• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Satu kapal nelayan Merauke dilaporkan tenggelam di perairan PNG

July 15, 2026
in Animha
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Emanuel Riberu - Editor: Arjuna Pademme
Kapal nelayan Merauke di PNG

Ilustrasi dua kapal nelayan Merauke yang diamankan otoritas Papua Nugini pada Maret 2025 lalu. - Jubi/IST

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Merauke, Jubi – Tiga kapal nelayan asal Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, dilaporkan mengalami musibah di perairan Papua Nugini (PNG). Satu kapal dilaporkan tenggelam pada 12 Juli 2026.

Dua kapal lainnya diduga hilang belum lama ini, dan tidak diketahui keberadaannya. Selain itu, belasan anak buah kapal (ABK) pun belum diketahui nasibnya.

Informasi awal yang diterima Jubi dari seorang nelayan di Merauke menyebutkan ada ABK dari tiga kapal yang mengalami musibah itu 18 orang.

Menurut sumber nahkoda kapal yang tenggelam bernama Basri dilaporkan selamat setelah dievakuasi nelayan di Papua Nugini. Namun, informasi mengenai nasib ABK lain maupun keberadaan dua kapal lainnya hingga kini belum dapat dipastikan.

“Kapal yang dinakhodai Basri tenggelam hari Minggu kemarin. Gelombang tinggi sekitar 2 sampai 3 meter. Kapal kami terpaksa kembali (ke Merauke, Indonesia), karena takut. Dua kapal lain belum pasti, apakah tenggelam atau ditangkap. Saat dikontak dengan radio, tidak ada jawaban dari mereka,” kata sumber kepada Jubi, Rabu (15/7/2026).

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Papua Selatan, Taufik Latarisa, membenarkan adanya informasi mengenai musibah tersebut.

Namun pihaknya masih menunggu data resmi dari otoritas terkait, sebelum memastikan seluruh kronologi kejadian.

BERITATERKAIT

Identifikasi pemilik lahan masih menjadi masalah di PNG

Spesies burung baru ditemukan di PNG

PSN Merauke disebut berkembang, namun hak masyarakat adat tak terjawab

Organisasi masyarakat sipil tolak Wanam, Merauke dijadikan Kawasan Industri Pertahanan dan Amunisi

“Saya dapat informasi dari kapal yang pertama tenggelam. Salah satu ABK yang bernama Iwan sampai sekarang belum ditemukan,” kata Taufik saat dihubungi Jubi, Rabu sore.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Menurut Taufik, pihaknya juga mendapat informasi dua kapal lain mengalami musibah. Akan tetapi ia belum bisa memastikan apakah benar tenggelam atau justru diamankan oleh otoritas Papua Nugini.

Katanya, kapal yang dipastikan tenggelam adalah KM Cahaya Rafa berukuran 47 GT. Sementara identitas dua kapal lainnya masih dalam penelusuran karena data yang diterima HNSI masih simpang siur.

Ia mengatakan, telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Merauke serta Badan Pengelola Perbatasan Merauke.

Namun hingga kini belum ada laporan resmi yang dapat dijadikan dasar untuk memastikan kondisi dua kapal tersebut beserta jumlah awaknya.

“Laporan sementara yang kami terima menyebutkan dua kapal itu tenggelam, kemudian terdampar dan diamankan polisi Papua Nugini. Tetapi informasi ini masih kami dalami. Kami juga berkoordinasi dengan rekan-rekan di Kori, dekat Daru, namun mereka juga belum memperoleh laporan resmi,” ujarnya.

Taufik juga mengaku sedang berupaya memperoleh informasi dari jaringan nelayan Indonesia yang saat ini masih ditahan di Papua Nugini terkait kemungkinan keberadaan para awak kapal tersebut.

“Data nama kapal, jumlah ABK, maupun pemilik kapal masih kami verifikasi. Kami tidak ingin menyampaikan informasi yang belum akurat. Harapan kami, semoga seluruh awak kapal dalam kondisi selamat dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Informasi yang dihimpun Jubi menyebutkan kapal-kapal nelayan Indonesia kerap menangkap ikan bernilai ekonomi tinggi di perairan Australia dan Papua Nugini, seperti kakap cina, gulama, dan kuru. Bagian gelembung ikan menjadi komoditas yang banyak diburu karena memiliki nilai jual tinggi.

Kapal-kapal pemburu gelembung ikan tersebut umumnya beroperasi dari Kabupaten Merauke dan kerap berlabuh di Kali Torasi, kawasan perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari otoritas Indonesia maupun Papua Nugini mengenai jumlah pasti korban maupun keberadaan dua kapal yang masih dilaporkan hilang. (*)

Continue Reading
Tags: KapalMeraukeNelayanperairanPNGTenggelam
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

PNG

Identifikasi pemilik lahan masih menjadi masalah di PNG

July 15, 2026
Spesies Burung Baru

Spesies burung baru ditemukan di PNG

July 15, 2026
PSN Merauke

PSN Merauke disebut berkembang, namun hak masyarakat adat tak terjawab

July 15, 2026

Organisasi masyarakat sipil tolak Wanam, Merauke dijadikan Kawasan Industri Pertahanan dan Amunisi

July 14, 2026

NPA targetkan 32 persen kandungan lokal dalam LNG Papua di PNG

July 13, 2026

Forum Pengembangan LNG Papua dimulai di PNG

July 12, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara