• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

Buku “Metode Pengembangan Teori Antropologi”, upaya mendorong produksi ilmu pengetahuan

January 12, 2026
in Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna
Buku "Metode Pengembangan Teori Antropologi"

Antropolog Ibrahim Peyon S.Sos., M.Si., Ph.D. Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
505
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Antropolog Universitas Cenderawasih atau Uncen Jayapura, Papua, Ibrahim Peyon, S.Sos., M.Si., Ph.D mengatakan buku yang tulisnya dengan judul “Metode Pengembangan Teori Antropologi” merupakan upaya mendorong produksi teori-teori baru dan ilmu pengetahuan di Papua.

Ia mengatakan, buku setebal 420 halaman itu tidak sebatas pada teori antropologi. Namu bisa lebih luas menjadi acuan untuk ilmu-ilmu sosial dan hal terkait lainnya.

Katanya, buku ini hadir ketika ia dipercayakan mengampu tiga mata kuliah yaitu teori antropologi klasik, teori antropologi kontemporer, dan antropologi epistemologi. Tiga mata kuliah ini menjadi bagian dari mata kuliah pokok antropologi.

“Karena kepercayaan itu, selama saya mengajar Strata Satu (S1) maupun Strata Dua (S2), saya ada ketemu satu celah pengetahuan. Celah pengetahuan itu adalah banyak orang berbicara tentang metodologi, bahkan banyak sumber buku, banyak sekali, ada juga banyak bicara tentang teori. Tapi setelah saya mempelajari mendalami sembari dengan mengajar mahasiswa S1 dan S2 itu ada celah besar yang saya ketemu di situ,” kata Peyon kepada Jubi saat wawancara di Aula FISIP Uncen, di Kota Jayapura, Papua, Jumat (9/1/2026).

Menurut Ibrahim, celah yang ia temukan dimana para ilmuwan itu tidak menjelaskan atau tidak menghubungan antara metodologi dengan teori. Akan tetaapi seolah-olah metodologi terpisah sendiri dari teori.

Mereka tidak menjelaskan bagaimana para ilmuwan itu membangun sebuah teori dari tahap awal hingga tahap-tahap selanjutnya, sampai menghasilkan sebuah  teori itu diuji dan menjadi teori yang mapan.

“Belum pernah ada dalam buku yang menjelaskan itu. Setelah saya menemukan cela ini, saya pikir perlu ada ada buku untuk menulis ini,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Mendiktisaintek tunjuk Ferdinand Risamasu sebagai Plt Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

Wakil Ketua BEM Uncen tertembak saat ricuh demonstran dan polisi

Ibrahim Peyon mengatakan, buku ini hadir untuk mengisi kekosongan itu, tujuannya adalah membantu mahasiswa S2 dan S3. Buku ini diharapkan bisa dapat digunakan oleh mahasiswa S2 maupun mahasiswa S3, untuk mengembangkan disertasi dan penelitian-penelitian. Dapat mengembangkan satu ilmu pengetahuan, dan bisa melahirkan teori-teori baru.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Tapi kita sendiri tidak bisa memproduksi ilmu pengetahuan, tidak bisa menghasilkan satu teori yang baru. Karena itu buku ini hadir untuk membantu orang Papua maupun yang bukan Papua, untuk mengembangkan diri mereka dan melahirkan teori-teori yang baru,” kata Peyon.

Ibrahim Peyon menjelaskan sekilas isi dari buku yang ditulisnya, yaitu bagian pertama adalah pendahuluan, bagian kedua arah dari ilmu pengetahuan, bagian ketiga bagaimana metode-metode yang bisa digunakan dalam pengembangan teori, bagian keempat berkaitan dengan sintesis atau proses penggabungan data.

“Sebenarnya ada empat belas tahap dalam buku ini. Dari semua bab itu, di bab 14 itu menarik, karena bab itu saya membahas ada empat tema khusus, yaitu pertama epistemologis indigenous people adalah bagaimana ilmu pengetahuan dari masyarakat kampung atau masyarakat adat dikembangkan menjadi teori. Jadi ilmu bukan dari orang lain tetapi ilmu dari masyarakat,” ucapnya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Uncen Dr. Marlina Flassy, S.Sos., M.Hum., Ph.D yang membawahi jurusan antropologi mengatakan, selama ini banyak dosen antropologi Uncen yang menghasilkan karya hasil riset dan penelitian tentang antropologi orang Papua.

Ia berharap hasil riset dan penelitian itu dapat digunakan pemerintah pembangunan Papua yang berkelanjutan.

“Supaya bisa ada sumbangan pemikiran atau bersama membangun daerah dengan ide-ide atau gagasan-gagasan oleh para antropolog Uncen,” kata Dr. Marlina Flassy.

Dr. Marlina Flassy juga mengharapkan kedepan jurusan antropologi Uncen lebih banyak melakukan penelitian yang berkaitan dengan persoalan sosial budaya di Tanah Papua.

Katanya, hasil-hasil penelitian itu bisa diseminarkan dengan mengundang pihak pemerintah, swasta, pihak keagamaan, pihak adat dan seluruh pengambil kebijakan yang ada.

“Supaya lewat kajian-kajian itu tidak sebatas riset atau karya penelitian tapi aplikasi tindak lanjut dari hasil penelitian yang dilakukan oleh jurusan antropologi bisa digunakan untuk program pembangunan oleh pemerintah, terutama dalam persoalan Papua ke depan,” ucapnya. (*)

Tags: Akademisi UncenAntropologiIlmu pengetahuanUncen
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Plt. Rektor Uncen

Mendiktisaintek tunjuk Ferdinand Risamasu sebagai Plt Rektor Uncen

September 26, 2026
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

September 21, 2026

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

September 19, 2026

Wakil Ketua BEM Uncen tertembak saat ricuh demonstran dan polisi

August 15, 2026

Artefak Papua yang dikembalikan AS diserahkan ke Museum Uncen

August 6, 2026

Mahasiswa KKN Uncen dorong pemilahan sampah plastik melalui drop box

July 25, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi
26 September 2026
Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi

Jayapura, Jubi – Papua has lost two journalists who studied at Satya Wacana Christian University in Salatiga, Central Java. Joost [...]

Conflict in West Papua leaves civilians bearing the consequences
26 September 2026
Conflict in West Papua leaves civilians bearing the consequences

Jayapura, Jubi – More than 125,000 people have reportedly been displaced by escalating armed conflict in West Papua, although the [...]

Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village
25 September 2026
Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village

Sentani, Jubi – The Jayapura Regency Legislative Council’s (DPRK) Commission C has raised concerns over poor infrastructure and inadequate education [...]

Wildfires and drought hit Fakfak Regency
25 September 2026
Wildfires and drought hit Fakfak Regency

Manokwari, Jubi – Forest and land fires and drought are affecting Fakfak Regency in West Papua, disrupting school activities in [...]

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Lembah Rufaer perhatian Gubernur Nawipa

Lembah Rufaer salah satu wilayah yang menjadi perhatian Gubernur Nawipa

September 27, 2026
Pembangunan sekolah asrama di Puncak untuk mendukung SSH

Pembangunan sekolah berpola asrama di Kabupaten Puncak untuk mendukung SSH

September 27, 2026
Kunker ke Puncak resmikan pembangkit listrik

Kunker ke Puncak: Gubernur Nawipa resmikan pembangkit listrik tenaga surya

September 27, 2026
Plt. Rektor Uncen

Mendiktisaintek tunjuk Ferdinand Risamasu sebagai Plt Rektor Uncen

September 26, 2026
Pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

September 26, 2026
Fiji menolak pasukan asing

PM Fiji menolak kemungkinan kehadiran permanen pasukan asing

September 26, 2026
Australia mengabaikan Selat Torres

Australia mengabaikan Selat Torres dalam tawaran Melanesian Spearhead Group

September 26, 2026
Indonesia kontrak pesawat PNG

PT Dirgantara Indonesia kontrak perawatan Pesawat CN-235 PNG

September 26, 2026
Indonesia dan Kepulauan Solomon

Bentuk kerja sama Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon

September 26, 2026
Tersangka meninggalnya presenter TVRI

Polisi tetapkan dua tersangka meninggalnya presenter TVRI Papua Barat

September 26, 2026
APBD Papua Selatan

APBD Perubahan Papua Selatan harus perkuat SDM, pangan, dan ekonomi

September 26, 2026
Pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

September 26, 2026
Nelayan jatuh

Tim SAR Merauke mencari ABK yang jatuh dari kapal

September 26, 2026
Regi Aditya

Laga melawan Persis Solo menjadi ajang pembuktian Regi Aditya

September 25, 2026
Lembah Rufaer perhatian Gubernur Nawipa

Lembah Rufaer salah satu wilayah yang menjadi perhatian Gubernur Nawipa

0
Pembangunan sekolah asrama di Puncak untuk mendukung SSH

Pembangunan sekolah berpola asrama di Kabupaten Puncak untuk mendukung SSH

0
Kunker ke Puncak resmikan pembangkit listrik

Kunker ke Puncak: Gubernur Nawipa resmikan pembangkit listrik tenaga surya

0
Plt. Rektor Uncen

Mendiktisaintek tunjuk Ferdinand Risamasu sebagai Plt Rektor Uncen

0
Pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

0
Fiji menolak pasukan asing

PM Fiji menolak kemungkinan kehadiran permanen pasukan asing

0
Australia mengabaikan Selat Torres

Australia mengabaikan Selat Torres dalam tawaran Melanesian Spearhead Group

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara