• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Mengamati alam dan burung Cenderawasih dari atas rumah pohon

August 16, 2026
in Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Mengamati alam dan burung Cenderawasih

Marthen Waisimon dalam Pondok Kayu Besi Kampung Yenggu Baru Distrik Nimboran, Kota Jayapura- Jubi/Engel Wally

0
SHARES
71
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Upaya menjadikan Kampung Yenggu Baru di Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua sebagai wilayah ekowisata sudah lama dicetuskan oleh salah seorang anak adat setempat, Alex Waisimon sejak 2011 silam. Namun saat itu, warga belum memahaminya.

Setelah Alex Waisimon membangun obyek wisata pengamatan burung Cenderawasih di Bukit Issoy di Rhepang Muaib barulah membuka mata warga Kampung Yenggu Baru.

Ekowisata merupakan bentuk wisata yang menjadikan alam sebagai tujuan utama rekreasi, atau wisata alam di daerah yang masih alami dengan tujuan untuk menikmati keindahan alamnya, dan mendukung usaha konservasi, serta meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat setempat.

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia (2009) menyatakan, ekowisata memiliki tujuan yang mengacu kepada aspek pendidikan, pemberdayaan, konservasi, dan perekonomian masyarakat lokal, antara lain memberikan pengalaman sekaligus pendidikan kepada wisatawan.

Memperkecil dampak negatif yang bisa merusak karakteristik lingkungan dan kebudayaan pada daerah yang dikunjungi.

Mengikutsertakan masyarakat dalam pengelolaan dan pelaksanaannya, memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat lokal maupun penyelenggara wisata. Menjadikan objek wisata yang terus bertahan dan berkelanjutan.

“Kitorang (kami) belum paham apa itu ekowisata dan pengamatan burung, sehingga kami tidak tertarik dan tidak bikin pondok maupun pengembangan wisata. [Kami] hanya konsentrasi bikin kebun dan piara (beternak) ayam,” kata Marthen Waisimon kakak kandung Alex Waisimon kepada Jubi di pondok pengamatan burung di Kampung Yenggu Baru, Sabtu (15/8/2026).

BERITATERKAIT

Festival Film Papua 2026 angkat tema alam dan kehidupan manusia Papua

Mama Annie berkebun di belakang rumah mencukupi kebutuhan pangan keluarga

Mendagri tinjau lokasi rehab rumah tidak layak huni di Tanjung Ria

Tren kepemilikan rumah di Papua Barat dan Papua Barat Daya meningkat

Menurutnya, Alex Waisimon sudah menyampaikan gagasannya kepada warga. Akan tetapi hanya dianggap angin lalu, hingga akhirnya ia membuat lokasi pengamatan burung di Bukit Issoy Rephang Muaib kini.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Sekarang kitorang (kami) semua sudah paham dan mengerti bahwa pengembangan ekowisata ini sangat penting untuk menjaga alam dan lingkungan serta tanah adat di sini,” ucap mantan Kepala Kampung Yenggu Baru itu.

Katanya, sejak itu sudah ada kerja sama antara ekowisata Kampung Yenggu Baru dan Rephang Muaib. Biasanya para turis dan peneliti burung yang datang, singgah dulu di Rephang Muaif baruah ke pondok di Kampung Yenggu Baru.

“Di Kampung Yenggu Baru punya penginapan, pondok pengamatan burung serta ruang pertemuan yang langsung berhadapan dengan bukit dan hutan alam di Lembah Grime,” ujarnya.

Katanya, sebagai anak adat Namblong, Alex Waisimon dapat mengelola kurang lebih 16 hektare hutan adat Suku Waisimon. Di hutan itu terdapat dua kampung, yakni Yenggu Baru dan Yenggu Lama.

Di lahan seluas itu terdapat beberapa objek wisata, seperti rumah pohon di Kampung Yenggu Baru, pemantauan Burung Mambruk dan Kasuari di Kampung Yenggu Lama, dan pemantauan Burung Cenderawasih.

Marten Waisimon dan Alex Waisimon menyatakan terdapat enam spesies Burung Cenderawasih yang ada di kawasan hutan ekowisata di Kampung Yenggu Baru dan Yenggu Tua/Lama.

Untuk dapat menikmati keindahan burung “surga’ khas Papua itu, pengunjung membutuhkan waktu delapan jam berjalan menyusuri hutan lindung.

Di dekat rumah pohon Kampung Yenggu Baru ada homestay, sehingga pagi pagi sekitar pukul 05.00 WP (Waktu Papua), pengunjung sudah bisa mengamati dan melihat burung Cenderawasih bermain.

Pengunjung pun bisa melihat matahari terbenam di kaki gunung Lembah Grime dari atas pondok maupun rumah pertemuan. “Sore hari bisa melihat bagaimana matahari terbenam,” kata Marthen Waisimon

Adapun jenis burung Cenderawasih di Kawasan Nimboran adalah Cenderawasih Mati Kawat (Seleucidis melanoleucus) yang dikenal pula sebagai Cenderawasih matawire, memiliki ciri khas berupa bulu menyerupai kawat di bagian ekornya.

Cenderawasih Raja (Cicinnurus regius), Cenderawasih berukuran kecil dengan bulu dominan merah menyala, Cenderawasih Belah Rotan (Cicinnurus magnificus) yang memiliki warna bulu sayap kuning keemasan yang sangat kontras.

Toowa Cemerlang ( Ptiloris magnificus), terkenal dengan warna hitam beludru berpadu warna biru-hijau metalik di dada dan Cenderawasih Paruh Sabit Paruh Putih (Drepanornis albertisi), yang merupakan spesies unik dengan bentuk paruh melengkung tajam mirip sabit.

Di kawasan ekowisata ini tidak diperbolehkan berburu atau membunuh hewan karena satwa di sana dilindungi, guna menjaga keberlanjutan hidup spesies langkah khas Papua, terutama di Lembah Grime di Nimboran.

“Alex Waisimon melarang warga kampung berburu dan bikin jerat (perangkap hewan) mulai dari babi hutan sampai tikus tanah tidak boleh ditangkap, demi menjaga kekayaan alam, flora dan fauna. Semua hewan dan burung bebas hidup di hutan sehingga kita hanya hidup dari memelihara ayam dan kebun,” ucapnya.

Jurnalis Jubi, Engel Wally pun mengisahkan pernah bersama Alex Waisimon membongkar jerat tikus tanah dan babi hutan selama berjalan menelusuri hutan Nimboran.

“Paitua (bapak) Alex Waisimon langsung bongkar semua jerat dan memarahi orang sedang menebang kayu dengan mesin gergaji,” kata Engel Wally. (*)

Tags: AlamBurungCenderawasihMengamatipohonRumah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pestival Film Papua

Festival Film Papua 2026 angkat tema alam dan kehidupan manusia Papua

July 25, 2026
Berkebun di belakang rumah

Mama Annie berkebun di belakang rumah mencukupi kebutuhan pangan keluarga

July 19, 2026

Mendagri tinjau lokasi rehab rumah tidak layak huni di Tanjung Ria

June 22, 2026

Tren kepemilikan rumah di Papua Barat dan Papua Barat Daya meningkat

May 26, 2025

Gravel tawarkan panduan bangun rumah untuk pasutri muda

June 12, 2024

Refleksi teologis atas krisis ekologi di Tanah Papua

January 28, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Three Civilians in Maybrat Allegedly Shot by Indonesian Navy Personnel
15 August 2026
Three Civilians in Maybrat Allegedly Shot by Indonesian Navy Personnel

Sorong, Jubi – Three civilians were reportedly shot in Muara Aifam, East Central Aifat district, Maybrat Regency, Southwest Papua province, [...]

Merauke Archbishop Calls for Peace as Catholic Church Marks 121 Years in Papua Selatan
15 August 2026
Merauke Archbishop Calls for Peace as Catholic Church Marks 121 Years in  Papua Selatan

8Merauke, Jubi – Merauke Archbishop Mgr. Petrus Canisius Mandagi has called on Catholics to embrace love, forgiveness and peace in [...]

Human Rights Impact Reports on Papua Selatan Strategic Projects Launched
14 August 2026
Human Rights Impact Reports on Papua Selatan Strategic Projects Launched

Jayapura, Jubi – Yayasan Bentala Pusaka and Satya Bumi have launched two Human Rights Impact Assessment (HRIA) reports examining the [...]

Drought Hits Two Districts in Nduga Regency
14 August 2026
Drought Hits Two Districts in Nduga Regency

Wamena, Jubi – Two districts in Nduga Regency, Papua Pegunungan province, have been hit by drought following a dry season [...]

Yulian Karet receives government award for protecting customary forest
13 August 2026
Yulian Karet receives government award for protecting customary forest

Sorong, Jubi – Yulian Karet, who has spent years protecting the Afsyia customary forest in South Sorong Regency, Southwest Papua, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penanganan demonstrasi di Jayapura

Penanganan demonstrasi di Jayapura perlu belajar dari wilayah lain

August 16, 2026
Mengamati alam dan burung Cenderawasih

Mengamati alam dan burung Cenderawasih dari atas rumah pohon

August 16, 2026
Tambang PNG Janjikan bantuan El Niño

Tambang K92 PNG janjikan bantuan dampak El Nino

August 16, 2026
Dewan Eksekutif SPREP

Dewan Eksekutif SPREP berfokus pada perubahan iklim dan aksi lingkungan

August 16, 2026
Natalius Pigai

Menteri HAM hadiri upacara HUT ke-81 RI di Papua Tengah

August 16, 2026
Kodam Kasuari

Kodam Kasuari: Warga Maybrat terluka bukan karena tembakan

August 16, 2026
Aguss Kossay

Agus Kossay: Pemangku kepentingan sebaiknya bicarakan masalah darurat militer dan kemanusiaan

August 15, 2026
KNPB Konsulat Indonesia

KNPB Konsulat Indonesia siapkan aksi nasional 15 Agustus 2026

August 14, 2026
Sikap politik KNPB dan TPNPB

KNPB dan TPNPB nyatakan sikap politik menolak Perjanjian New York

August 15, 2026
Wakil ketua BEM Uncen tertembak saat ricuh

Wakil Ketua BEM Uncen tertembak saat ricuh demonstran dan polisi

August 15, 2026
Warga sipil ditembak di Maybrat

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

August 14, 2026
Aksi KNPB di Makassar

Aksi KNPB di Makassar diwarnai kericuhan

August 15, 2026
Aguss Kossay

Agus Kossay: Pemangku kepentingan sebaiknya bicarakan masalah darurat militer dan kemanusiaan

August 15, 2026
Sentani

Peringatan Perjanjian New York: Massa di Sentani diadang aparat keamanan

August 15, 2026
Penanganan demonstrasi di Jayapura

Penanganan demonstrasi di Jayapura perlu belajar dari wilayah lain

0
Mengamati alam dan burung Cenderawasih

Mengamati alam dan burung Cenderawasih dari atas rumah pohon

0
Tambang PNG Janjikan bantuan El Niño

Tambang K92 PNG janjikan bantuan dampak El Nino

0
Dewan Eksekutif SPREP

Dewan Eksekutif SPREP berfokus pada perubahan iklim dan aksi lingkungan

0
Natalius Pigai

Menteri HAM hadiri upacara HUT ke-81 RI di Papua Tengah

0
Kodam Kasuari

Kodam Kasuari: Warga Maybrat terluka bukan karena tembakan

0
Aguss Kossay

Agus Kossay: Pemangku kepentingan sebaiknya bicarakan masalah darurat militer dan kemanusiaan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara