439 Panwasdis terdaftar, Bawaslu Paniai tegaskan tidak ada “titipan”

Panwasdis Paniai
Komisioner Bawaslu Paniai bersama sekretaris dan staf berpose bersama di depan kantor Bawaslu Paniai - Jubi/Abeth You 

Enarotali, Jubi – Sedikitnya 439 orang dari 23 distrik di Kabupaten Paniai telah mendaftarkan diri sebagai calon Panitia Pengawas Distrik atau Panwasdis di kantor Bawaslu Paniai, Papua. Jumlah itu merupakan akumulasi dari sejak hari pertama pendaftaran dibuka pada 21 September hingga 27 September 2022.

“Setelah kami buka pendaftaran, hingga hari terakhir kemarin (27/9/2022) telah terdata 439 orang dari 23 distrik. Jadi sebanyak 373 merupakan laki-laki dan 66 merupakan perempuan,” kata Yafet Nawipa, Kordinator Divisi Sumberdaya Manusia (SDM) Bawaslu Paniai kepada Jubi di ruang kerjanya, Rabu, (28/9/2022).

Pihaknya bakal memeriksa berkas selama beberapa waktu ke depan selanjutnya mengumumkan hasil penelitian.

“Sesuai dengan jadwal nasional, kami akan periksa berkas tanggal 9 sampai 11 Oktober dan tanggal 12 kami umumkan sambil menunggu masukkan dari masyarakat,” katanya.

Ketua Bawaslu Paniai, Martinus Pigai mengatakan, pihaknya tetap menjalankan semua tahapan sesuai dengan peraturan Bawaslu sehingga dirinya memastikan tak pernah akan ada titipan dari pihaknya maupun pihak tertentu. Hal itu agar proses demokrasi di bumi Wagadei (Paniai) berjalan dengan lancar dan sukses.

“Di lembaga Bawaslu Paniai ini, kami Pokja maupun komisioner tidak ada titipan-titipan dalam proses verifikasi. Hal ini yang kami mau sampaikan kepada masyarakat Paniai agar supaya tahu bahwa benar-benar kami jalankan dengan tugas dan fungsi sesuai peraturan Bawaslu,” ujar Pigai.

Ia berharap kepada para pelamar jangan patah semangat namun diminta tetap belajar dan siapkan diri baik untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya.

“Keputusan yang kami ambil sesuai dengan prosedur,” ucapnya.

Untuk itu, ia menegaskan, pihaknya tetap menggunakan sistem gugur pada tahap tes tertulis. Sehingga diminta agar siapkan diri sebaik-baiknya termasuk keterwakilan perempuan setiap distrik sebanyak 30 persen.

“Bagi yang lolos supaya siapkan diri baik-baik, karena tes tertulis adalah tahapan yang paling menentukan masuk atau tidak. Kita akan menggunakan sistem gugur. Bagi pelamar yang lolos enam orang termasuk keterwakilan perempuan 30 persen, ya mereka akan mendapatkan peluang untuk enam besar menuju proses seleksi wawancara,” kata dia.

Martinus mengatakan, dalam menjalankan tugas itu pihaknya tetap menjalankan prinsip penyelenggaraan seperti kerja tulus, kerja cerdas, kerja sama sesuai dengan peraturan.

“Dalam proses seleksi yang kami lakukan mulai dari verifikasi sampai penetapan nanti, yaitu kami akan ikuti sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan yaitu mandiri, jujur, terbuka dan transparan,” ucapnya. (*)

 

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130    banner 400x130
banner 400x130    banner 400x130
banner 728x250