Jayapura, Jubi – Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura di Kota Jayapura, Provinsi Papua meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) ‘Uncen Fresh’, Jumat (24/7/2026).
Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendapatan (income generating), sekaligus mengoptimalkan aset yang dimiliki universitas berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Septinus Saa yang mewakili rektor mengatakan, peluncuran produk tersebut menjadi salah satu rangkaian pemberdayaan dan optimalisasi aset yang dilakukan Uncen.
“Kehadiran AMDK Uncen Fresh merupakan pengembangan unit usaha kampus setelah fitness center Uncen yang telah beroperasi selama satu tahun dan telah memberikan kontribusi terhadap penerimaan universitas,” kata Septinus Saa.
Menurutnya, peluncuran produk air minum ini merupakan realisasi dari rencana yang telah disiapkan sejak tahun lalu. Produk tersebut diproduksi melalui kerja sama dengan PDAM Jayapura setelah melewati proses perizinan dan administrasi yang cukup panjang.
“Kami sekarang berstatus BLU, sehingga tidak hanya mengandalkan pendanaan dari pemerintah, tetapi juga dituntut mampu mengembangkan sumber-sumber pendapatan sendiri. Salah satunya melalui produk air minum kemasan ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, produk ‘Uncen Fresh’ telah mulai digunakan oleh salah satu hotel di Jayapura. Ke depan, seluruh kegiatan resmi di lingkungan Universitas Cenderawasih diwajibkan menggunakan air minum kemasan produksi Uncen, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kampus.
Melalui pengembangan berbagai unit usaha tersebut, Universitas Cenderawasih berharap dapat memperkuat kemandirian finansial sebagai perguruan tinggi berstatus BLU, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Umum, Ferdinand Risamasu mengatakan, proses peluncuran produk memerlukan waktu hampir satu tahun karena harus melalui berbagai tahapan administrasi, termasuk perizinan dan verifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kami berharap produk ini tidak hanya dikonsumsi oleh sivitas akademika, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, hingga daerah lainnya di Papua,” kata Ferdinand Risamasu.
Selain peluncuran ‘Uncen Fresh’, Universitas Cenderawasih juga menyiapkan pengembangan unit usaha baru berupa percetakan universitas yang ditargetkan mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan mendatang.
Percetakan tersebut nantinya akan melayani kebutuhan pencetakan skripsi, tesis, publikasi ilmiah, dan berbagai dokumen resmi kampus.
“Kami di Uncen hingga saat ini terdapat dua unit usaha utama yang telah berjalan, yakni Fitness Center dan produk air minum UNCEN FRESH,” ucapnya.
Ia mengatakan, ke depannya Uncen juga berencana membangun rumah singgah bagi keluarga pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien yang tidak dapat mendampingi kerabatnya selama berada di rumah sakit.
“Seluruh pengembangan unit usaha itu merupakan langkah untuk memperkuat kemandirian finansial kampus,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PT Air Minum Jayapura Robongholo Entis Sutisna menyatakan dukungannya terhadap peluncuran produk air minum dalam kemasan (AMDK) Uncen Fresh sebagai unit usaha milik Universitas Cenderawasih (Uncen).
Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan melalui skema maklon, di mana Uncen menjadi pemilik produk, sementara proses produksi didukung oleh PT Air Minum Jayapura.
“Usaha ini diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan bagi unit usaha universitas,” kata Entis Sutisna.
Ia menjelaskan bahwa proses menghadirkan produk tersebut memerlukan waktu hampir satu tahun karena harus melalui berbagai tahapan perizinan dan sertifikasi.
“Seluruh persyaratan telah dipenuhi, mulai dari Standar Nasional Indonesia (SNI), sertifikasi halal, hingga izin produksi. Kualitasnya setara dengan produk air minum dalam kemasan lainnya dan telah memenuhi standar nasional,” ucapnya.
Katanya, PT Air Minum Jayapura tidak hanya mendukung dari sisi produksi, tetapi juga siap membantu pemasaran produk tersebut. Kehadiran Uncen Fresh disebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat Jayapura dan Papua untuk menggunakan produk lokal yang berkualitas.
Ia berharap dengan semakin luasnya penggunaan produk tersebut, diharapkan pasar Uncen Fresh, akan terus berkembang. Sumber air yang digunakan berasal dari mata air alami di Pos 7 sehingga kualitasnya tetap terjaga.
Menurutnya, membeli dan menggunakan Uncen Fresh tidak hanya mendukung pengembangan unit usaha Universitas Cenderawasih, juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui berkembangnya industri lokal di Papua.
“Masyarakat harus bangga menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri air minum dalam kemasan di Tanah Papua,” katanya. (*)























Discussion about this post