujarnya.

Sasaka menuturkan sejak 28 November sampai 30 November 2024 aparat keamanan secara sembunyi-sembunyi melakukan penyisiran di hutan. Masyarakat yang ada di lima kampung di Distrik Oksop, tidak mengetahui keberadaan aparat keamanan di hutan.

“Sampai pada 30 November itu, anggota TNI itu [mulai] kelihatan [ketahuan] berada di hutan, karena kebetulan anak-anak membakar buah kelapa hutan lalu apinya menyala besar, seperti kebakaran hutan. Jadi aparat keamanan takut, baru [mereka] mulai masuk ke kampung warga sipil dan mengambil alih kampung-kampung [dan dijadikan] sebagai markasnya,” katanya.

BERITATERKAIT

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

Gereja KINGMI serukan kebutuhan mendesak warga yang dilaporkan mengungsi di Pegunungan Papua

Pemprov dan aparat keamanan tak membatasi ruang demokrasi di Papua Tengah

KNPB desak TPNPB dan TNI/Polri mengedepankan dialog bermartabat

Ia bersama dua kepala kampung dari Mimin dan Alutbakon, serta para pemuda yang terdiri dari 12 orang menyusuri kampung, namun tidak ada satu orang pun yang berada di kampung karena semuanya telah mengungsi ke hutan.

Pihaknya juga telah mendatangi aparat keamanan dan meminta izin, untuk mengumpulkan masyarakat yang mengungsi, lalu mengecek warga sipil lima kampung di Distrik Oksop.

“Warga Kampung Atenar, Oksop, dan Oktumi, [yang mengungsi] sudah kembali ke kampung. Sedangkan warga dua kampung [Mimin dan Alutbakon], kami masih harus cari, sebab mereka sudah mengungsi ke hutan yang jauh dari perkampungan,” ujarnya.

Aparat keamanan duduki Kantor Distrik Oksop, gereja, dan puskesmas

Kepala Distrik Oksop Yohanes Sasaka mengatakan, aparat keamanan juga menduduki tiga tempat atau fasilitas publik, yaitu Kantor Distrik Oksop, Gereja GIDI Efesus Sape di Kampung Mimin, dan Puskesmas Oksop.

Menurutnya, aparat keamanan yang menduduki gereja membuat tungku api di dalam bangunan. Selain itu, fasilitas gereja juga dirusak mulai dari kaca jendela bahkan mimbar. Gereja tersebut tinggal kerangka bangunan saja.

“Setelah itu mereka taruh senjata, koper-koper, dan tas-tas yang dibawa, ditaruh dalam gereja, mereka tinggal sambil isap rokok dan sebagainya. Mereka semua menempati gereja dan pasang api untuk berjemur [menghangatkan badan],” katanya.

Sasaka menceritakan, saat memasuki Kampung Mimin mereka dilarang membawa ponsel atau mengambil gambar. Mereka dikawal dengan todongan senjata oleh aparat keamanan.

“Kami mau ambil gambar juga nanti ditembak, jadi kami masih hati-hati, masih pelan-pelan berkomunikasi dengan komandannya,” katanya.

Ia mengira-ngira jumlah personel aparat keamanan ada sekitar 400 lebih. Terdiri dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, sedangkan dari pasukan (yang disebut) Nusantara terdiri dari gabungan TNI/Polri.

Dari hasil komunikasi dengan komandan TNI di lapangan, diketahui bahwa aparat keamanan didatangkan atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Masyarakat sangat takut dan trauma, lalu mereka lari selamatkan diri ke hutan karena ada banyak TNI yang bersenjata lengkap, melakukan penyisiran di kampung mereka,” ujarnya.

Masyarakat meminta agar pasukan tersebut segera ditarik kembali, karena warga sangat ketakutan dan tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Mereka juga meminta pimpinan tertinggi di daerah seperti Penjabat Bupati, sekda, ketua DPRD, bersama LSM, lembaga dewan adat, tokoh agama, dan unsur pimpinan TNI/Polri serta Komnas HAM, untuk berkomunikasi dengan presiden agar aparat keamanan segara ditarik kembali.

Sementara itu, salah satu gembala Gereja GIDI Efesus Sape Kampung Mimin, Besiel Mimin mengatakan mereka akhirnya tidak bisa beribadah, karena gereja telah dirusak oleh aparat keamanan. Warga akhirnya beribadah di rumah masing-masing selama dua pekan ini.

“Kami dalam suasana Natal yang mestinya dirayakan dengan damai, tapi masyarakat di sini tidak merasakan damai Natal, tapi yang ada malah ketakutan. Kami tidak bisa ibadah, karena gereja kami dipakai TNI dan fasilitas rusak. Lalu umat yang dalam pengungsian di hutan itu, mereka juga ibadah di hutan,” katanya.

Jubi berupaya mengonfirmasi terkait kehadiran aparat keamanan di Distrik Oksop, kepada Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Inf Winaryo melalui telepon seluler maupun pesan aplikasi, namun hingga berita ini diturunkan upaya konfirmasi tidak direspons. (*)

Tags: aparat keamananDistrik OksopTNI-Polri
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 27, 2026
Ibu-ibu asal Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan yang berada di salah satu lokasi pengungsian di dalam hutan pada bulan Juli 2026 - Dok Jubi

Gereja KINGMI serukan kebutuhan mendesak warga yang dilaporkan mengungsi di Pegunungan Papua

October 17, 2026

Pemprov dan aparat keamanan tak membatasi ruang demokrasi di Papua Tengah

September 11, 2026

KNPB desak TPNPB dan TNI/Polri mengedepankan dialog bermartabat

July 6, 2026

Aparat keamanan mesti membedakan warga sipil dengan TPNPB

June 20, 2026

TPNPB Yahukimo klaim tewaskan delapan orang yang diduga aparat keamanan

May 21, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate expansion
30 October 2026
Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate  expansion

Jayapura, Jubi – Forest and land fires (karhutla) should not be attributed solely to El Niño and climate change, but [...]

Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle population
30 October 2026
Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle  population

Jayapura, Jubi – The Papua Natural Resources Conservation Agency (BBKSDA Papua), in collaboration with WWF-Indonesia’s Papua Programme, is developing a [...]

WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental restoration at Makimi gold mine
30 October 2026
WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental  restoration at Makimi gold mine

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua has called for the protection of Indigenous communities’ rights [...]

Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture
30 October 2026
Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture

Jayapura, Jubi – Merauke regency in South Papua province is one of Indonesia’s major food-producing regions, with tens of thousands [...]

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting
29 October 2026
Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
AJI Kota Jayapura

Theo Kelen-Maurits Yansip pimpin AJI Kota Jayapura

October 31, 2026
Kopi identitas daerah

Kopi Papua Tengah adalah identitas daerah

October 31, 2026
NCD PNG kebakaran hutan

NCD PNG serukan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan

October 31, 2026
Australia dan Indonesia

Nota kesepahaman program pertukaran pemuda Australia-Indonesia diperbarui

October 31, 2026
Korban penembakan Nduga

Korban penembakan Nduga dirawat di Mimika

October 31, 2026
Penembakan warga Nduga

Penembakan tiga warga Nduga diadukan ke Komnas HAM

October 31, 2026
Karhutla

Senyawa berbahaya dalam asap karhutla

October 31, 2026
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

October 29, 2026
Bahasa Indonesia

Siapa pembentuk Bahasa Indonesia?

October 30, 2026
sawit

Mitigasi rantai pasok industri sawit

October 30, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia perkuat kerja sama transisi energi

October 30, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
Rotasi Pejabat Papua Barat

Gubernur Papua Barat: Rotasi pejabat adalah instrumen organisasi

October 30, 2026
Karhutla bukan hanya karena El Nino

Karhutla bukan hanya karena El Nino, namun akibat ekspansi korporasi

October 30, 2026
AJI Kota Jayapura

Theo Kelen-Maurits Yansip pimpin AJI Kota Jayapura

0
Kopi identitas daerah

Kopi Papua Tengah adalah identitas daerah

0
NCD PNG kebakaran hutan

NCD PNG serukan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan

0
Australia dan Indonesia

Nota kesepahaman program pertukaran pemuda Australia-Indonesia diperbarui

0
Korban penembakan Nduga

Korban penembakan Nduga dirawat di Mimika

0
Penembakan warga Nduga

Penembakan tiga warga Nduga diadukan ke Komnas HAM

0
Karhutla

Senyawa berbahaya dalam asap karhutla

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara