Merauke, Jubi – Tim SAR Merauke mencari seorang anak buah kapal (ABK) KMN Adifa, Yusak Seltit alias Sakarias, yang jatuh ke laut saat memasang jaring di perairan Torasi, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Kamis (24/9/2026). Korban masih dalam pencarian hingga, Jumat (26/9/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke, Rudi, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut dari Komandan Pos Kodaeral XI Torasi.
Berdasarkan laporan yang diterima, korban bersama sejumlah ABK sedang menurunkan jaring ke laut.
Setelah sekitar 10 keping jaring diturunkan, mereka menemukan jaring dalam kondisi kusut.
Korban kemudian berupaya menahan jaring tersebut menggunakan kakinya dengan cara melompat.
Namun, korban justru terseret jaring dan terjatuh ke laut. Korban sempat terlihat di permukaan air. Ketika jaring ditarik dan diangkat kembali ke atas kapal, korban sudah tidak terlihat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari lima personel menuju lokasi kejadian, Jumat (25/9/2026) pukul 06.00 WP.
Lokasi kejadian diperkirakan berjarak sekitar 100 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke dengan arah 142,47 derajat atau tenggara. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIT dengan waktu tempuh kurang lebih tiga jam.
Dalam operasi pencarian, tim SAR berkoordinasi dengan Satrol Kodaeral XI Merauke dan Satpolairud Polres Merauke. Pencarian juga melibatkan ABK KMN Adifa Al-Mubarak.
Tim SAR membawa sejumlah peralatan operasi, antara lain RIB 03, telepon satelit, handy talky, GPS, dan kendaraan penyelamatan.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi operasi dilaporkan cerah berawan hingga hujan lokal. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 8–25 kilometer per jam.
“Hingga kini korban masih dalam pencarian. Operasi SAR akan terus dilakukan sesuai dengan rencana operasi dan perkembangan kondisi di lapangan,” kata Rudi. (*)




Discussion about this post