• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Olahraga

Optimisme baru angkat Persipura, apa yang dilakukan Owen Rahadian?

July 3, 2025
in Olahraga
Reading Time: 5 mins read
0
Penulis: Sudjarwo Husain - Editor: Syofiardi
persipura

Manajer Persipura Owen Rahadian (tengah) bersama Ketua Umum Benhur Tomi Mano (kiri) dan Komisaris Persipura Rudy Maswi (kanan). –Jubi/ Dok Persipura Official

0
SHARES
57
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Situasi berbeda kini menudungi Persipura. Skuad berjuluk Mutiara Hitam itu tak lagi terlambat mempersiapkan diri menjelang bergulirnya kompetisi. Berbanding terbalik dengan kondisi mereka pada dua musim sebelumnya.

Tahun lalu, Persipura nyaris terlempar ke Liga 3 atau kasta ketiga kompetisi sepak bola Indonesia. Nasib Persipura harus ditentukan lewat babak play-off degradasi menghadapi Persibo Bojonegoro.

Syukur, Persipura masih dinaungi dewi fortuna. Melalui pertempuran alot, tim Mutiara Hitam yang tampil di hadapan publik sendiri bisa menang tipis 2-1 di Stadion Mandala, Kota Jayapura pada 28 Februari 2025. Hasil itu membuat Persibo terdegradasi dan Persipura bertahan di Liga 2.

Langkah penuh beban yang dilewati Persipura pada musim lalu itu tak terlepas dari persiapan yang sangat mepet. Situasi finansial yang menghantui klub kebanggaan masyarakat Papua itu menjadi penyebab lambatnya manajemen bergerak mengumpulkan tim.

Parahnya, Ricardo Salampessy sebagai juru taktik tim Persipura hanya punya waktu tak kurang dari seminggu untuk mematangkan persiapan skuadnya sebelum kompetisi musim lalu bergulir.

Infografis Peripura Owen Rahadian

Bak peribahasa ‘hidup segan mati tak mau’, dengan bekal pas-pasan Persipura terpaksa tetap berpartisipasi di kompetisi agar tak berimbas lebih fatal.

BERITATERKAIT

Owen Rahadian tak lagi menjabat manajer Persipura

Persipura dan asa yang masih ada

Persipura Experience obati kerinduan pencinta Persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

Alhasil, dengan persiapan apa adanya itu hasilnya mengecewakan. Persipura tak cukup waktu untuk membentuk skuad yang solid. Mutiara Hitam harus melewati jalan panjang untuk memastikan nasib mereka  di babak play-off degradasi.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Gol telat Boaz Solossa dari titik putih ke gawang Persibo pada 28 Februari 2025 di Mandala akhirnya menyelamatkan Persipura. Mereka kembali bertahan di Liga 2.

Riak menyeruak dari kalangan suporter dan publik pecinta Persipura. Tak mau tim mereka kembali terpuruk, mereka mendesak manajemen Persipura untuk berbenah. Selang tiga bulan usai kompetisi musim lalu, Persipura memunculkan kabar mengejutkan.

Angin segar menghampiri klub pengoleksi empat gelar juara Liga Indonesia itu. Perombakan terjadi dalam tubuh manajemen Persipura. Tim Mutiara Hitam kedatangan seorang ‘samaria’, seperti perkataan yang sering dilontarkan Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano kepada para pemodal yang menyuntikkan dukungan kepada seragam kebesaran merah hitam.

Nama bos perusahaan besar Nusa Tuna, Owen Rahadian muncul ke permukaan. Dia diumumkan secara resmi menjadi manajer baru Persipura terhitung mulai 27 Mei 2025. Sebuah kabar mengejutkan, mengingat Owen adalah pemilik saham mayoritas di PSBS Biak Numfor.

Datang dengan penuh semangat

Bergabungnya Owen ke Persipura meramaikan tajuk berita di media-media nasional. Persipura yang sempat turun pamor, mendadak jadi trending topik. Owen tak hanya resmi menahkodai Persipura, tapi juga melepas atribut PSBS. Istrinya, Eveline Sanita Injaya juga mundur dari jabatan Presiden Direktur PSBS.

Persipura
Skuad Persipura sedang berlatih. –Jubi/ Dok Persipura Official

Ia meninggalkan PSBS karena perbedaan pendapat dalam manajemen klub. Saham klub berjuluk ‘Badai Pasifik’ itu ia kembalikan kepada masyarakat Biak Numfor dan memilih fokus mengurus Persipura.

“Dengan perjalanan dua musim saya di PSBS, saya masuk dengan baik dan saya izin pamit juga dengan baik. Namun tidak pernah saya lupakan, bagaimana pun di dunia sepak bola ini saya lahir dari PSBS. Tanpa ada PSBS saya tidak mungkin bisa seperti sekarang,” kata Owen, Selasa (1/7/2025).

Di Persipura, Owen bukan orang baru. Dia sempat mensponsori Persipura pada kompetisi Liga 2 2022/2023 bersama perusahaannya yang lain, Ulam Laut. Tapi, ketika itu kompetisi bubar di tengah jalan pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Owen terpaksa angkat kaki.

Sekarang, Owen datang untuk kedua kalinya di Persipura. Ia kembali bukan sebagai pelipur lara, tapi karena memandang punya kesamaan visi dan konsep pembangunan sepak bola dengan manajemen Persipura.

Owen menyuntikan energi baru, mendatangkan sejumlah sponsor ke Persipura. Selain Nusa Tuna perusahaan miliknya, perusahaan kopi bubuk ternama juga sudah sepakat memberikan dukungan. Tapi ia tak mau terlampau jumawa mengusung target.

“Saya datang ke sini dengan penuh semangat untuk membantu tim Persipura. Tentu tujuan kita ke Liga 1. Saya tidak bisa banyak berjanji, tapi saya akan mendukung penuh tim ini,” ujarnya.

Owen tidak sekadar berucap. Jika musim-musim sebelumnya Persipura terlambat menggelar persiapan karena minimnya dukungan finansial, kali ini tak tanggung-tanggung, Persipura ia boyong ke Yogyakarta untuk menjalani pemusatan latihan. Hal yang tak pernah terjadi sejak Persipura turun kasta ke Liga 2.

persipura
Skuad Persipura di Liga 2 musim lalu. –Jubi/ Sudjarwo Husain

Pergerakan cepat yang dilakukan Owen untuk mempersiapkan skuad Persipura mendapatkan respons dari ketua umum klub, Benhur Tomi Mano. Sosok yang akrab disapa BTM itu menilai Owen memiliki semangat yang kuat, gerak cepat, dan komunikatif.

“Pak Owen ini mengingatkan saya pada Pak Rudy Maswi beberapa tahun lalu. Saya yakin beliau bisa membangkitkan Persipura lagi. Dia sangat cerdas dan paham dengan kultur sepak bola Papua,” kata BTM.

Sepak terjang Owen di kompetisi sepak bola Indonesia memang baru seumur jagung. Tapi kiprahnya mencatatkan kesuksesan besar setelah berandil mencetak sejarah bersama PSBS Biak Numfor. Dukungan totalnya membawa PSBS menjuarai kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 dan mengukir debut di Liga 1 musim 2024/2025.

Rombak skuad Persipura, prioritaskan pemain lokal

Dukungan finansial untuk Persipura bagi Owen Rahadian tampaknya bukan sebuah masalah. Dalam dua musim bersama PSBS Biak Numfor, Owen sudah menghabiskan hampir Rp100 miliar. Tak heran, baru sebulan menahkodai Persipura, ia langsung membuat gebrakan merombak skuad dengan mendatangkan belasan pemain baru.

Tujuh mantan pemain PSBS ia boyong ke Persipura. Mulai dari John Pigai, Marckho Merauje, Febrianto Uopmabin, Todd Rivaldo Ferre, Jeam Kelly Sroyer, Sukandar Kansai, dan gelandang asal Jepang, Takuya Matsunaga. Masih ada sejumlah pemain lokal lainnya, berikut dua pemain asing.

Meski mudah bagi Owen untuk mendatangkan banyak pemain berkualitas, namun ia tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Ricardo Salampessy untuk menentukan pemain mana yang cocok untuk kebutuhan tim. Ia tak mau otoriter dan lebih memprioritaskan pemain lokal.

Persipura
Pelatih Persipura Ricardo Salampessy. –Jubi/ Dok Persipura Official

“Saya lebih memprioritaskan talenta-talenta Papua. Tapi semua itu adalah ranahnya coach Ricardo, saya hanya bisa support saja,” kata Owen.

Juru taktik Persipura, Ricardo Salampessy mengakui kehadiran Owen membawa perubahan bagi Persipura pada musim ini. Kali ini ia mendapatkan kemudahan untuk mempersiapkan timnya dan menentukan pemain yang sesuai kebutuhan tim.

“Kehadiran Pak Owen membawa perubahan dalam mempersiapkan tim menghadapi musim baru. Aspek finansial turut menjadi faktor utama sehingga kita bisa lebih awal melakukan aktivitas transfer dalam memburu pemain yang ditargetkan,” kata Ricardo.

Hari pertama pemusatan latihan di Yogyakarta, Rabu (2/6/2025), ada 32 pemain lokal dan dua pemain asing sudah bergabung, termasuk 16 pemain baru. Sedangkan dari skuad musim lalu, sebanyak 13 pemain yang kontraknya tidak diperpanjang.

“Pemain dan pelatih sudah tiba di Yogja untuk memulai TC. Skuad lokal sudah lengkap (empat kiper, 23 pemain regular, dan lima pemain regulasi). Pemain baru ada 16 pemain plus tiga pemain asing,” kata Ricardo.

Para pemain yang akan mengisi skuad Persipura pada kompetisi Liga 2 musim 2025/2026 ada Boaz Solossa, Ian Louis Kabes, Yustinus Pae, Ruben Karel Sanadi, Jeam Kelly Sroyer, Fridolin Yoku, Ramai Rumakiek, Elisa Basna, Yeter Amohoso, Reno Salampessy, Marckho Merauje, Todd Rivaldo Ferre, dan Gunansar Mandowen.

Kemudian Febrianto Uopmabin, John Pigai, Marinus Wanewar, Arodi Uopdana, Elfis Harewan, Alex Dusay, Feri Ayomi, Ferinando Pahabol, Markus Madjar, Samuel Reimas, Sukandar Kansai, Gelfias Waicang, Rafael Sunuk, Augusto Dennis Ivakdalam, Adriano Sander Malibela, Joshua Isir, Adzib Al Hakim, Sewori Marcelino Aisoki, dan Yerimia Stenly Menzo Merauje.

Lalu untuk pemain asing, baru dua pemain yang sudah diumumkan oleh manajemen Persipura. Ada gelandang asal Jepang, Takuya Matsunaga, dan bek asal Brasil, Arthur Vieira. Satu lagi berposisi sebagai striker sedang dalam proses negosiasi.

Optimistis kembali ke Liga 1

Ricardo Salampessy menjulangkan tekadnya. Berbekal skuad yang gemuk, dia optimistis tim yang diampunya bisa berbicara banyak pada kompetisi Liga 2 mendatang. Banyak pilihan untuk meramu taktiknya di semua lini. Berbeda dengan musim sebelumnya.

Persipura
Suporter Persipura, ‘The Comens’ memberikan dukungan untuk timnya di Tribun Stadion Mandala. –Jubi/ Dok The Comens

“Saya optimis dengan kehadiran pemain-pemain baru yang mempunyai kualitas dan pengalaman, tentunya meningkatkan level tim dan juga membuat kedalaman skuad lebih baik dibanding musim lalu,” kata Ricardo.

Musim ini, ia tak segan mengumbar target Persipura kembali ke Liga 1 atau kasta tertinggi. Target itu adalah harapan dari para suporter dan pecinta Persipura yang sudah merindukan tim mereka kembali berjaya.

“Target dari manajemen dan harapan masyarakat dan suporter sudah sangat jelas, yaitu membawa tim Persipura lolos ke Liga 1,” ujarnya.

Senada, diungkapkan Ruben Sanadi, bek kidal yang kembali pulang ke Persipura setelah melalui musim demi musim di klub berbeda. Ia siap berjuang keras membawa Persipura promosi ke Liga 1.

“Satu tekad kita semua ingin membawa Persipura kembali ke Liga 1. Tapi kita tentu harus bekerja keras untuk itu,” kata Ruben.

Iksan, suporter Persipura dari kelompok ‘the Comens’ sangat antusias dengan pergerakan tim idolanya jelang kompetisi. Ada harapan yang membubung tinggi, berbeda dari musim sebelumnya.

“Ini menjadi angin segar karena musim sebelumnya kita lihat persiapan agak lambat dan kurang maksimal. Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan manajemen untuk membawa persipura ke kasta tertinggi,” katanya.

Ia berharap dengan persiapan matang sejak awal, hasil di lapangan nanti juga bisa lebih maksimal.

Iksan juga optimistis Persipura segera kembali ke kasta tertinggi. Sebagai ‘pemain kedua belas’, ia dan rekan-rekannya siap mendukung penuh tim kebanggaan mereka dari atas tribun.

“Kami cukup optimistis Persipura bisa bersaing kuat untuk merebut tiket promosi. Tugas kami terus mendukung penuh, baik di kandang maupun tandang,” ujarnya.

Ikhsan melanjutkan, “Kami percaya, dengan kerja keras semua pihak Persipura bisa kembali ke Liga 1 musim depan. Kami optimis Persipura kembali ke jalurnya.” (*)

Tags: kompetisi Liga 2Komposi Pelatih dan Pemain PersipuraLatihan PersipuraManajemen PersipuraOwen Rahadian
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Persipura, Owen Rahadian

Owen Rahadian tak lagi menjabat manajer Persipura

July 15, 2026
persipura

Persipura dan asa yang masih ada

May 12, 2026

Persipura Experience obati kerinduan pencinta Persipura

April 11, 2026

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026

Menghitung napas Persipura dalam enam pertandingan terakhir

March 5, 2026

Langkah serius Persipura naik kasta

February 20, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting
15 September 2026
Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting

Sorong, Jubi – The Papua Special Committee of the Regional Representative Council (DPD RI) says it will use its institutional [...]

Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest
15 September 2026
Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest

Sorong, Jubi – Moi Indigenous youth blocked several government offices in Sorong Regency, Southwest Papua Province, on Monday (14/9/2026), as [...]

109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026
14 September 2026
109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) says 109 people have been killed or injured in [...]

Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting
14 September 2026
Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police have identified two suspected perpetrators in the shooting that killed three civil servants in Jayawijaya, with [...]

Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting
12 September 2026
Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police investigating the shooting that killed three civil servants from the Jayawijaya Agriculture Department say they have [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026
Gubernur Nawipa kunker ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa berjanji listrik menyala 24 jam di Intan Jaya

September 16, 2026
Sampah Makanan

Sekolah adiwiyata didorong jadi penggerak pengurangan sampah makanan di Merauke

September 16, 2026
Gubernur Nawipa tinjau SSH di Intan Jaya

Gubernur Nawipa tinjau pelaksanaan SSH di Intan Jaya

September 15, 2026
Launching HONAI

HONAI menyerukan pembukaan akses kemanusiaan ke Tanah Papua

September 15, 2026
Wagub Geley bertemu Kemenhub

Wagub Geley minta Kemenhub tambah dana untuk perluasan Bandara Nabire

September 15, 2026
Pelajar diamankan

Polres Jayapura: Pelajar yang diamankan 78 orang dan sudah dipulangkan

September 15, 2026
AS

Lembaga kajian AS mengusulkan pemindahan militer ke Guam, CNMI, dan Pasifik

September 15, 2026
HONAI

HONAI hadir untuk perdamaian dan kemanusiaan di Tanah Papua

September 15, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Pansus Papua

Pansus Papua gunakan kewenangan politik usut pelaku penembakan di Maybrat

September 15, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi palang sejumlah kantor sebagai bentuk protes

September 15, 2026
website

YPMD luncurkan website dokumentasikan Kabar dari Kampung

March 17, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

0
Gubernur Nawipa kunker ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa berjanji listrik menyala 24 jam di Intan Jaya

0
Sampah Makanan

Sekolah adiwiyata didorong jadi penggerak pengurangan sampah makanan di Merauke

0
Gubernur Nawipa tinjau SSH di Intan Jaya

Gubernur Nawipa tinjau pelaksanaan SSH di Intan Jaya

0
Launching HONAI

HONAI menyerukan pembukaan akses kemanusiaan ke Tanah Papua

0
Wagub Geley bertemu Kemenhub

Wagub Geley minta Kemenhub tambah dana untuk perluasan Bandara Nabire

0
Pelajar diamankan

Polres Jayapura: Pelajar yang diamankan 78 orang dan sudah dipulangkan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara