Jakarta, Jubi- Polri melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di wilayah Papua pada Selasa.
Enam SPPG itu adalah SPPG Polres Keerom dengan 1.500 penerima manfaat, SPPG Polres Biak Numfor dengan 1.000 penerima manfaat, SPPG Polres Merauke Distrik Semangga dengan 1.500 penerima manfaat, SPPG Polres Merauke Distrik Kurik dengan 1.500 penerima manfaat, SPPG Polres Merauke Distrik Ulilin dengan 1.500 penerima manfaat, dan SPPG Polres Merauke dengan 3.230 penerima manfaat
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dalam keterangan dikonfirmasi menegaskan bahwa pembangunan SPPG di Papua tidak hanya untuk memberikan makanan bergizi bagi anak-anak, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam pemerataan pelayanan kepolisian, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.
“SPPG ini bukan sekadar bangunan. Ini investasi besar untuk mempercepat pelayanan kepolisian di Papua. Semakin cepat kita bangun, semakin cepat masyarakat mendapatkan manfaatnya,” katanya.
Ia memastikan bahwa Polri akan terus memperkuat layanan di wilayah timur melalui penambahan SPPG dan inovasi digital layanan kepolisian.
“Papua adalah prioritas. Dengan adanya SPPG baru dan proyek yang sedang berjalan, kami ingin masyarakat mendapatkan layanan yang layak, modern, dan mudah dijangkau,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri turut mengajak Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang untuk turun langsung meninjau dan memastikan progres pembangunan SPPG di Papua berjalan lancar dan sesuai target, terutama untuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang menjadi prioritas percepatan layanan.
“Wilayah 3T harus menjadi prioritas agar masyarakat di daerah terpencil bisa merasakan layanan Polri yang sama dengan wilayah lainnya,” ucapnya.
Sebelumnya, dua SPPG di Papua telah beroperasi dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat, yaitu SPPG Polda Papua dengan 1.880 penerima manfaat dan SPPG Polres Jayapura Kota dengan 2.783 penerima manfaat.
Secara nasional, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG. Saat ini, sebanyak 1.099 unit SPPG telah terealisasi pada berbagai tahapan, mulai dari operasional, persiapan operasional, pembangunan hingga groundbreaking. (*)


























Discussion about this post