Sentani, Jubi – Komunitas pemuda dan pegiat lingkungan yang tergabung dalam Ko-Kreasi Lestari menanam 200 bibit pohon di kawasan cagar alam Cycloop Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (20/09/2025).
Jenis pohon yang ditanam adalah bibit kasuari dan kayu besi. Bibit pohon ini dipilih karena dianggap sesuai kebutuhan penghijauan kawasan Cycloop.
Aksi ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian Gunung Cycloop.
Aksi penanaman pohon ini melibatkan berbagai komunitas, di antaranya Guardian Holo Sentani, Forum Indonesia Muda (FIM), Persekutuan Anggota Muda GKI Klasis Sentani, dan Earth Hour Jayapura. Kegiatan tersebut didanai oleh UNICEF melalui FIM.
Aktivis lingkungan, Dina Danomira mengatakan, penanaman pohon ini sangat bermanfaat. Mendekatkan para pemuda Papua, terutama pegiat lingkungan, agar lebih peka pada kondisi alam Papua.
“Gunung Cycloop [adalah gunung] sakral bagi masyarakat adat, juga bermanfaat bagi kami semua. Urgensinya jelas, mulai dari deforestasi sampai ancaman pertambangan yang harus diantisipasi,” ujarnya.
Ketua Guardian Holo, Boy Kalem menjelaskan penanaman pohon di kawasan cagar alam Cycloop merupakan agenda rutin komunitasnya.
“Hari ini kami tanam 200 pohon. Tiga bulan lalu kami juga sudah menanam 500 pohon dan setiap minggu kami monitoring. Kalau ada yang mati, kami ganti. Harapan kami, kegiatan ini bisa mendorong komunitas lain dan anak-anak adat untuk ambil peran menjaga Cyclop,” kata Kalem.
Sementara itu, Yuslina Manufandu, salah satu peserta yang ikut menanam pohon menyebut aksi ini sejalan dengan ajaran gereja untuk menjaga ciptaan.
“Harapan saya, generasi muda semakin peduli untuk melestarikan alam sebagai warisan bagi masa depan,” ujar Manufandu. (*)





















Discussion about this post