• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

August 14, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel M Kaliele - Editor: Arjuna Pademme
Warga sipil ditembak di Maybrat

Salah satu warga sipil yang ditembak di Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (13/08/2026) - Dok. LBH Kaki Abu

0
SHARES
3.5k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Tiga warga sipil di Muara Aifam, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya dilaporkan ditembak, Kamis petang (13/8/2026). Pelaku diduga personel TNI Angkatan Laut (AL) yang bertugas di Pos Sory.

LBH Kaki Abu menyatakan, berdasarkan laporan yang diterima lembaga itu korban adalah Anike Fatie, Silvester Assem dan Selviana Sory. Para korban ketika itu berada di sekitar kebun Mama Anike Fatie di kawasan Muara Aifam.

Katanya, setelah beraktivitas di pondok, Mama Anike Fatie pergi ke kali di sekitar kebunnya untuk mandi, dengan membawa tiga ekor anjing.

Sekitar pukul 17.20 WP, terdengar suara tembakan. Anike Fatie mengira suara tersebut bunyi petasan. Namun setelah melihat situasi di sekitar, ia kemudian menyadari itu adalah suara tembakan.

LBH Kaki Abu mengatakan, informasi awal yang diterima menyebut Mama Anike Fatie berupaya menyelamatkan diri setelah mendengar suara tembakan.

Namun ia tertembak dari arah belakang dan mengalami luka tembak pada bagian bahu. Tiga anjing yang saat itu mengikuti Mama Anike Fatie ke kali juga dilaporkan tertembak.

Silvester Assem yang berada di sekitar pondok juga mendengar suara tembakan. Dalam keadaan panik, ia berusaha keluar menjauh dari pondok untuk menyelamatkan diri. Namun Silvester Assem dilaporkan tertembakan pada bagian paha hingga tembus.

BERITATERKAIT

Seorang warga Maybrat diduga disiksa di pos Marinir

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

Korban lainnya, Selviana Sory yang berada di sekitar pondok juga dilaporkan terkena tembakan. Ia tertembak pada bagian betis hingga tembus.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Direktur LBH Kaki Abu, Leonardo Ijie pun mendesak pemerintah dan institusi militer mengevaluasi keberadaan aparat bersenjata di Maybrat.

Ia mempertanyakan apakah penempatan personel TNI AL telah sesuai mandat, kebutuhan keamanan, serta perlindungan masyarakat sipil.

Katanya, dugaan penembakan itu tidak boleh dipisahkan dari situasi keamanan menjelang 17 Agustus, dan meminta pemerintah memastikan tidak ada operasi atau tindakan “cipta kondisi” yang justru menjadikan warga sipil sebagai korban.

“Kami mempertanyakan keras, kenapa menjelang 17 Agustus justru terjadi dugaan penembakan terhadap warga sipil? Targetnya apa? Cipta kondisi untuk siapa? Jangan sampai masyarakat dibuat takut oleh kehadiran dan penggunaan senjata,” kata Leonardo Ijie, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, dugaan keterlibatan personel TNI AL dalam penembakan tersebut harus segera dijelaskan secara terbuka.

Sebab, keberadaan aparat bersenjata di wilayah masyarakat sipil tidak boleh dilepaskan dari pertanyaan mengenai mandat, tugas, rantai komando, serta aturan penggunaan kekuatan.

Ijie mengatakan, apabila benar anggota TNI AL di Pos Sory yang melakukan penembakan, pihaknya meminta institusi itu menjelaskan secara terbuka apakah ada mandat penempatan mereka di sana.

“Jangan sampai terjadi salah penempatan tugas, apalagi personel dari matra laut berada di wilayah daratan dan kawasan hutan kemudian warga sipil yang menjadi korban,” ujarnya.

Katanya, ini bukan untuk menggeneralisasi seluruh personel TNI AL, tetapi untuk mempertanyakan kebijakan penempatan pasukan dan penggunaan kekuatan berdasarkan fakta dugaan penembakan yang terjadi.

Menurutnya, jika keberadaan personel bersenjata di wilayah tersebut memang diperlukan untuk tugas tertentu, maka pemerintah dan TNI wajib menjelaskan dasar penugasannya kepada publik. Termasuk wilayah operasi, tujuan penempatan, serta mekanisme pengawasan terhadap personel.

Ijie menegaskan, Tanah Papua tidak boleh terus diperlakukan sebagai wilayah yang hanya dilihat melalui kacamata keamanan.

Pendekatan keamanan yang terlalu dominan katanya, berisiko memperbesar ketakutan masyarakat dan memperlebar jarak antara warga dengan negara.

“Jangan jadikan Tanah Papua sebagai bisnis keamanan. Jangan setiap persoalan di Tanah Papua dijawab dengan penambahan pasukan, senjata dan pos-pos keamanan. Keamanan terus diperbanyak tetapi masyarakat sipil justru ditembak, pemerintah harus berani mengevaluasi pendekatan tersebut,” ucapnya.

Leonardo meminta Pemerintah Kabupaten Maybrat tidak diam menghadapi dugaan penembakan tersebut. Pemerintah kabupaten, menurutnya, harus hadir membela kepentingan masyarakat sipil dan memastikan korban memperoleh perawatan serta perlindungan hukum.

Komnas HAM juga didesak turun ke lokasi untuk menyelidiki dugaan penembakan tersebut secara independen. (*)

Continue Reading
Tags: ALDitembakMaybratsipilTNIWarga
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Warga Maybrat disiksa Marinir

Seorang warga Maybrat diduga disiksa di pos Marinir

September 28, 2026
Warga kelurahan Yobe protes penggelapan raskin

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

September 22, 2026
Hentikan pembununah warga sipil

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

September 9, 2026

Cegah karhutla: Gubernur Papua minta warga tak bakar lahan

August 25, 2026

Ratusan korban dugaan penipuan rumah subsidi di Manokwari ajukan gugatan

August 23, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara