• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Nonton film dan diskusi digelar di Jayapura, dukung perjuangan Suku Moi dan Suku Awyu

June 13, 2024
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Syam Terrajana
awyu

Situasi nonton dan diskusi bersama yang dilakukan ISKPPMM-SS sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Suku Moi dan Suku Awyu di dalam proses kasasi di MA Jakarta, di Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Rabu (12/06/2024).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
228
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Ikatan Sosial Keluarga Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Moi atau ISKPPMM-SS di Jayapura, menggelar nonton film  dan diskusi bersama Mahasiswa Ikatan Moi Sinifagu Jayapura.

Aksi itu merupakan  bentuk dukungan terhadap perjuangan masyarakat adat Suku Awyu di Boven Digoel Provinsi Papua Selatan dan Suku Moi di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya,  melawan perusahaan sawit yang masuk di wilayah adatnya dan sekarang dalam proses kasasi di Mahkamah Agung atau MA.

Ella Kristina Ketua ISKPPMM-SS Kota Jayapura mengatakan, berdasarkan berita yang tersebar  pada 27 Mei 2024,  masyarakat adat Suku Awyu dan Suku Moi menggelar aksi di depan MA.

Aksi itu untuk melawan perusahaan sawit yang akan membabat hutan adat,  seluas 36,094 hektare atau seluas separuh DKI Jakarta.

“Untuk itu kepada MA dengan segala kebijakannya, dapat mempertimbangkan keputusannya dengan sebaik mungkin  untuk menyelamatkan hutan adat dari kedua suku ini,  juga sumber daya alam yang ada pada wilayah adat kedua suku yaitu Moi dan suku Awyu,”katanya saat menggelar aksi tersebut di Asrama Moi, Perumnas I Waena, Kota Jayapura Provinsi Papua pada Rabu (12/06/2024).

Sebagai mahasiswa Moi yang saat ini kuliah di Jayapura, pihaknya juga  membantu menyuarakan apa yang sedang diperjuangkan Masyarakat Moi dan juga suku Awyu .

Adapun film yang ditonton berjudul  ” Sa pu Hutan” karya  sutradara Edy Purwanto. Film dokumenter keluaran watchdoc documentary berdurasi sekitar 46 menit itu,   bercerita tentang perjuangan masyarakat adat di Kabupaten Sorong.

BERITATERKAIT

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

Bupati Sorong didesak tak abai terhadap perampasan tanah adat marga Aresi

Usai menonton film dan berdiskusi, para peserta berfoto bersama, sembari membawa pamflet dengan tulisan bernada dukungan terhadap perjuangan Suku Awyu dan Suku Moi.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kami hanya meminta keadilan dari MA untuk segera mencabut izin kelapa sawit yang mau beroperasi di wilayah saudara-saudara kami di Boven Digoel dan Suku Kami Moi ,”katanya

Yongki Klasjok, mahasiswa Moi Sinifagu juga mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dari pihak mahasiswa.

“MA bisa memberikan putusan  seadil-adilnya kepada kedua suku. Harus mempertimbangkan proses ini dengan baik karena hutan dan tanah sangat melekat dengan kehidupan kami sebagai masyarakat adat Moi dan juga Awyu, ketika hutan habis kami mau tinggal dan cari makan dimana,”katanya

Ia juga mengatakan sebagai generasi Moi sangat mendukung penuh dan meminta MA untuk segera mencabut izin perusahaan sawit yang beroperasi di Tanah Malamoi dan  suku Awyu. “Kami punya hutan,  tapi kami seolah-olah macam pendatang tidak punya tempat,”

Samuel Moifilit, Pemuda Adat Suku Suku Moi mengatakan Sub Suku Moi Sigin, Papua melawan perusahaan sawit PT Sorong Agro Sawitindo atau SAS yang akan membabat 18.160 hektare hutan adat Moi Sigin untuk perkebunan sawit.

PT SAS sebelumnya memegang konsesi seluas 40 ribu hektare di Kabupaten Sorong. Pada 2022, pemerintah pusat mencabut izin pelepasan kawasan hutan PT SAS, kemudian disusul dengan pencabutan izin usaha.

Tidak terima dengan keputusan itu, PT SAS menggugat pemerintah ke PTUN Jakarta.

“Hutan Adat kami adalah tempat kami berburu. Semua kebutuhan kami dipenuhi oleh hutan. Jika hutan Adat dan tanah leluhur sub suku Moi hilang, kemana kami akan pergi? Masa depan kami ada di tanah dan hutan kita, bukan di tangan pemerintah dan perusahaan yang hanya mengutamakan keuntungan,”katanya

Ia juga menyebut,  di alam bebas kehidupan masyarakat adat bersinggungan satu sama lain. Namun langkah semakin terkekang karena gelombang pebisnis dan pemerintah semakin menerjang merampas tanah adat dan merusak alam Papua. Atas nama kelancaran ekonomi, kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur, dengan dalih NKRI harga mati. “Mati demi investasi, Miskinkan Masyarakat Adat Papua,”katanya.

Perjuangan suku Moi dan Awyu, sebelumnya sempat mencuatkan tagar “all eyes on Papua” atau “semua mata tertuju ke Papua” yang sempat menempati trending topik teratas di platform sosmed X.

Itu setelah netizen beramai-ramai menunjukkan  kepedulian mereka, terhadap hutan Papua yang disebut akan dijadikan lahan perkebunan sawit. (*)

Tags: All Eyes on Papuanonton filmpembabatan hutan adatPerkebunan SawitSuku AwyuSuku Moi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Suku Awyu tolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

September 18, 2026

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

September 14, 2026

Bupati Sorong didesak tak abai terhadap perampasan tanah adat marga Aresi

August 14, 2026

Festival Film Papua: Merekam penghormatan suku Moi terhadap tanah

August 10, 2026

Sudah ditolak, perwakilan perkebunan sawit terus datangi warga kampung

January 20, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

0
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara