Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura telah melepas TNI Manunggal Masuk Desa ke-118 melalui sebuah upacara di lapangan apel Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah, Sentani, pada Kamis (21/9/2023) lalu. Titik fokus kegiatan TMMD ke-118 adalah dua kampung di Distrik Airu.
Kepala Distrik Airu, Jems Bano, mengatakan sebagian besar pekerjaan pembangunan fisik yang dikerjakan oleh TMMD saat ini berjalan baik dengan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat di dua kampung yang menjadi fokus kegiatan TMMD ke-118, yakni Kampung Hulu Atas dan Muara Nawa.
“Pekerjaan fisik seperti rehab gereja, pembangunan rumah pastori, dan lapangan sepak bola sudah hampir selesai,” ujar Jemas saat ditemui Jubi di Sentani, Senin (16/10/2023).
Jems meyampaikan terima kasih dengan adanya TMMD yang difokuskan di wilayah pemerintahannya. Jika dibandingkan dengan program rutin yang direncanakan setiap tahun, baik di distrik hingga ke kampung-Kampung, tentunya membutuhkan waktu, tenaga dan anggaran yang tidak sedikit.
Selain Kampung Hulu Atas, kata Bano, Kampung Muara Nawa yang saat ini sedang dalam proses pekerjaan pembangunan fasilitas publik seperti puskesmas pembantu, jaringan air bersih, dan balai kampung, serta bangunan sekolah.
“Partisipasi masyarakat di dua kampung ini sangat kami apresiasi. Semua fasilitas yang dibangun ini nantinya akan digunakan untuk kepentingan bersama seluruh masyarakat di kampung,” katanya.
Tokoh masyarakat di Distrik Airu, Mathius Huranhuran, menyambut baik apa yang dilaksanakan pemerintah daerah melalui program TMMD di Distrik Airu.
Menurutnya, fasilitas publik yang dibangun ini adalah kerinduan masyarakat sudah sejak lama. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan dapat berjalan dengan baik, termasuk pelayanan yang bersifat kerohanian kepada masyarakat.
“Selama ini, masyarakat tinggal tanpa ada fasilitas publik yang memadai. Sebagian besar terpusat di Kampung Hulu Atas, tetapi hanya untuk layanan kesehatan dan pendidikan. Saat ini melalui TMMD sudah ada jaringan sanitasi air bersih, pustu, lapangan olahraga, pastori, dan sekolah,” ujarnya. (*)



















