• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Viktor Yeimo  tidak ikut merencanakan demonstrasi damai anti rasisme Papua 2019

March 15, 2023
in Polhukam, Tanah Papua
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
Sidang Perkara Makar Viktor Yeimo

Sidang pemeriksaan terdakwa makar, Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat atau KNPB, Viktor Yeimo di Pengadilan Negeri Jayapura pada Selasa (14/3/2023). – Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
32
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pengadilan Negeri Jayapura, pada Selasa (14/3/2023) melanjutkan sidang dugaan makar terdakwa Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat atau KNPB, Viktor Yeimo. Dalam sidang Selasa itu, terdakwa Viktor Yeimo yang diperiksa sebagai terdakwa menyatakan tidak pernah terlibat dalam perencanaan demonstrasi damai anti rasisme Papua pada 19 dan 29 Agutsus 2019.

Kasus dugaan makar yang didakwakan kepada Viktor Yeimo itu terkait dengan demonstrasi anti rasisme Papua untuk memprotes ujaran rasial yang ditujukan kepada mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan III Surabaya pada 16 Agustus 2019. Yeimo didakwa makar karena dianggap memotori demonstrasi yang terjadi di Kota Jayapura pada 19 dan 29 Agustus 2019.

Perkara itu terdaftar di Pengadilan Negeri Jayapura dengan nomor perkara 376/Pid.Sus/2021/PN Jap pada 12 Agustus 2021. Sidang itu dipimpin majelis hakim yang diketuai Mathius SH MH bersama hakim anggota Andi Asmuruf SH dan Linn Carol Hamadi SH (majelis hakim yang baru).

Viktor Yeimo menyatakan hanya terlibat demonstrasi anti rasisme pada 19 Agustus 2019. Ia mengaku tidak  pernah terlibat dalam proses pertemuan hingga perancangan aksi demonstrasi rasisme 2019.

Viktor Yeimo menyatakan mengetahui akan ada aksi anti rasisme dari selebaran yang dibagikan di dunia maya atau internet yang dikoordinir Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih.

Yeimo  menyatakan bergabung bersama-sama massa sebagai masyarakat Papua yang martabat dan harga diri sebagai orang Papua direndahkan oleh aksi rasisme di Surabaya. “Saya ikut aksi sebagai rakyat Papua. Tidak membawah organ apa pun,” ujarnya dalam persidangan.

Sidang Perkara Makar Viktor Yeimo
Laurenz Kadepa (atas, paling kanan) ketika memberikan keterangan sebagai saksi meringankan dalam sidang dugaan makar Viktor Yeimo di Pengadilan Negeri Jayapura, pada Selasa (14/3/2023). – Jubi/Theo Kelen

Ia menuturkan pada 19 Agustus 2019 saat itu dirinya bergabung dengan sekitar 300 orang yang berjalan bersama-sama dari Perumnas 3 Waena menuju Lingkaran Abepura di Kota Jayapura. Setelah sampai di Lingkaran Abepura, ia  melihat berbagai elemen masyarakat dan aktivis organisasi seperti BEM Universitas Cenderawasih, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) telah berada di sana.

BERITATERKAIT

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

Jakarta didesak mewujudkan kunjungan Komisaris Tinggi PBB ke Papua Barat

KNPB khawatir pendataan pengungsi oleh pemerintah untuk kepentingan politik

BEM Uncen: Kami punya bukti polisi menembak saat demonstrasi berujung ricuh

Menurut Yeimo, massa di Lingkaran Abepura saat itu tidak dikomando dengan baik. Atas permintaan dari massa, Yeimo kemudian melakukan orasi, dan mengimbau massa agar tetap melakukan demonstrasi dengan damai.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia juga menyampaikan agar massa tetap fokus aksi menuntut pelaku rasisme dihukum berat. Dalam perjalanan, ia juga melakukan orasi di depan kantor Majelis Rakyat Papua di Kotaraja, Kota Jayapura, untuk mengajak MRP bergabung bersama massa.

Viktor Yeimo menyatakan dalam perjalanan massa ke Kantor Gubernur Papua, hampir terjadi kericuhan, lantaran terkesan ada yang sengaja hendak memprovokasi massa. Ia menuturkan ketika massa tiba di daerah Kali Acai, Kotaraja, sempat ada sebuah taksi yang melaju dan ingin menerobos massa. Akan tetapi, situasi saat itu dapat dikendalikan dengan baik.

Viktor Yeimo menyebut pekikan “Papua” lalu dijawab “merdeka” itu diucapkan setiap pihak yang berorasi saat itu. Menurutnya, pekikan itu sudah menjadi semacam slogan di setiap aksi. Ada juga isu soal Hak Asasi Manusia (HAM) hingga perampasan sumber daya disampaikan dalam orasi.

Ia menyatakan aksi rasisme saat itu diikuti baik masyarakat Papua maupun non Papua yang ada di Papua. Yeimo menyatakan massa kemudian sampai di Kantor Gubernur Papua dengan aman dan dikawal pihak kepolisian. Massa lalu disambut Gubernur Papua Lukas Enembe, sejumlah anggota DPR Papua, para tokoh agama, adat, perempuan, bahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua.

Yeimo menyatakan ia sempat berorasi di Kantor Gubernur Papua. Dalam orasi itu, ia menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan rasisme terhadap masyarakat Papua. Ia menyatakan  setiap perwakilan organisasi/lembaga yang berada di Kantor gubernur Papua pada 19 Agustus 2019 diberi kesempatan untuk berorasi, baik dari pihak mahasiswa, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), tokoh agama, adat, perempuan, dan yang lainnya.

Viktor Yeimo menyatakan demonstrasi pada 19 Agustus 2019 itu berjalan damai. Yeimo menyatakan bahkan massa diantar pulang oleh pihak kepolisian. Selain itu, Kapolda Papua saat itu, Irjen Rudolf A Rodja juga menyampaikan ucapan terima kasih karena aksi pada 19 Agustus 2019 itu berjalan dengan  aman.

Untuk aksi demo pada 29 Agustus 2019,  Viktor Yeimo mengaku hanya mengambil foto dan video. Ia menyatakan saat itu jaringan internet di Papua sedang mati, dan ada sejumlah wartawan di luar Papua menanyakan kondisi terkait demonstrasi di Kota Jayapura.

Ia mengaku setelah mengambil foto dan video hanya di depan Kantor MRP dan Kantor Gubernur Papua, lalu kembali ke Waena. “Saya kembali ke Waena, [karena di] situ ada tempat yang jaringan internet sedikit baik. Foto dan video itu saya kirimkan ke wartawan media nasional,” kata Yeimo dalam sidang Selasa.

Sidang Kasus Makar Viktor Yeimo
Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat atau KNPB, Viktor Yeimo. – Jubi/Theo Kelen

Saksi meringankan, Laurenz Kadepa menyatakan bergabung dalam aksi demonstrasi pada 19 Agustus dan 29 Agustus 2019. Kadepa menyatakan ikut memantau perkembangan isu rasisme. Ia mengaku mengetahui aksi dari selebaran yang disebarkan di media sosial.

Kadepa menyatakan pada aksi pertama, ia bersama anggota DPR Papua lainnya ikut bergabung ikut melakukan protes anti rasisme di Surabaya, karena tersinggung dan merasa martabat orang Papua direndahkan. “Kami jalan kaki bersama massa dari Taman Imbi menuju kantor Gubernur Papua,” ujarnya.

Kadepa menyatakan di Kantor Gubernur Papua massa menyerahkan pernyataan sikap kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe. Penyerahan pernyataan sikap itu disaksikan sejumlah anggota MRP, DPR Papua, tokoh agama, adat, Kapolda Papua. Kadepa menyatakan pernyataan sikap itu kemudian di bawah Lukas Enembe ke Surabaya.

Kadepa menyatakan dalam aksi pada 29 Agustus 2019, ia ditugaskan Gubernur Papua untuk menerima massa aksi. Kadepa menyatakan Lukas Enembe tidak bisa menemui massa, karena saat itu sedang berada di Jakarta. Kadepa menyatakan ia tidak melihat Viktor Yeimo mengikuti aksi demonstrasi pada 29 Agustus 2019.

Kadepa menyatakan saat itu ia sudah berusaha menahan massa agar tidak ke Kantor Gubernur Papua. Ia menyatakan hendak menerima pernyataan sikap massa di Abepura, Kota Jayapura. Akan tetapi, hal itu ditolak massa, dan mereka melanjutkan perjalanannya hingga ke Kantor Gubernur Papua. Ia menyatakan massa sampai bermalam Kantor Gubernur Papua, dan keesokan harinya baru pulang diantar pihak kepolisian. (*)

Tags: Anti Rasisme PapuaAsrama Mahasiswa Papua Kamasan IIIDemonstrasiKNPBKomite Nasional Papua BaratPN SurabayaRasisme PapuaUnjuk RasaViktor Yeimo
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pelajar ditangkap

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

September 15, 2026
Komisaris Tinggi PBB

Jakarta didesak mewujudkan kunjungan Komisaris Tinggi PBB ke Papua Barat

September 8, 2026

KNPB khawatir pendataan pengungsi oleh pemerintah untuk kepentingan politik

August 24, 2026

BEM Uncen: Kami punya bukti polisi menembak saat demonstrasi berujung ricuh

August 22, 2026

KNPB: Dugaan penembakan warga Maybrat mungkin berkaitan dengan SDA

August 19, 2026

Penanganan demonstrasi di Jayapura perlu belajar dari wilayah lain

August 16, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

Kadepa calls for political action to address Papua’s problems
23 September 2026
Kadepa calls for political action to address Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Papua needs practical action rather than political disputes and heated debate, according to Papuan political figure Laurenzus [...]

Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender
23 September 2026
Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender

Jayapura, Jubi – Solidaritas Merauke has urged police to stop what it describes as the criminalisation of Ariston Moiwend Buako, [...]

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

September 24, 2026
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

September 24, 2026
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

September 24, 2026
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

September 24, 2026
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

September 24, 2026
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

September 24, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Bougainville

Buin tuan rumah Festival Cokelat Bougainville ke 10

September 23, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Solomon

10 Menteri Kepulauan Solomon mengundurkan diri

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
Program Sekolah Sepanjang Hari

Program Sekolah Sepanjang Hari diluncurkan di Kabupaten Puncak Jaya

September 24, 2026
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

0
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

0
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

0
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

0
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

0
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

0
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara