• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

12 ruang kelas SD YPK Martin Luther Sentani habis terbakar

October 11, 2024
in Penkes, Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Syam Terrajana
Terbakar

uasana guru-guru dengan siswa di halaman SD YPK Martin Luther yang terbakar di di Jln. Eluay I Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (10/10/2024).- Jubi/larius kogoya.

0
SHARES
34
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi- Sebanyak 12 ruang kelas belajar Yayasan Pendidikan Kristen di Tanah Papua, SD YPK Martin Luther Sentani, di Jln. Eluay I Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua terbakar habis pada Rabu (9/10/2024) malam sekitar pukul 21.50 WP .

Pantauan Jubi pada Kamis (10/10/2024) pagi pukul 8.30 WP terlihat bangku dan meja serta lemari  dijajarkan di halaman sekolah. Itu fasilitas sekolah   yang berhasil diselamatkan dari kebakaran itu. Bangunan sekolah yang berbentuk huruf L itu  dimakan habis  api. Hanya menyisakan tembok dan puing-puing. Kebakaran itu menyisakan tiga ruang kelas serta ruang guru saja.

Ruang guru memang terpisah dari bangunan sekolah, jaraknya  2 meter saja dari bangunan yang terbakar.

Kamis  pagi itu anak-anak sekolah datang dengan semangat seperti biasa. Tapi yang mereka temui adalah sekolah mereka hangus terbakar. Ada anak yang menangis sesengukan. melap air mata. Ada yang bingung. Diam diri seolah tidak percaya melihat bangunan sekolahnya tinggal puing.

Kesedihan itu juga  dirasakan  guru-guru dan orangtua. Ada guru yang menangis.   beberapa di antara mereka berangkulan. saling menguatkan.

Kepala sekolah SD YPK Martin Luther Sentani Maria Bawan menjelaskan,  sebelumnya pada 22 September 2024 juga terjadi kebakaran sehingga empat ruang kelas beserta kursi, meja, lemari dan semua isinya terbakar habis. Lalu kejadian itu dilaporkan kepada pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Sementara masih menunggu hasil penyelidikan, kebakaran kembali melanda  tujuh ruang kelas belajar dengan satu ruang perpustakaan. Semua  terbakar habis.

BERITATERKAIT

Pelaku pembakaran sekolah di bawah umur, polisi hormati UU Perlindungan Anak

Sekolah dua kali kebakaran, Kepsek: kami tidak punya masalah dengan siapa pun

Si jago merah lahap dua rumah di Abepura, Kota Jayapura

Tren kasus kebakaran meningkat di Kota Jayapura, Damkar kekurangan armada

“Tapi tadi malam jam 10 lewat 50 begitu kami dikagetkan lagi dengan ditelpon oleh guru karena saya tinggal di luar. katanya ‘ibu ada kebakaran lagi di sekolah” begitu, saya lari kesini tapi api sudah menyala besar. Lalu pemadam karena sopirnya tidak ada akhirnya agak lama baru datang,” kata Maria.

Maria Bawan menjelaskan ada sembilan ruangan tetapi yang tersisa hanya dua ruang saja, tujuh ruangan dengan satu ruang perpustakaan yang berisi ribuan buku ajar dan bacaan, ludes terbakar.

“Ribuan buku buku di perpustakan tidak ada yang selamat. Semua terbakar habis.  Itu buku paket anak-anak kurikulum Merdeka, kurikulum 2013. Hanya kursi, meja, lemari itu saja tadi malam berusaha kasih keluar dari ruangan kelas,” katanya.

Kepala sekolah itu mengakui tidak mengetahui penyebab kebakaran. Namun dari informasi yang diperolehnya,  api mulai terlihat  belakang ruang kelas VB.

“Karena pemadam agak lambat jadi akhir ini habis. Saat terbakar itu untung orang tua murid dan semua orang yang datang kasih keluar ini jadi kami masih sempat punya kursi, meja, lemari,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa empat ruang kelas yang terbakar dua minggu lalu itu pihaknya berdiskusi dengan pihak Yayasan dan dinas yang datang berdiskusi mencari solusi supaya proses belajar mengajar terus berjalan,  meskipun ruangan belajar anak-anak sudah berkurang.

Akhirnya sekolah memberlakukan pembelajaran bergilir. Pagi dan siang.

“Tapi hari ini terbakar lagi akhirnya nanti anak-anak belajar di luar saja, karena mereka tidak mau pulang, mereka bilang kami mau belajar. Pagi tadi saya datang semua anak-anak peluk saya dan semua menangis karena tidak ada ruangan lagi untuk mereka belajar,” katanya.

IMG 20241010 093955 scaled
Tampak sejumlah ruang kelas SD YPK Martin Luther yang terbakar di di Jln. Eluay I Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (10/10/2024).- Jubi/larius kogoya.

Siswi kelas VI A Agustince Kafiar (12) ia tinggal di lokasi sekolah itu dengan orangtua salah satu guru juga di sekolah itu. Agustince mengatakan dia melihat apinya mulai menyebar terbakar itu dari kelas V B.

“Karena saya rasa panik jadi saya panggil pak guru Yusak dengan pak guru ekstrakurikuler pak guru Samuel. Jadi karena angin juga jadi apinya tambah menyebar, sampai telepon pemadam tapi pemadam belum datang. Apinya menyebar ke kelas V A sampai ke kelas II B baru pemadam datang,” kata Agustince.

Berharap secepatnya dibangun kembali

Kepala SD YPK Martin Luther Sentani, Maria Bawan mengatakan, penjabat Wali Kota Christian Sohilait yang juga alumni sekolah itu  sudah datang langsung,  setelah mendengar kabar  sekolah itu  terbakar. dia berharap ada jalan keluar.

“Namanya membangun ruangan atau sekolah itu kan butuh waktu.  Jadi mungkin sementara pakai tenda saja dulu sebagai solusi tercepat. Doa kami semua dari 300 lebih siswa dan siswi, orang tua dan guru-guru doakan semoga cepat bangun kembali,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sekolah itu 80 persen anak-anak Papua. Pihaknya juga senentiasa menampung calon siswa yang tidak diterima di sekolah lainnya.

“Saya biasa tanya kepada guru kelas, masih ada kursi yang kosong ka, ini ada yang datang karena ditolak disana, sini jadi kita harus amankan anak-anak papua ini harus mereka sekolah. Karena saya juga alumni YPK juga tahun 1980, dan ini saya punya rumah,” kata Maria.

Salah satu orangtua,  Pieter Yom mengatakan dirinya sebagai orang tua murid mengharapkan sekolah ini dibangun kembali.  Supaya anak-anak bisa belajar dalam ruangan tanpa panas, hujan. Karena mungkin sekarang ruang terbakar jadi untuk sementara anak-anak akan belajar di luar.

“kami harap sekolah dibangun Kembali secepatnya untuk menunjang anak-anak sekolah untuk masa depan. Saya menyesalkan hal ini terjadi, semoga pemerintah melihat keadaan ini dan memperhatikan sekolah ini,” ujar Piter Yom.(*)

Tags: kasus kebakaran
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kapolres Nabire

Pelaku pembakaran sekolah di bawah umur, polisi hormati UU Perlindungan Anak

January 21, 2025
Kebakaran

Sekolah dua kali kebakaran, Kepsek: kami tidak punya masalah dengan siapa pun

October 16, 2024

Si jago merah lahap dua rumah di Abepura, Kota Jayapura

May 30, 2024

Tren kasus kebakaran meningkat di Kota Jayapura, Damkar kekurangan armada

May 15, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

October 25, 2026
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

October 25, 2026
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

October 25, 2026
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

October 25, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

0
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

0
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

0
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

0
Rencana Tambang dan hak masyarakat adat

Rencana tambang oleh ANTAM, hak masyarakat adat dan pertambangan rakyat di Papua Tengah

0
Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas

Pemprov Papua Tengah berkolaborasi dengan Unhas memperkuat pemenuhan dokter spesialis

0
Evaluasi aparat keamanan di Nduga

Pemerintah didesak mengevaluasi keberadaan aparat keamanan non organik di Nduga

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara