Jayapura, Jubi – Tim Peace Literacy Institute Indonesia atau PLII di Papua mendonasikan sejumlah buku bacaan kepada mahasiswa Tolikra di Kota Jayapura, Sabtu (20/7/2024). Pendonasian buku tersebut untuk mendukung peningkatan pengetahuan para mahasiswa.
Pegiat Literasi Papua Maiton Gurik berharap mahasiswa Tolikara terus mengasah diri dengan membaca, berdiskusi, serta saling bertukar ide dan gagasan. Menurutnya, mahasiswa yang berkualitas selalu berwawasan luas, kritis, dan mengikuti perkembangan zaman.
“Banyak membaca dan menulis akan membantu mengubah keadaan suatu daerah. Baik buruknya masa depan Papua ada di pundak mahasiswa. Kami berharap mahasiswa Tolikara di Jayapura terus menumbuhkan minat baca serta saling bertukar ide dan gagasan,” kata Gurik.
Ada 20 buku bacaan yang didonasikan Tim Peace Literacy Institute Indonesia di Papua. Buku-buku tersebut selanjutnya menjadi koleksi Perpustakaan Asrama Mahasiswa Tolikara di Jayapura di Jalan Yoka.
Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Tolikara (HMPT) Kota Jayapura Misoi Wanimbo mengatakan ilmu dari perkuliahan saja tidak cukup sebagai bekal pengetahuan untuk masa depan. Karena itu, mereka akan terus mengembangkan kemampuan diri. Salah satu caranya ialah dengan banyak dan sering membaca buku.
“Kami mengapresiasi [berterima kasih] kepada PLII atas sumbangan 20 buku bacaan. Kami berharap anggota [HMPT] rajin membaca buku supaya membuka cakrawala [pengetahuan] dan dapat melawan kebodohan,” kata Wanimbo. (*)





















Discussion about this post