• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Negara negara Melanesia harus kembalikan Papua Barat sebagai anggota penuh di MSG

June 25, 2025
in Pasifik
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Negara negara Melanesia harus kembalikan Papua Barat sebagai anggota penuh di MSG

Pemimpin MSG dari kiri ke kanan, PM Solomon Jeremiah Manelle, PM PNG James Marape, PM Fiji Sitiveni Rabuka, PM Vanuatu Jonathan Rabat dan Pemimpin FLNKS Kaledonia Baru Rock Wamytan- Jubi/ Fiji Government

0
SHARES
82
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi- Perdana Menteri (PM) Papua Nugini James Marape telah meminta agar negara negara anggota Melanesia Spearhead Group (MSG) untuk mengembalikan Papua Barat dan Kaledonia Baru dalam agenda keanggotaan penuh MSG.

Ia berbicara di Suva, Fiji pada Senin (23/6/2025) pada KTT Pemimpin MSG bahwa meskipun dialog tingkat tinggi dengan Indonesia (mengenai Papua Barat) dan Prancis (mengenai Kaledonia Baru) harus terus berlanjut,namun secara budaya “tidak bisa mencerminkan budaya Melanesia” jika tidak memberikan mereka tempat di meja perundingan.

Demikian dikutip jubi.id dari laman internet,www.postcourier.com.pg, Selasa (24/6/2025) setelah pertemuan KTT Pemimpin MSG tutup pada Senin (23/6/2025) malam.

Baik Papua Barat melalui  United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) sebagai pengamat maupun  Kaledonia Baru melalui Kanak Socialist National Liberation Front (FLNKS).

Memang Papua Nugini mengakui Papua Barat sebagai provinsi di Indonesia, menjadikan pernyataan halus yang mungkin membuat Jakarta gelisah. Orang orang di Papua Barat telah lama berjuang untuk merdeka dari Indonesia sejak 1969, pasca referendum 1969.

PM James Marape mendesak negara negara MSG untuk memperkuat ikatan budaya dan takdir bersama, merujuk pada peradaban Lapita kuno untuk menekankan kesamaan leluhur.

“Tuan Ketua (Ketua MSG sekarang PM Fiji ) kami adalah masyarakat kuno. Warisan kami sudah ada sejak 4500 tahun lalu,”katanya. “ Jejak budaya Lapita menyatukan kita..akar kami, laut kami,warisan kami, dan masyarakat kami,”tambahnya.

BERITATERKAIT

DKPP sidangkan pengaduan dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat

Kuasa hukum tersangka berencana laporkan Kapolda Papua Barat ke Kompolnas

Empat nama ditetapkan sebagai calon sementara Ketum PSSI Papua Barat

Pemprov Papua Barat gunakan 8 ton garam untuk modifikasi cuaca

pm fiji dan pm vanuatu
PM Fiji Ketua MSG sekarang menggantikan PM Vanuatu Jonathan Rabat (kiri)- Jubi/fijigovernment

“Meskipun batas batas modern kita dibentuk oleh proses kedaulatan dan sistem Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), MSG harus mencerminkan kesatuan budaya dan takdir bersama kita,”kata Marape.

Marape menegaskan  kembali dukungan PNG terhadap proses dialog tingkat tinggi yang didukung Forum Kepulauan Pasifik (PIF) dengan Indonesia, menekankan perlunya menghormati kedaulatan sambil mempromosikan hak hak Melanesia.

“MSG memiliki tanggung jawab terhadap semua warga Melanesia baik di Indonesia yang berdaulat, Selat Torres di bawah kedaulatan Australia atau di tempat lain Diskusi kita harus melindungi hak hak masyarakat tanpa melanggar batas batas negara,”katanya.

Ia mengatakan bahwa surat surat akan dikirimkan ke Paris dan Jakarta yang mencerminkan posisi MSG yang bersatu mengenai Papua Barat dan Kaledonia Baru. Mengenai usulan kunjungan Menteri Luar Negeri MSG ke Provinsi Melanesia di Indonesia, Marape dengan tegas dalam penentangannya.

“PNG tidak mendukung usulan ini,”katanya. “Sejak 2010, PIF telah meningkatkan keterlibatan dengan Indonesia ke tingkat pemimpin. Kunjungan Menteri akan menurunkan keterlibatan itu dan beresiko merusak jalur yang dibangun dengan hari hari,”katanya.

Marape memuji partisipasi Indonesia dalam dialog MSG dan menegaskan kembali bahwa hal itu tidak melanggar kedaulatan tetapi justru memperkuat tanggung jawab dan ikatan budaya Melanesia.

Ia menggambarkan MSG sebagai jangkar Forum Kepulauan Pasifik di masa yang tidak pasti dan mendesak para anggota untuk menjunjung tinggi identitasnya sambil melengkapi mekanisme regional yang lebih luas.

“ Saat PNG memperingati 50 tahun kemerdekaannya, kami mengucapkan terima kasih kepada saudara saudara MSG yang telah berjalan bersama kami dan kami berharap untuk tumbuh lebih kuat bersama selama 50 tahun ke depan,”tegasnya.

Budaya Lapita

Sementara itu Antropolog dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISiP) dan dosen antropologi Universitas Cenderawasih (Uncen) Dr Andro Loekito MSc mengakui kalau tradisi membuat tembikar dari tanah liat di Kampung Kayu Batu maupun di Kampung Abar Distrik Ebungfau Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua juga memiliki tradisi membuat tembikar.

“Budaya Lapita di Kampung Kayu Batu dan Kampung Abar berkaitan erat dengan tradisi pembuatan tembikar. Kampung Kayu Batu dan Abar merupakan dua lokasi di Papua yang masih melestarikan pembuatan gerabah, sebuah warisan budaya yang dibawa oleh nenek moyang mereka yang berasal dari Austronesia,”katanya.

20231004 Gerabah 1
Gerabah atau tembikar di Kampung Abar salah satu bukti sejarah budaya Lapito tersisa di Papua. Tercata sudah delapan generasi klen Fele pertahankan tradisi tembikar- Jubi/dok

Dikatakan budaya Lapita, dikenal dengan tembikar khasnya, menyebar di wilayah Pasifik, termasuk Papua, dan interaksi mereka dengan masyarakat setempat melahirkan budaya yang kompleks, termasuk tradisi gerabah

Lapita adalah budaya arkeologi yang terkait dengan Austronesia, yang penyebarannya dimulai dari Kepulauan Bismarck di Papua Nugini. Kepulauan Bismarck, termasuk New Britain, New Ireland, dan Manus, menjadi titik awal penting bagi penyebaran Lapita ke wilayah Pasifik lainnya.

Penemuan keramik Lapita di kepulauan ini, yang memiliki ciri khas hiasan “dentate-stamped”, menjadi bukti arkeologis penting dari penyebaran budaya ini. Studi arkeologi menunjukkan bahwa Lapita pertama kali muncul di Kepulauan Bismarck sekitar 3535 hingga 3234 tahun yang lalu.

Sedangkan budaya Lapita berasal dari wilayah Asia Tenggara, khususnya dari Filipina utara dan Taiwan, dengan penyebaran ke pulau-pulau Melanesia melalui migrasi laut. Mereka kemudian dikenal sebagai pelaut ulung yang menjelajahi dan menetap di banyak pulau di Pasifik, termasuk Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia.

Penelitian arkeologi dan genetik menunjukkan bahwa nenek moyang orang Lapita berasal dari Asia Tenggara, kemungkinan besar dari Filipina utara dan Taiwan.Mereka melakukan migrasi besar-besaran ke pulau-pulau Melanesia sekitar tahun 1600 hingga 500 SM, menggunakan teknologi perahu yang maju.  (*)

Tags: Keanggotaan MSGMSGNegara-negara MelanesiaPapua Barat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Sidang DKPP

DKPP sidangkan pengaduan dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat

October 21, 2026
Kapolda Papua Barat dilaporkan ke Kompolnas dan praperadilan

Kuasa hukum tersangka berencana laporkan Kapolda Papua Barat ke Kompolnas

October 19, 2026

Empat nama ditetapkan sebagai calon sementara Ketum PSSI Papua Barat

October 17, 2026

Pemprov Papua Barat gunakan 8 ton garam untuk modifikasi cuaca

October 14, 2026

Kasus perzinaan: Komisioner KPU Papua Barat diberhentikan sementara

October 21, 2026

Biarkan Komisioner Tinggi PBB berkunjung ke Papua Barat

October 14, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

Papua rights coalition urges Prabowo to honour pledge for peaceful political resolution
21 October 2026
Papua rights coalition urges Prabowo to honour pledge for peaceful political resolution

Jayapura, Jubi – The Papua Coalition for Law Enforcement and Human Rights has called on Indonesian President Prabowo Subianto to [...]

UN chief’s visit must be an opportunity to address West Papua’s decolonization, KNPB says
20 October 2026
UN chief’s visit must be an opportunity to address West Papua’s decolonization, KNPB says

Sentani, Jubi – The West Papua National Committee (KNPB) in West Baliem Lanny Jaya regency, Highland Papua province, says United [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Marga Ateta

Marga Ateta boikot aktivitas GOKPL

October 22, 2026
Mahasiswa desak Pemkab Nduga

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

October 22, 2026
KRI singgah di Honiara

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 singgah di Honiara

October 22, 2026
Australia-Indonesia Institute

Australia-Indonesia Institute berkunjung ke Indonesia

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Festival Kopi Papua Tengah

Festival Kopi Papua Tengah: Petani lokal berpeluang memperluas akses pasar

October 22, 2026
Masyarakat sipil Papua Barat

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Marga Ateta

Marga Ateta boikot aktivitas GOKPL

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

0
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

0
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

0
Marga Ateta

Marga Ateta boikot aktivitas GOKPL

0
Mahasiswa desak Pemkab Nduga

Mahasiswa desak pemkab segera tangani berbagai masalah di Nduga

0
KRI singgah di Honiara

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 singgah di Honiara

0
Australia-Indonesia Institute

Australia-Indonesia Institute berkunjung ke Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara