• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

95 peserta aksi KNPB ditangkap Polres Nabire, satu lagi ditembak di punggung

August 16, 2024
in Polhukam, Meepago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo - Editor: Syofiardi
Nabire

Bekas tembakan peluru karet aparat keamanan di punggung bagian atas Kamel Bagau ketika sedang berdiskusi usai melakukan aksi di KPR Siriwini, Nabire. Kamel Bagau dibantu teman-temannya melarikan diri ke dalam hutan dan memilih berobat tradisional. –Jubi/Dok KNPB Wilayah Meepago

0
SHARES
20
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Nabire, Jubi – Sebanyak 95 pemuda peserta aksi KNPB atau Komite Nasional Papua Barat ditangkap aparat keamanan dan dibawa ke Kantor Polisi Resor (Polres) Nabire ketika melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis (15/8/2024). Sedangkan satu lagi tertembak di punggung sehingga jumlah peserta aksi yang ditembak dengan peluru karet oleh aparat berjumlah 3 orang.

KNPB Wilayah Meepago melakukan aksi demonstrasi untuk menentang New York Agrement 15 Agustus 1962 sekaligus memperingati Agustus sebagai Bulan Rasisme.

Koordinator Lapangan Umum Aksi Unjuk Rasa KNPB di Nabire, Provinsi Papua Tengah, Kimot Mote, mengatakan para peserta aksi ditangkap aparat keamanan dari sejumlah titik kumpul aksi, yaitu di KPR Siriwini,  SP, Kali Bobo, dan Pasar Karang.

“Semua berjumlah 95 orang yang dapat tangkap dari semua titik dan diangkut ke Polres Nabire pada Kamis (15/8/2024),” ujarnya kepada Jubi, Kamis (15/8/2024).

Mote menjelaskan di titik kumpul Kalibobo ada sekitar 30 aktivis KNPB melakukan longmarch ke gerbang masuk kampus Universitas Stya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire.

“Massa aksi membawa ‘banner’ dibentangkan, pamflet tuntutan diangkat, tali komando dipasang sambil menunggu rakyat bergabung bersama massa aksi,” katanya.

Kemudian, katanya, aparat kepolisian dengan sejumlah kendaraan tiba di sana dan berada di depan gapura USWIM.

BERITATERKAIT

Unjuk rasa tolak makan bergizi gratis, pelajar di Nabire diangkut ke mapolres

Pelaku pembakaran sekolah di bawah umur, polisi hormati UU Perlindungan Anak

Polres Nabire didesak ungkap hasil uji lab kematian perawat RSUD Deiyai

101 aktivisnya dilepaskan, KNPB sebut Polres Nabire tidak memberikan ruang kebebasan

“Kami melihat aparat menggunakan kendaraan dua truk Sabara, 1 mobil Dalmas, dan 1 mobil Kijang dengan jumlah aparat kepolisian sekitar 100 orang. Dengan perincian polisi berseragam sekitar 80 orang dan tidak berseragam sekitar 20 orang,” katanya.

Aparat kepolisian, tambah Mote, langsung mengepung massa aksi KNPB, serta secara paksa dan brutal mereka dipaksa naik ke atas mobil Dalmas dan 1 truk Sabara polisi, lalu dibawa ke Polres Nabire.

“Di Polres Nabire mereka kemudian semuanya disuruh buka baju, sepatu, dan dijemur di bawah terik matahari di lapangan apel Polres Nabire,” ujarnya.

Ditembak dengan peluru karet

Sedangkan kejadian di titik aksi KNPB di KPR Siriwini, Nabire, kata Kimot Mote, massa aksi KNPB melakukan orasi-orasi politik di sana. Kemudian ketika massa aksi belum sempat melakukan longmarch, aparat kepolisian datang menggunakan truk Dalmas dan membubarkan massa aksi. Saat itu juga polisi menangkap tiga orang.

Nabire
Aparat kepolisian menahan peserta aksi KNPB di KPR Siriwi, Nabire. – Jubi/Hengky Yeimo

“Saat melakukan aksi, tepatnya di tepi rumah sakit, KPR Siriwini, dibubarkan paksa oleh TNI-Polri, massa aksi dipukul oleh polisi. Polisi juga menembakkan gas air mata dan mengejar massa ke arah KPR Siriwini Dalam,” ujarnya.

Usai dibubarkan aparat keamanan, kata Mote, sekitar pukul 14.23 Waktu Papua, ia dan aktivis KNPB lainnya duduk diskusi untuk mengevaluasi aksi.

“Namun aparat menembak anggota kami atas nama Kamel Bagau, ia dapat tembak kena peluru di bagian bahu kiri, jadi kami jaga dia sambil berobat secara tradisional,” ujarnya

Penembakan terhadap Kamel Bagau, kata Mote, terjadi saat Koordinator Lapangan Aksi KNPB di KPR Siriwini sedang berdiskusi dan mengevaluasi kegiatan.

“Saat asyik berdiskusi kemudian kami dikejar dengan mobil Fortuner warna hitam dan dua sepeda motor masuk langsung mengeluarkan tembakan. Jadi sementara kami terpencar di hutan, jadi saat ini tidak bisa update secara mendetail,” katanya.

Menurut Mote Koodinator Lapangan Umum Aksi KNPB dengan kepala suku sedang melakukan negosiasi dengan Polres Nabire.

“Kami lagi koordinasi, jadi paling sebentar mereka keluar dari tahanan Polres Nabire. Kami harap mereka segera dibebaskan dari Polres Nabire,” ujarnya.

Warga Nusantara lakukan aksi spontan

Berdasarkan pantauan Jubi.id di lapangan dan kesaksian warga Nabire, Taksen Giyai. Usai peserta aksi KNPB dibubarkan paksa oleh aparat keamanan di depan gel-gel Karang Barat, Nabire, massa memblokade jalan raya di resetlemen hingga di depan jalan raya SMP Wonorejo.

nabire
Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan peserta aksi KNPB yang disuruh duduk berbaris tanpa baju di lapangan Polres Nabire. –Jubi/Ist

“Massa memalang karena aparat keamanan diduga membakar motor milik warga setempat, sehingga mereka memalang jalan. Bukan massa yang bakar, tapi polisi yang bakar karena tidak terima dong palang jalan,” katanya, kepada Jubi.id, Kamis (15/8/2024).

Giyai mengatakan, seketika dirinya sempat melewati Wonarejo dan warga yang menamakan diri Nusantara sudah menjaga massa aksi di arah Wonorejo, Nabire.

“Mereka berjaga sambil memegang besi, kayu, samurai, pedang, parang, menjaga massa aksi yang hendak ke Wonorejo. Seketika ada reaksi dari massa KNPB, mereka kemudian berdiri dan toki tiang listrik, dan semua masuk ke jalan raya,” atanya.

Menurut Giyai potret seperti itu kurang baik. Apabila polisi tidak melarang warga di jalan raya tidak mungkin terjadi korban penembakan, pemukulan, dan pengorganisiran Warga Nusantara.

Giyai mengatakan seketika melewati Wonarejo massa Nusatara sempat menghadangnya, tetapi mereka berikan ruang agar bisa lewat.

“Saya melihat ini potret buram yang terjadi di masyarakat. Polisi harusnya mengawal massa aksi hingga ke tempat di mana tujuan mereka, yaitu jalan di kantor MRP [Majelis Rakyat Papua], ini pembungkaman ruang demokrasi,” katanya.

Polisi dilempari batu

Kapolres Nabire AKBP Wahyudi Satrio Bintoro pada Kamis (15/8/2024) siang  mengatakan penanganan aksi yang ia lakukan sudah sesuai protap, yaitu Perkap No 1 Tahun 2009.

“Kami melakukan tindakan kepolisian mulai dari kehadiran kita. Kepolisian Nabire melaksanakan tindakan tegas terukur,” katanya.

Menurut Kapolres massa aksi melakukan tindakan anarkis pelemparan batu dan ada anggotanya yang kena.

“Ada juga anggota kami pun posisi terkena lemparan massa. Ada juga anggota kami mengalami juga luka-luka di KPR Siriwini,” ujarnya. (*)

Tags: demonstrasi menentang New York AgrementPenembakan aktivis KNPBPolres Nabire
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Nabire

Unjuk rasa tolak makan bergizi gratis, pelajar di Nabire diangkut ke mapolres

February 17, 2025
Kapolres Nabire

Pelaku pembakaran sekolah di bawah umur, polisi hormati UU Perlindungan Anak

January 21, 2025

Polres Nabire didesak ungkap hasil uji lab kematian perawat RSUD Deiyai

January 13, 2025

101 aktivisnya dilepaskan, KNPB sebut Polres Nabire tidak memberikan ruang kebebasan

August 17, 2024

Polisi tembak 2 peserta aksi KNPB di Nabire, lepaskan gas air mata

August 15, 2024

KNPB sebut anggotanya di Nabire dipukul dan dibawa polisi saat bagikan selebaran

August 12, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara