Jayapura, Jubi – Yayasan Noken Papua terus mendorong pemerintah daerah kota dan kabupaten segera membuat surat keputusan atau SK terkait pelaksanaan Unit Kesehatan Sekolah dan Madrasah (UKSM).
“Supaya memudahkan kami masuk dengan program dan kegiatan melalui organisasi yang ada di sekolah yang dimulai tahun depan,” ujar fasilitator WASH Yayasan Noken Papua, Widya Taime, di Gedung PGRI Kota Jayapura, Kamis (29/9/2022).
Dikatakannya, Unit Kesehatan Sekolah dan Madrasah sangat penting yaitu sebagai upaya perilaku hidup bersih dan sehat yang dimulai dari diri sendiri, teman, keluarga di rumah, dan di lingkungan masyarakat.
“Kami mendorong pemerintah kota dan kabupaten untuk mengaktifkan kembali UKSM demi kemajuan dari program UKSM ini, karena selama ini tidak efektif atau macet dalam pelaksanaanya baik di SD maupun SMP,” ujarnya.
Dikatakannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua sudah mengeluarkan SK untuk tim pelaksana dan tim teknis Unit Kesehatan Ssekolah dan Madrasah.
“Sementara SK untuk kota dan kabupaten kami terus dorong. Saya berharap kepala sekolah untuk membentuk tim pelaksana atau struktur organisasi dari UKSM untuk diaktifkan kembali,” jelasnya.
Widya menambahkan tujuan dari Unit Kesehatan Sekolah dan Madrasah adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik yang tercermin dalam kehidupan perilaku hidup bersih dan sehat.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid mengatakan, sangat mendukung program Unit Kesehatan Sekolah dan Madrasah guna meningkatkan semangat belajar peserta didik.
“Kalau sekolah bersih dan nyaman tentunya proses belajar mengajar berjalan lancar, apalagi siswanya sehat dan bersih sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ambil Majid berharap selain meningkatkan kualitas PBM di sekolah dan di rumah, kepala sekolah baik SD dan SMP di Kota Jayapura dengan membiasakan peserta didiknya untuk hidup sehat dan bersih.
“Program UKSM mencakup sarana dan prasarana kesehatan di sekolah, membiasakan peserta didik untuk cuci tangan pakai sabun atau CTPS, pembinaan kantin sekolah serta PSN 3M plus di lingkungan sekolah dan rumah,” ujarnya. (*)





















